Tiga Saham ASX yang Layak Dibeli Setelah Hari Perdagangan Terburuk Sejak November

14 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

Penurunan Indeks S&P/ASX 200

Indeks S&P/ASX 200 mengalami penurunan yang signifikan, turun 2% atau 180 poin menjadi 8.709 pada saat penulisan, menandai sesi terburuknya sejak November. Penjualan yang menghindari risiko menghantam setiap sektor, menghapus keuntungan yang telah diperoleh sepanjang tahun ini. Hanya delapan konstituen indeks yang berhasil ditutup lebih tinggi, menyoroti lemahnya pasar secara keseluruhan. Investor bergerak cepat untuk mengamankan posisi mereka.

Penyebab Penurunan

Apa yang memicu urgensi ini? Penurunan tajam ini menghapus hampir $70 miliar dalam nilai pasar. Hanya delapan saham yang ditutup lebih tinggi, dengan lemahnya komoditas, tekanan pada sektor teknologi, dan penghindaran risiko global yang menjadi penyebab utama penurunan ini. Selain itu, penurunan harga Bitcoin dalam seminggu terakhir dan pernyataan tegas dari bank sentral menambah suasana hati-hati di pasar.

Saham yang Menonjol

Di tengah penurunan ini, analis menyoroti beberapa saham dengan kapitalisasi besar dan potensi pertumbuhan yang kini menjadi fokus utama. Saham mana yang menonjol setelah penjualan yang luas ini?

CSL

CSL, misalnya, diperdagangkan mendekati A$180,50 setelah relatif stabil selama penurunan pasar yang lebih luas. Investor mengikuti perkembangan terbaru seputar unit vaksin perusahaan setelah manajemen menunda rencana spin-off Seqirus. Keputusan ini diambil setelah tingkat vaksinasi flu di AS yang lebih rendah, yang mengalihkan perhatian kembali ke tren permintaan vaksin jangka pendek. Di sisi lain, CSL mengisyaratkan ekspektasi pertumbuhan FY26 yang lebih rendah, sehingga perhatian kini beralih pada momentum pendapatan daripada struktur modal.

Di tempat lain dalam portofolio, regulator Eropa terus meninjau data Tavneos, sementara tekanan harga kompetitif membebani terapi besi Vifor di AS. Pembaruan ini membentuk kembali percakapan seputar CSL. Analis kini fokus pada bagaimana plasma, vaksin, dan perawatan ginjal dapat menyeimbangkan tantangan jangka pendek dengan potensi jangka panjang. Penurunan harga saham telah memperhitungkan banyak ketidakpastian ini, sehingga CSL tetap menjadi perhatian institusi selama stres pasar.

WiseTech Global

WiseTech Global (ASX: WTC) diperdagangkan mendekati A$47,60 setelah mengalami penurunan lebih dari 4% dalam penjualan terbaru, mencapai level terendah yang belum terlihat dalam dua tahun. Meskipun demikian, beberapa broker terus memantau kelompok perangkat lunak logistik ini dengan cermat. Livewire Markets masih mengklasifikasikan WiseTech sebagai bisnis Kualitas Abadi, menunjuk pada pergeseran strategis menuju model berbasis transaksi murni untuk platform CargoWise-nya.

Transisi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan dan laba hingga 2026 seiring dengan meningkatnya penggunaan oleh pelanggan. Data dari CMC Markets menunjukkan bahwa tujuh analis telah mengeluarkan peringkat beli selama tiga bulan terakhir, dengan target harga rata-rata di atas A$106. UBS juga menyoroti potensi kenaikan dari fitur berbasis AI yang dapat meningkatkan pendapatan rata-rata per pengguna. Broker tersebut memperkirakan bahwa pelanggan akan menyerap kenaikan harga moderat saat WiseTech meluncurkan alat AI baru. Dapatkah pengirim barang besar mengadopsi model baru lebih cepat dari yang diharapkan? Pertanyaan ini kini menjadi pusat narasi jangka pendek saham tersebut.

Life360 Inc

Life360 Inc (ASX: 360) diperdagangkan sekitar A$24,98 setelah merosot 3,4% dalam sesi terbaru saat saham teknologi menghadapi penjualan berat. Analis terus memantau perusahaan ini setelah pembaruan operasional yang kuat. Life360 melaporkan momentum pelanggan yang mencetak rekor, dengan tambahan 576.000 lingkaran yang membayar bersih selama 2025, serta peningkatan tingkat konversi dari rencana gratis ke berbayar.

Pasar telah memperhitungkan banyak kekuatan tersebut setelah reli tajam di awal tahun ini, yang menjelaskan reaksi tenang setelah pembaruan. Tidak ada revisi analis baru atau pengajuan regulasi yang muncul selama minggu ini, sehingga strategi pertumbuhan perusahaan tetap tidak berubah. Tingkat retensi yang tinggi dan pendapatan langganan berulang terus menjadi dasar kasus investasi. Namun, para trader tampaknya mengunci keuntungan setelah lonjakan di bulan Januari. Apakah ini mereset ekspektasi untuk panggilan pendapatan Maret? Untuk saat ini, Life360 tetap menjadi salah satu nama pertumbuhan yang paling diperhatikan setelah penurunan yang dipimpin oleh sektor teknologi.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, ketiga saham ini mencerminkan bagaimana investor menilai kembali fundamental setelah penurunan pasar yang tajam. Penjualan kembali mengatur harga, tetapi pembaruan spesifik perusahaan kini mendorong fase perhatian berikutnya.