Steak ’n Shake Luncurkan Bonus Bitcoin—Skeptisisme Muncul di Dunia Maya

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
2 tampilan

Inovasi Kripto di Steak ’n Shake

Steak ’n Shake menguji coba inovasi kripto dengan mengumumkan bahwa mereka akan mulai memberikan bonus Bitcoin kepada pekerja per jam, yang terkait dengan jam kerja mereka. Langkah ini dengan cepat memicu skeptisisme dan ejekan di media sosial.

Detail Program Bonus

Mulai 1 Maret, jaringan burger ini akan memberikan karyawan di restoran yang dioperasikan perusahaan sebesar $0,21 dalam bentuk Bitcoin untuk setiap jam kerja. Pembayaran ini akan diberikan setelah periode vesting selama dua tahun.

Perusahaan mempromosikan insentif ini sebagai cara untuk menghargai loyalitas staf, dengan menyatakan di platform X bahwa:

“Kami merawat karyawan kami; mereka, pada gilirannya, merawat pelanggan; dan hasilnya akan mengurus dirinya sendiri.”

Reaksi di Media Sosial

Namun, pengumuman tersebut segera mendapat reaksi negatif di media sosial, di mana banyak kritikus mengejek bonus tersebut sebagai pengganti kenaikan gaji yang nyata dengan sentuhan kripto. Para komentator menunjukkan bahwa periode vesting dua tahun dapat membatasi siapa yang akan menerima uang tersebut, mengingat tingginya perputaran karyawan di restoran cepat saji.

Mereka juga mengkritik jumlah bonus yang terbilang kecil, yang akan berjumlah kurang dari $900 selama dua tahun untuk pekerja penuh waktu. “Big L,” tulis salah satu komentator. “Lebih baik memberikan mereka satu paket ramen untuk setiap jam.”

Penerimaan Bitcoin oleh Steak ’n Shake

Program bonus ini merupakan bagian dari penerimaan yang lebih luas oleh Steak ’n Shake terhadap Bitcoin. Jaringan ini telah bermitra dengan Fold, aplikasi keuangan pribadi yang berfokus pada Bitcoin, untuk mengelola insentif tersebut dan telah menambahkan $10 juta Bitcoin ke neraca keuangannya.

Pada tahun 2025, mereka berencana untuk mulai menerima pembayaran Bitcoin secara global melalui Lightning Network, langkah yang mereka klaim dapat mengurangi biaya transaksi hampir 50% dibandingkan dengan kartu kredit. Perusahaan juga berkomitmen untuk mengalihkan semua penjualan Bitcoin ke dalam “Cadangan Bitcoin Strategis,” menegaskan keyakinan bahwa aset digital dapat meningkatkan margin—meskipun keuntungan terbaru ini membuat karyawan dan kritikus tetap skeptis.