Japan Open Chain Mengincar Pembayaran B2B Saat Rencana EJPY Mulai Terbentuk

6 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
5 tampilan

Pengumuman EJPY oleh Japan Blockchain Foundation

Japan Blockchain Foundation telah mengumumkan rencana untuk menerbitkan EJPY, sebuah stablecoin yang dipatok pada yen Jepang, di Japan Open Chain dan Ethereum. Yayasan ini mengoperasikan konsorsium di balik Japan Open Chain, sebuah blockchain publik Layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum dan dijalankan oleh perusahaan-perusahaan Jepang.

Struktur dan Tujuan EJPY

Grup tersebut menyatakan bahwa EJPY sedang dipersiapkan di bawah struktur tipe trust, dengan yayasan bertindak sebagai settlor. Mereka juga mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan bisnis trustee potensial mencakup:

  • Penerbitan
  • Penukaran
  • Manajemen aset trust
  • Kebutuhan sistem
  • Kepatuhan hukum

Sementara itu, EJPY sedang dipersiapkan terlebih dahulu untuk Japan Open Chain. Yayasan tersebut menyatakan bahwa token ini dapat mendukung:

  • Penyelesaian B2B
  • Penyelesaian aset digital
  • Remitansi
  • Pembayaran Web3

Mereka juga menambahkan bahwa EJPY “diharapkan dapat menghasilkan transaksi berdasarkan permintaan nyata,” sebuah klaim yang berorientasi ke depan yang masih bergantung pada mitra, pengguna, dan persetujuan.

Operasi dan Validator Japan Open Chain

Japan Open Chain dioperasikan oleh 14 validator, termasuk Dentsu, NTT Communications, G.U.Technologies, SBINFT, Pacific Meta, dan Nethermind. Jaringan ini berencana untuk memperluas jumlah validator menjadi 21 seiring waktu. Koin asli, JOC Coin, terdaftar di Zaif pada Februari 2026, memberikan ekosistem tempat perdagangan domestik lainnya.

Model Tipe Trust dan Implikasinya

Model tipe trust mungkin menempatkan EJPY di jalur yang berbeda dari beberapa struktur stablecoin yen sebelumnya. Komentar hukum dan pasar mengenai aturan stablecoin Jepang menyatakan bahwa model penyedia layanan transfer dana menghadapi batas 1 juta yen, sementara stablecoin tipe trust mungkin dapat menghindari batas tersebut. Poin ini sangat penting untuk penyelesaian korporat, karena perusahaan besar membutuhkan:

  • Transfer bernilai tinggi
  • Penukaran cepat
  • Penanganan hukum yang jelas

Sebelum mereka dapat menggunakan stablecoin dalam keuangan rutin.

Informasi Tambahan dan Konteks Pasar

Yayasan tersebut belum menyebutkan trustee, perusahaan penanganan, tanggal peluncuran, atau daftar layanan akhir. Mereka juga menegaskan bahwa pengumuman ini “tidak merupakan penjualan, penawaran, atau permohonan.”

Rencana EJPY muncul saat pasar stablecoin yang diatur di Jepang menjadi semakin aktif. Laporan terkait mencatat bahwa JPYC meluncurkan stablecoin pertama yang didukung yen di Jepang pada Oktober 2025, yang didukung oleh simpanan yen dan obligasi pemerintah Jepang. Pembaruan pasar lainnya mencatat bahwa SBI Holdings dan Startale Group sedang mempersiapkan JPYSC di bawah kerangka Tipe III Jepang untuk pembayaran institusional.

Otoritas Jasa Keuangan Jepang juga telah mendukung proyek stablecoin yang dipimpin bank yang melibatkan MUFG, SMBC, dan Mizuho. Proyek ini terkait dengan percobaan pembayaran berbasis blockchain dan kasus penggunaan penyelesaian korporat. Upaya tersebut menempatkan EJPY dalam perlombaan yang lebih luas untuk memindahkan penyelesaian yen ke jalur blockchain yang diatur.