Naver Financial Menunda Pertukaran Saham dengan Dunamu Hingga September karena Ketidakpastian Regulasi

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Penundaan Rencana Pertukaran Saham Naver Financial dan Dunamu

Naver Financial, perusahaan asal Korea Selatan, telah menunda rencana pertukaran saham dengan Dunamu, perusahaan induk bursa kripto Upbit. Dalam pengajuan regulasi kepada Layanan Pengawasan Keuangan Korea Selatan, Naver mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan pemungutan suara pemegang saham pada 18 Agustus, dan transaksi diharapkan dapat diselesaikan pada 30 September. Dengan jadwal baru ini, kesepakatan tersebut tertunda hampir tiga bulan dari target awal yang ditetapkan pada akhir Mei atau awal Juni.

Alasan Penundaan dan Persetujuan Regulasi

Meskipun perusahaan tidak mengungkapkan alasan spesifik di balik penundaan ini, mereka menyatakan bahwa kesepakatan tersebut masih tergantung pada beberapa persetujuan regulasi yang berkaitan dengan perubahan kepemilikan saham utama dan tinjauan penggabungan bisnis. Naver juga menambahkan bahwa transaksi ini dapat mengalami penundaan lebih lanjut atau bahkan pembatalan, tergantung pada proses persetujuan yang berlangsung.

Pengaruh RUU Dasar Aset Digital

Kesepakatan ini mungkin juga terpengaruh oleh RUU Dasar Aset Digital yang diusulkan di Korea Selatan, yang diharapkan akan diterapkan pada paruh pertama tahun 2026. RUU ini merupakan fase kedua dari kerangka regulasi kripto di negara tersebut dan dirancang untuk memperluas perlindungan pengguna saat ini dengan menetapkan aturan yang lebih komprehensif bagi sektor aset digital.

Kinerja Operasional Dunamu

Sementara itu, Dunamu melaporkan kinerja operasional yang lebih lemah, dengan pendapatan dan laba keduanya mengalami penurunan pada tahun 2025, seiring dengan melambatnya aktivitas pasar di seluruh sektor kripto. Dalam pengajuan tahunan, perusahaan mencatat penurunan pendapatan sebesar 10% dibandingkan tahun lalu, sementara laba operasionalnya turun 26,7% dan laba bersihnya turun 27,9%.

Rencana Akuisisi dan Peluncuran Layanan Baru

Naver Financial pertama kali mengungkapkan rencana untuk mengakuisisi Dunamu tahun lalu, dengan laporan media lokal saat itu menyebutkan bahwa perusahaan sedang mempersiapkan pertukaran saham untuk membawa operator Upbit di bawah naungannya. Kesepakatan tersebut kemudian dikonfirmasi pada bulan November sebagai kesepakatan saham penuh senilai sekitar $10,3 miliar. Pada waktu yang sama, perusahaan juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan dompet stablecoin bekerja sama dengan perusahaan investasi blockchain Hashed dan bursa digital Busan. Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, perusahaan-perusahaan tersebut berencana untuk mengembangkan dompet bernama “Silk Pocket.”