Peluncuran Wyoming Frontier Stable Token
Wyoming telah meluncurkan stablecoin dolar yang sepenuhnya terjamin dan dikelola oleh negara, bernama Wyoming Frontier Stable Token, di blockchain Solana. Dalam peluncuran ini, Franklin Templeton bertindak sebagai manajer aset, sementara jembatan LayerZero digunakan untuk menghubungkan token ke rantai EVM utama.
Menurut pejabat negara, token yang terikat pada dolar ini merupakan aset blockchain yang dikelola oleh negara pertama yang diluncurkan secara resmi di Amerika Serikat, berdasarkan informasi dari Komisi Stable Token Wyoming.
Pengelolaan dan Jaminan Token
Franklin Templeton bertanggung jawab atas pengelolaan cadangan token, sedangkan Fiduciary Trust Company International menyediakan layanan kustodian. Token ini sepenuhnya dijamin dengan dolar AS dan obligasi Treasury jangka pendek. Bunga yang dihasilkan dari cadangan tersebut akan digunakan untuk mendanai program pendidikan di Wyoming, kata pejabat.
Keunggulan Teknologi Blockchain
Pejabat Wyoming menjelaskan bahwa token ini menggabungkan akuntabilitas publik dan pengawasan regulasi dengan efisiensi teknologi blockchain. Hal ini menawarkan:
- Penyelesaian transaksi dalam hitungan detik
- Biaya transaksi yang minimal
- Kemampuan audit yang transparan bagi pengguna ritel dan institusi
Kerangka Hukum dan Penerbitan Token
Negara bagian Wyoming telah memberlakukan undang-undang yang mengakui organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) sebagai entitas hukum, serta menetapkan kerangka kerja untuk bank kripto di bawah piagam Lembaga Penyimpanan Tujuan Khusus. Selain itu, mereka juga telah meloloskan Undang-Undang Stable Token untuk memungkinkan penerbitan token blockchain yang mematuhi peraturan.
Pembelian dan Jembatan Lintas Rantai
Token ini dapat dibeli melalui bursa yang berbasis di Wyoming, seperti Kraken, dan memiliki jembatan lintas rantai melalui LayerZero ke jaringan Ethereum, Arbitrum, Base, Optimism, Polygon, dan Avalanche. Solana dipilih sebagai blockchain asli setelah komisi menguji 11 jaringan selama periode konsultasi, menurut pejabat negara.
Inovasi Keuangan dan Kolaborasi
Proyek ini awalnya dijadwalkan untuk diluncurkan pada hari Senin, tetapi ditunda karena masalah teknis. Pejabat Wyoming menggambarkan token ini sebagai contoh potensi kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam inovasi keuangan, dengan penekanan pada transparansi, keselarasan regulasi, dan pengurangan risiko pihak lawan dibandingkan dengan stablecoin yang diterbitkan secara pribadi.