{"id":10191,"date":"2025-06-25T08:54:17","date_gmt":"2025-06-25T08:54:17","guid":{"rendered":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/"},"modified":"2025-06-25T08:54:17","modified_gmt":"2025-06-25T08:54:17","slug":"terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/","title":{"rendered":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan?"},"content":{"rendered":"<h2>Kemajuan Komputasi Kuantum oleh Google<\/h2>\n<p>Raksasa teknologi <strong>Google<\/strong> baru-baru ini mengalami <strong>kemajuan signifikan<\/strong> dalam komputasi kuantum, yang memungkinkan mereka mengurangi sumber daya komputasi yang dibutuhkan untuk memecahkan algoritma kriptografi modern seperti <strong>Rivest-Shamir-Adleman (RSA)<\/strong> hingga 20 kali lipat. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Jumat, <em>New York Digital Investment Group (NYDIG)<\/em> membahas terobosan ini, mengungkapkan bahwa Google dapat memecahkan enkripsi RSA dengan menggunakan hanya <strong>satu juta quantum bits (qubit)<\/strong>, sebuah penurunan yang signifikan dari <strong>20 juta qubit<\/strong> yang diperlukan hanya beberapa tahun yang lalu.<\/p>\n<h2>Peringatan Terhadap Keamanan Cryptocurrency<\/h2>\n<p>Meskipun perkembangan teknologi ini saat ini tidak mengancam <strong>Bitcoin<\/strong>, NYDIG memperingatkan bahwa <strong>keamanan cryptocurrency<\/strong> dapat menjadi rentan terhadap serangan dari komputer kuantum di masa depan. RSA merupakan salah satu algoritma enkripsi yang paling banyak digunakan dalam komunikasi modern, termasuk pada <strong>browser web<\/strong>, <strong>jaringan pribadi virtual (VPN)<\/strong>, <strong>email<\/strong>, dan banyak aplikasi lainnya. Algoritma ini sangat bergantung pada kesulitan matematis dalam memfaktorkan angka besar.<\/p>\n<h2>Sejarah Serangan RSA oleh Komputer Kuantum<\/h2>\n<p>Namun, pada tahun 1994, seorang matematikawan bernama <strong>Peter Shor<\/strong> memperkenalkan algoritma yang secara teoritis mampu memecahkan enkripsi RSA jika diterapkan pada komputer kuantum yang cukup kuat. Pada tahun 2019, Google menyimpulkan bahwa untuk melakukan serangan tersebut, diperlukan komputer dengan <strong>20 juta qubit<\/strong>. Bulan lalu, mereka mengumumkan bahwa kemajuan teknologi terbaru telah mengurangi kebutuhan pemrosesan tersebut menjadi hanya <strong>satu juta qubit<\/strong>.<\/p>\n<h2>Status Komputer Qubit Saat Ini<\/h2>\n<p>Saat ini, mesin-mesin komputer kuantum yang tersedia memiliki antara <strong>100 hingga 1.000 qubit<\/strong>. Terkait Bitcoin, penting untuk dicatat bahwa cryptocurrency ini tidak menggunakan RSA, namun hal ini tidak berarti bahwa <strong>keamanan cryptocurrency<\/strong> akan aman dari risiko di masa depan.<\/p>\n<blockquote>\n<p>&#8220;Bitcoin mengandalkan <strong>Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA)<\/strong> atau tanda tangan Schnorr untuk verifikasi digital,&#8221; jelas artikel NYDIG. Tanda tangan Schnorr dipandang sebagai alternatif yang lebih sederhana dan efisien dibandingkan ECDSA. &#8220;Namun, baik ECDSA maupun Schnorr kemungkinan akan rentan terhadap serangan komputer kuantum di masa depan,&#8221; tambah artikel tersebut.<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>Pengembangan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)<\/h2>\n<p>Beruntungnya, upaya untuk <strong>mengembangkan kriptografi pasca-kuantum (PQC)<\/strong> telah dilakukan dan beberapa solusi tanda tangan digital PQC sudah tersedia. Meskipun ada perdebatan di kalangan komunitas Bitcoin tentang seberapa mendesak ancaman dari komputer kuantum, ada kesepakatan bahwa perluasan skema tanda tangan Bitcoin ke depan adalah <strong>suatu keharusan<\/strong>. Namun, perubahan ini akan menuntut biaya.<\/p>\n<blockquote>\n<p>&#8220;Secara praktis, algoritma ini akan menghasilkan kunci dan tanda tangan yang jauh lebih besar, serta membutuhkan lebih banyak waktu untuk proses penandatanganan dan verifikasi,&#8221; jelas artikel NYDIG. &#8220;Hal ini berpotensi mempengaruhi <strong>kinerja Bitcoin<\/strong>, efisiensi ruang blok, dan cara pengguna berinteraksi dengan jaringan.&#8221;<\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan Komputasi Kuantum oleh Google Raksasa teknologi Google baru-baru ini mengalami kemajuan signifikan dalam komputasi kuantum, yang memungkinkan mereka mengurangi sumber daya komputasi yang dibutuhkan untuk memecah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10190,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[4225,5247],"class_list":["post-10191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bitcoin","tag-bitcoin","tag-google"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CryptoZen\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T08:54:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Editor\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/215c42a44c778a4d41cede868d63707c\"},\"headline\":\"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan?\",\"datePublished\":\"2025-06-25T08:54:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\"},\"wordCount\":409,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg\",\"keywords\":[\"Bitcoin\",\"Google\"],\"articleSection\":[\"Bitcoin\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\",\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\",\"name\":\"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-06-25T08:54:17+00:00\",\"description\":\"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/\",\"name\":\"CryptoZen\",\"description\":\"Berita Cryptocurrency Teratas Didorong oleh AI\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization\"},\"alternateName\":\"CZ\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization\",\"name\":\"CryptoZen\",\"alternateName\":\"CZ\",\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/05\/azen_preview2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/05\/azen_preview2-1.png\",\"width\":600,\"height\":600,\"caption\":\"CryptoZen\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/215c42a44c778a4d41cede868d63707c\",\"name\":\"Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bfd406270e6dbea874497e5c3a864e82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bfd406270e6dbea874497e5c3a864e82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor\"},\"url\":\"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/author\/editorapi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen","description":"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen","og_description":"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.","og_url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/","og_site_name":"CryptoZen","article_published_time":"2025-06-25T08:54:17+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Editor","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/"},"author":{"name":"Editor","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/215c42a44c778a4d41cede868d63707c"},"headline":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan?","datePublished":"2025-06-25T08:54:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/"},"wordCount":409,"publisher":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg","keywords":["Bitcoin","Google"],"articleSection":["Bitcoin"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/","url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/","name":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan? - CryptoZen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg","datePublished":"2025-06-25T08:54:17+00:00","description":"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#primaryimage","url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/06\/story_79291_preview.jpeg","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/terobosan-kuantum-google-ancaman-untuk-keamanan-bitcoin-di-masa-depan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Terobosan Kuantum Google: Ancaman untuk Keamanan Bitcoin di Masa Depan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#website","url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/","name":"CryptoZen","description":"Berita Cryptocurrency Teratas Didorong oleh AI","publisher":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization"},"alternateName":"CZ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#organization","name":"CryptoZen","alternateName":"CZ","url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/05\/azen_preview2-1.png","contentUrl":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2025\/05\/azen_preview2-1.png","width":600,"height":600,"caption":"CryptoZen"},"image":{"@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/215c42a44c778a4d41cede868d63707c","name":"Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bfd406270e6dbea874497e5c3a864e82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bfd406270e6dbea874497e5c3a864e82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor"},"url":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/author\/editorapi\/"}]}},"yoast_description":"Terobosan terbaru Google dalam komputasi kuantum telah mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memecahkan enkripsi RSA, memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap keamanan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya di masa depan.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10191"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10191\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cryptozen.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}