Vitalik Buterin Menjelaskan Peran Kontroversial Ethereum

3 hari yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Pernyataan Vitalik Buterin tentang Ethereum

Pendiri Ethereum (ETH), Vitalik Buterin, baru-baru ini menjelaskan tujuan mendasar dari blockchain ini, yaitu memberikan kebebasan di tengah tekanan. Dalam sebuah postingan di platform X, ia menegaskan bahwa Ethereum bukan sekadar platform fintech yang lebih baik, melainkan juga merupakan sistem yang tangguh.

Fokus Utama Ethereum

Buterin berargumen bahwa kecepatan, kenyamanan, dan hasil yang lebih tinggi bukanlah tujuan utama Ethereum, melainkan kedaulatan pengguna. Ethereum dirancang untuk tetap berfungsi bahkan ketika menghadapi tekanan, sensor, kegagalan, atau krisis.

“Ethereum tidak diciptakan untuk membuat keuangan efisien atau aplikasi nyaman. Itu diciptakan untuk membebaskan orang,” tulisnya.

Buterin menyiratkan bahwa entitas fintech dan keuangan tradisional mungkin lebih baik dalam mencapai tujuan tersebut. Namun, fokus Ethereum bukanlah untuk bersaing dengan Wall Street atau Silicon Valley, melainkan untuk menekankan “ketahanan”.

Trustless Manifesto dan Misi Ethereum

Pernyataan ini merupakan kalimat penting dan kontroversial dari Trustless Manifesto, yang layak untuk ditinjau kembali agar lebih memahami maknanya. Buterin menegaskan kembali misi Ethereum yang berfokus pada ketahanan, yang lebih mengutamakan kemampuan bertahan hidup daripada optimasi, serta perlindungan dari skenario terburuk ketimbang keuntungan terbaik.

Misi inti Ethereum, menurut manifesto Trustless, adalah melindungi pengguna dari kegagalan total seperti deplatforming, pengabaian pengembang, dan gangguan siber. Dalam situasi dunia nyata di mana sistem platform terpusat gagal, Ethereum diharapkan tetap berfungsi. Misalnya, jika Cloudflare mengalami gangguan atau terjadi perang siber, Buterin menyatakan bahwa Ethereum seharusnya tetap beroperasi karena “latensi 2000ms tetap 2000ms.”

Kedaulatan dan Netralitas

Tujuan Ethereum adalah untuk menjamin kedaulatan pribadi dan kolektif, sehingga mengurangi ketergantungan pada penjaga gerbang yang dapat mencabut akses secara acak. Secara keseluruhan, Ethereum berupaya mempertahankan netralitas, dapat diakses oleh siapa saja, di mana saja, dan tanpa izin, tanpa adanya “saklar utama.”

Reaksi Komunitas

Perlu dicatat bahwa Vitalik Buterin berargumen bahwa siapa pun dapat membuat ruang blok dengan rantai pribadi, rantai korporat, dan buku besar yang diizinkan. Namun, ia menekankan bahwa ruang blok yang terdesentralisasi, tanpa izin, dan tahan sensor adalah hal yang langka, dan itulah fokus utama Ethereum.

Postingan Buterin ini telah memicu reaksi beragam dari komunitas online. Beberapa pengguna merasa bahwa Buterin meremehkan pengalaman pengguna (UX) dan adopsi, serta membenarkan kemajuan yang lambat dan biaya tinggi di jaringan. Salah satu pengguna menunjukkan bahwa UX yang buruk juga dapat menyebabkan kehilangan hasil persentase tahunan 100%. Di sisi lain, ada juga yang sejalan dengan Buterin, menegaskan bahwa kedaulatan bukanlah tentang kecepatan, melainkan tentang kemampuan bertahan hidup.