THENA Mengungkap Eksploitasi yang Mempengaruhi Harga Token $THE yang Turun Lebih dari 13%

7 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

Menanggapi Kekhawatiran Mengenai Token $THE

Menanggapi kekhawatiran dan diskusi yang berkembang mengenai peristiwa terbaru seputar token $THE, THENA telah mengeluarkan pernyataan yang membahas eksploitasi tersebut dan memberikan kejelasan tentang situasi ini. Insiden yang terjadi pada 15 Maret 2026 ini telah memicu berbagai reaksi, terutama karena pergerakan harga yang signifikan dan volatilitas pasar secara keseluruhan.

Penjelasan Mengenai Eksploitasi

THENA menjelaskan bahwa eksploitasi tersebut tidak terkait dengan kerentanan dalam kontrak pintar atau kolam likuiditasnya sendiri. Menurut protokol, serangan tersebut berasal dari masalah dalam pasar $THE di Venus Protocol. Venus Protocol, sebuah pasar uang terdesentralisasi, telah diidentifikasi sebagai permukaan risiko potensial oleh THENA, yang telah aktif memantau aktivitas mencurigakan di pasar selama beberapa bulan.

Serangan tersebut mengeksploitasi cacat arsitektur yang ada di Venus Protocol, yang memungkinkan penyerang untuk melewati batas pasokan pada token $THE. Meskipun Venus sebelumnya telah mengidentifikasi kerentanan tersebut, hal itu belum diperbaiki. Penyerang memanfaatkan mekanisme yang dikenal sebagai “donasi,” di mana mereka mentransfer sejumlah besar token $THE ke pasar Venus, menginflasi nilai tukar dan memungkinkan mereka untuk meminjam jauh melebihi batas pasokan yang dimaksudkan oleh protokol. Likuidasi posisi yang terinflasi tersebut meninggalkan Venus Protocol dengan utang buruk yang belum terbayar sekitar $2,18 juta.

Dampak Terhadap Harga dan Volume Perdagangan

Meskipun insiden ini cukup serius, THENA meyakinkan komunitas bahwa sistemnya sendiri tetap aman. Protokol telah bekerja sama dengan mitra keamanan untuk membantu mengidentifikasi tanda-tanda peringatan awal dan berkoordinasi dengan penegak hukum. Akibat dari eksploitasi ini telah berdampak nyata pada harga $THE. Pada 17 Maret 2026, token tersebut mengalami penurunan tajam lebih dari 13%, dengan nilainya turun dari sekitar $0,26 menjadi $0,22. Penurunan ini mengikuti periode volatilitas harga yang signifikan selama serangan, di mana harga sempat melonjak hampir $4 sebelum jatuh saat likuidasi mulai berlaku. Penurunan ini juga disertai dengan pengurangan volume perdagangan, yang telah menurun lebih dari 60%, menandakan perubahan sentimen pasar setelah eksploitasi.

Langkah-Langkah Korektif dan Rencana Ke Depan

Fluktuasi harga yang drastis ini merupakan hasil langsung dari tindakan penyerang, termasuk manipulasi harga di bursa terpusat dan likuidasi posisi yang terinflasi di Venus Protocol. Meskipun pergerakan harga negatif, THENA menekankan bahwa kolam likuiditas dan kontrak pintarnya tetap tidak terpengaruh. Protokol berencana untuk menerapkan langkah-langkah korektif, termasuk pembaruan pada sistem vault-nya dan koordinasi lebih lanjut dengan mitra keamanannya untuk mencegah kerentanan di masa depan.

THENA telah menguraikan rencananya ke depan, termasuk pembaruan segera pada Vault Sisi Tunggal $THE, yang akan melihat peningkatan signifikan dalam Tingkat Persentase Tahunan (APR) akibat biaya yang dihasilkan selama eksploitasi. Penyesuaian ini dijadwalkan akan diterapkan nanti hari ini. Selain itu, pemilih Epoch yang akan datang akan mendapatkan keuntungan dari pengembalian yang besar sebagai hasil dari volatilitas ekstrem yang dialami pada hari Minggu.

Protokol juga fokus pada penguatan langkah-langkah keamanannya dan terus memantau situasi dengan cermat. Rencana untuk proposal tata kelola mengenai penyelesaian utang buruk sedang dalam proses, bersama dengan perubahan potensial pada faktor jaminan dan parameter likuiditas untuk aset yang terkena dampak. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan stabilitas dan keamanan jangka panjang protokol.

Komitmen THENA Terhadap Komunitas

Meskipun insiden ini membawa tantangan, THENA meyakinkan komunitasnya bahwa mereka berkomitmen untuk menyelesaikan situasi ini dan melanjutkan misinya. Protokol tetap berdedikasi untuk meningkatkan transparansi dan lebih lanjut menangani kekhawatiran mengenai keamanan ekosistem.