Desentralisasi Melalui Kontrol Institusi
Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menyatakan bahwa institusi yang berusaha mengontrol operasi mereka sendiri justru akan mendorong desentralisasi, bukan merusaknya. Dalam tulisannya di Farcaster, Buterin berargumen bahwa tuntutan dari perusahaan dan pemerintah untuk dompet self-custody dan staking independen akan memperkuat desentralisasi Ethereum, bukan mengonsentrasikan kekuasaan. “Institusi akan ingin mengontrol dompet mereka sendiri, dan bahkan melakukan staking ETH secara mandiri. Ini sebenarnya baik untuk desentralisasi staking Ethereum,” tulis Buterin.
Prediksi Buterin tentang Adopsi Institusional
Prediksi ini menantang asumsi bahwa adopsi institusional secara otomatis mengarah pada sentralisasi. Buterin menjelaskan perilaku institusi melalui teori permainan dan berargumen bahwa strategi optimal melibatkan pengendalian operasi internal sambil menolak intrusi eksternal. “Institusi sering kali diisi oleh individu yang sangat canggih, dengan pemahaman yang lebih dalam tentang isu-isu ini dibandingkan orang biasa, serta keinginan yang lebih besar untuk mengambil tindakan,” tambahnya.
Tren Ketergantungan dan Kedaulatan Pengguna
Tren untuk meminimalkan ketergantungan pada kepercayaan eksternal akan meningkat seiring dengan perusahaan dan pemerintah yang mencari lebih banyak jaminan atas operasi mereka. Namun, Buterin membedakan antara institusi yang meminimalkan ketergantungan mereka sendiri dan yang mengurangi kedaulatan pengguna. Hubungan antara “institusi” dan “cypherpunk” adalah kompleks dan perlu dipahami dengan baik. Sebenarnya, institusi (baik pemerintah maupun perusahaan) tidak selalu menjadi teman atau musuh.
Contoh dari Uni Eropa dan AS
Sebagai contoh, Buterin mengutip Uni Eropa yang secara agresif mendukung perangkat lunak sumber terbuka sambil sekaligus mendorong legislasi Chat Control yang mewajibkan backdoor enkripsi. Di sisi lain, pemerintah AS menggunakan Signal untuk komunikasi yang aman, meskipun Patriot Act tetap berlaku. Buterin memprediksi bahwa penerbit aset di Uni Eropa akan lebih memilih blockchain yang tata kelolanya menghindari pengaruh AS yang berlebihan, sementara penerbit di Amerika akan mencari independensi dari kontrol Eropa.
Peningkatan Persyaratan KYC dan Alat Privasi
Pemerintah akan mendorong peningkatan persyaratan Know Your Customer (KYC), sementara alat privasi akan terus berkembang melalui upaya pengembangan cypherpunk. “Semakin realistis adalah keseimbangan bahwa aset non-KYC akan ada, dan kemampuan untuk menggunakannya dengan privasi yang kuat akan tumbuh,” tulis Buterin. Ia juga memprediksi minat yang semakin besar dalam bukti nol-pengetahuan tentang sumber dana selama dekade berikutnya, yang dapat menciptakan perselisihan ideologis mengenai respons yang tepat.
Kesimpulan Buterin
“Saya tidak percaya bahwa cypherpunk memerlukan permusuhan total terhadap institusi,” kesimpulan Buterin. “Sebaliknya, saya mendukung kebijakan yang biasa digunakan institusi untuk saling melawan: keterbukaan untuk kerjasama win-win, tetapi dengan tegas membela kepentingan kita sendiri.”