Vancouver Mengusulkan Penutupan Proposal Cadangan Bitcoin Setelah Tinjauan Hukum

3 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

Vancouver Menutup Inisiatif “Ramah Bitcoin”

Staf Kota Vancouver telah merekomendasikan untuk menutup sebuah inisiatif dewan yang mengeksplorasi kemungkinan kota tersebut menjadi “ramah Bitcoin.” Rekomendasi ini muncul setelah penentuan bahwa peraturan yang ada tidak mengizinkan cryptocurrency untuk dipegang sebagai aset cadangan municipal. Dalam sebuah laporan yang disampaikan kepada dewan, staf menyatakan bahwa mereka telah “menentukan secara konklusif” bahwa Bitcoin bukanlah “aset investasi yang diizinkan.” Oleh karena itu, mereka merekomendasikan agar inisiatif tersebut ditutup sebagai bagian dari reprioritisasi sumber daya dan upaya staf yang lebih luas.

Dasar Hukum dan Penentangan

Staf mengacu pada Vancouver Charter, hukum provinsi yang mengatur operasional kota, termasuk bagaimana dana municipal dapat diinvestasikan. Hukum ini tidak mengizinkan kota untuk memegang Bitcoin sebagai aset cadangan, yang membatasi kemampuan Vancouver untuk melanjutkan proposal tersebut. Satu-satunya penentang inisiatif di dewan, Pete Fry, menyatakan kepada media lokal bahwa ia mengira proposal tersebut sudah tidak aktif dan terkejut melihatnya disebutkan dalam laporan tersebut.

“Saya sudah mengira itu sudah mati,”

katanya.

“Mungkin baik untuk menutupnya dengan menyebutkannya di sini, tetapi saya bahkan tidak tahu apakah itu sepenuhnya diperlukan.”

Sejarah Inisiatif dan Hambatan Hukum

Rekomendasi ini muncul lebih dari setahun setelah dewan Vancouver awalnya mendukung inisiatif dari Wali Kota Ken Sim yang meminta staf untuk mempelajari apakah kota tersebut dapat menjadi “kota ramah Bitcoin.” Pada saat itu, proposal tersebut meminta pejabat untuk memeriksa penerimaan pajak dan biaya dalam cryptocurrency, serta kemungkinan mengubah sebagian cadangan keuangan kota menjadi Bitcoin. Namun, proposal tersebut sudah menghadapi batasan hukum sejak awal. Kementerian Urusan Municipal British Columbia menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak dapat memegang cadangan keuangan dalam cryptocurrency berdasarkan aturan provinsi, dengan menambahkan bahwa maksud dari undang-undang tersebut adalah untuk melindungi dana pemerintah lokal dari risiko yang tidak semestinya.

Komentar dari Para Ahli

“Hambatan hukum dan keuangan ini sudah dipahami sejak awal, jadi keputusan untuk mengakhiri proses ini tidak mengejutkan,”

kata Kevin Lee, kepala petugas bisnis di bursa cryptocurrency Gate, kepada Decrypt. Dalam konteks Vancouver, prospek awal tersebut “terlihat mencerminkan visi pro-Bitcoin pribadi Wali Kota Ken Sim, bukan inisiatif keuangan municipal yang praktis,” tambah Lee. Wali Kota Ken Sim sebelumnya membela proposal tersebut, menyatakan bahwa Bitcoin telah menjadi aset dengan kinerja terbaik selama 16 tahun terakhir dan berargumen bahwa setidaknya harus dipertimbangkan sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi.

Decrypt telah menghubungi kantor wali kota untuk mendapatkan komentar. Hasil ini juga mencerminkan batasan dalam cara pemerintah daerah beroperasi secara finansial.

“Permintaan untuk Bitcoin bukanlah kendala; mandat neraca publiklah yang menjadi kendala,”

kata Dominick John, analis di firma riset kuantitatif Zeus Research, kepada Decrypt. Perbendaharaan municipal “disusun untuk pelestarian modal, yang membuat aset seperti Bitcoin tidak sesuai sebagai alat cadangan,” tambahnya.

“Sampai undang-undang, perlakuan akuntansi, dan kerangka penyimpanan berkembang, kota-kota seperti Vancouver akan tetap terjebak pada tahap studi.”

Implikasi untuk Kota Lain

Ketika ditanya apakah ini bisa menjadi preseden bagi kota-kota lain, John menyatakan bahwa kemungkinan ide yang sama akan dieksplorasi di tempat lain, meskipun sebagian besar proposal “akan mati pada tahap kelayakan.” Ini bisa terjadi “hanya jika pemimpin lokal percaya ada nilai politik, branding, atau ideologis dalam dilihat sebagai pro-crypto atau pro-inovasi,” kata Lee dari Gate. Namun, nilai tersebut, seperti dalam kasus Vancouver, tidak dijamin.

“Setelah keuntungan politik lemah, sebagian besar inisiatif ini kemungkinan akan terhenti pada tahap kelayakan.”

Penggunaan Cryptocurrency di Masa Depan

Meskipun demikian, cryptocurrency tetap digunakan jauh lebih banyak sebagai investasi daripada untuk pembayaran, jelas Lee dari Gate.

“Opsi pembayaran pemerintah biasanya mengikuti perilaku sektor swasta daripada memimpinnya,”

catatnya.

“Jika cryptocurrency menjadi banyak digunakan untuk pembayaran sehari-hari di ritel, e-commerce, dan layanan, maka menerima cryptocurrency untuk pajak atau biaya municipal akan menjadi langkah yang alami.”