OKX Mendukung CAEX Terkait VPBank untuk Peluncuran Pilot Cryptocurrency di Vietnam

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Dukungan untuk CAEX dalam Pasar Aset Digital Vietnam

CAEX telah mendapatkan dukungan signifikan dari OKX Ventures dan HashKey Capital saat bersiap memasuki pasar aset digital Vietnam yang diatur secara ketat. Menurut siaran pers yang dirilis pada 10 April, kedua perusahaan tersebut bergabung dengan VPBank Securities dan LynkiD sebagai pemegang saham di platform yang beroperasi dalam ekosistem VPBank, salah satu pemberi pinjaman swasta terbesar di negara ini.

Modal Dasar dan Lisensi

Suntikan modal ini dirancang untuk membantu CAEX memenuhi persyaratan modal dasar yang tinggi sebesar 10 triliun dong (sekitar $380 juta). Mencapai ambang finansial ini merupakan prasyarat bagi perusahaan mana pun yang berharap untuk mendapatkan salah satu dari sedikit lisensi yang tersedia di bawah program pilot baru pemerintah.

CAEX akan menggunakan investasi baru dari OKX Ventures dan HashKey Capital untuk mematuhi persyaratan modal dasar minimum sebesar 10 triliun dong, yang mengharuskan semua perusahaan yang berpartisipasi dalam program pilot untuk mempertahankan cadangan finansial yang substansial agar dapat beroperasi secara legal di Vietnam.

Bursa telah mengonfirmasi bahwa mereka kini berada di tahap akhir untuk menyelesaikan basis modal 10 triliun dong guna memenuhi kriteria pilot pada bulan Januari.

Pernyataan CEO OKX

“Kami percaya masa depan cryptocurrency akan dibangun di atas platform lokal yang diatur dan dapat dipercaya oleh pengguna, dan CAEX mewakili masa depan itu di Vietnam,” kata Pendiri dan CEO OKX, Star Xu, dalam sebuah posting blog baru-baru ini mengenai kemitraan tersebut.

Regulasi dan Pembatasan

Kementerian Keuangan Vietnam dan Komisi Sekuritas Negara saat ini sedang meluncurkan fase pengujian selama lima tahun untuk industri ini. Namun, jendela untuk masuk sangat sempit. Hanya lima perusahaan yang akan diizinkan untuk mengoperasikan bursa selama periode ini, dengan proses lisensi yang secara resmi dimulai pada 20 Januari.

Kerangka regulasi memberlakukan pembatasan signifikan pada bagaimana bisnis ini disusun. Investor asing tidak dapat memiliki lebih dari 49% dari sebuah bursa, dan setidaknya 65% dari total modal harus berasal dari pemegang saham institusional. Hambatan tinggi ini dimaksudkan untuk memastikan hanya entitas profesional yang memiliki modal yang baik yang memasuki ruang ini.

Perubahan Kebijakan dan Tantangan Pasar

Selain menetapkan biaya masuk yang tinggi, pemerintah juga menunjukkan tanda-tanda pengetatan terhadap pasar informal. Setelah bursa resmi di daratan mulai beroperasi, pihak berwenang mungkin akan memblokir akses ke platform internasional yang tidak memiliki lisensi. Perubahan kebijakan ini menjadikan kemitraan lokal sangat penting bagi perusahaan asing seperti OKX dan HashKey untuk mempertahankan kehadiran yang sesuai di negara tersebut.

Chainalysis menempatkan Vietnam di peringkat keempat secara global untuk adopsi cryptocurrency pada tahun 2025. Namun, pasar telah berjuang dengan penipuan yang signifikan. Pada Maret 2026, polisi menahan beberapa individu yang terkait dengan platform ONUS. Para penyelidik menuduh kelompok tersebut menggunakan promosi menipu dan manipulasi harga untuk mencuri miliaran dolar dari investor.

Posisi CAEX di Pasar

Dengan mengintegrasikan jaringan VPBank, CAEX berusaha untuk memposisikan dirinya sebagai alternatif yang stabil untuk platform luar negeri yang saat ini mendominasi lanskap lokal. Perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka kini berada di tahap akhir untuk menyelesaikan basis modal 10 triliun dong guna memenuhi kriteria pilot pada bulan Januari.