SEC Menyatakan ‘Sebagian Besar Aset Kripto’ Bukan Sekuritas, Termasuk Staking, Airdrop, dan Penambangan Bitcoin

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Panduan Komprehensif SEC untuk Industri Cryptocurrency

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) mengeluarkan panduan komprehensif untuk industri cryptocurrency pada hari Selasa. Ketua SEC, Paul Atkins, menyatakan bahwa “sebagian besar aset kripto” tidak akan dianggap sebagai sekuritas.

Penjelasan Mengenai Aset Kripto

Panduan ini memberikan penjelasan mengenai jenis aset yang tidak memenuhi definisi sekuritas, serta kriteria yang membuat suatu aset dapat dikategorikan sebagai kontrak investasi.

Selain itu, panduan tersebut menegaskan bahwa penambangan protokol (seperti pada Bitcoin) dan staking, serta airdrop kripto—yang merupakan token yang dikirim kepada pengguna dan kontributor protokol—tidak memenuhi definisi sekuritas.

“Setelah lebih dari satu dekade ketidakpastian, interpretasi ini akan memberikan pemahaman yang jelas kepada peserta pasar tentang bagaimana Komisi memperlakukan aset kripto di bawah undang-undang sekuritas federal. Inilah yang seharusnya dilakukan oleh lembaga pengatur: menggambar garis yang jelas dengan istilah yang mudah dipahami,” kata Atkins dalam sebuah pernyataan.

Pengakuan Terhadap Realitas Aset Kripto

“Ini juga mengakui apa yang sebelumnya ditolak oleh pemerintahan lain—bahwa sebagian besar aset kripto bukanlah sekuritas itu sendiri,” lanjutnya. “Dan ini mencerminkan kenyataan bahwa kontrak investasi dapat berakhir. Upaya ini berfungsi sebagai jembatan penting bagi pengusaha dan investor saat Kongres bekerja untuk memajukan undang-undang struktur pasar bipartisan, yang saya nantikan untuk diterapkan bersama Ketua [CFTC] Selig dalam waktu dekat.”

Catatan editor: Cerita ini sedang berkembang dan akan diperbarui dengan informasi tambahan.