Vietnam dan Aktivitas Pasar Aset Kripto
Vietnam berpotensi memulai aktivitas resmi di pasar aset kripto teratur paling cepat pada kuartal ketiga tahun 2026. Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Chi memberikan pembaruan tersebut di forum Digital Trust in Finance 2026 yang berlangsung di Hanoi pada 12 Mei. Chi menyatakan bahwa “paling cepat pada kuartal ketiga,” Vietnam dapat menyaksikan aktivitas pasar resmi pertama di bawah aturan yang dirancang untuk memastikan keamanan dan transparansi. Pernyataan ini menandakan fase yang lebih aktif bagi pasar yang telah memasuki periode percobaan.
Kerja Sama Kementerian dan Perusahaan
Kementerian Keuangan sedang bekerja sama dengan Kementerian Keamanan Publik dan Bank Sentral Vietnam untuk menyetujui lima perusahaan yang akan menyediakan layanan platform perdagangan aset digital. VnEconomy melaporkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari rencana keuangan digital yang lebih luas di Vietnam. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa afiliasi Techcombank, VPBank, dan LPBank termasuk di antara perusahaan yang lolos dalam putaran penyaringan awal. VIX Securities dan Sun Group juga terdaftar dalam proses tersebut.
Kerangka Kerja dan Kebijakan Baru
Selain itu, kerangka kerja baru ini mengikuti percobaan pasar kripto Vietnam selama lima tahun. Laporan sebelumnya mencatat bahwa platform yang memiliki lisensi perlu mendukung perdagangan dalam dong Vietnam mulai tahun 2026, dengan kewajiban pelaporan dan pencegahan pencucian uang yang harus dipatuhi. Kebijakan ini bertujuan untuk memindahkan sebagian aktivitas kripto Vietnam dari bursa luar negeri.
Aktivitas Trader Lokal
Reuters melaporkan bahwa banyak trader lokal masih menggunakan platform seperti Binance, OKX, dan Bybit karena opsi teratur domestik masih terbatas. Vietnam menduduki peringkat keempat dalam Indeks Adopsi Kripto Global Chainalysis 2025, di belakang India, Amerika Serikat, dan Pakistan. Negara ini juga menduduki peringkat keempat untuk nilai layanan terpusat yang diterima dan keenam untuk nilai DeFi yang diterima.
Pertumbuhan Aktivitas Kripto di APAC
Chainalysis menyebutkan bahwa APAC adalah wilayah dengan pertumbuhan tercepat untuk aktivitas kripto on-chain dalam 12 bulan yang berakhir pada Juni 2025. Mereka mengidentifikasi India, Vietnam, dan Pakistan sebagai pasar kunci yang mendorong pertumbuhan di seluruh layanan terpusat dan terdesentralisasi. Kerangka hukum Vietnam masih dalam tahap percobaan. VnEconomy melaporkan pada bulan Maret bahwa kerangka tersebut akan ditinjau selama periode lima tahun dan disesuaikan seiring dengan perubahan kondisi pasar.
Aturan Pajak dan Pengawasan
Pejabat juga sedang mengerjakan aturan pajak, akuntansi, dan audit untuk penyedia layanan kripto, penerbit, dan perusahaan perdagangan. Target kuartal ketiga menunjukkan bahwa Vietnam sedang bersiap untuk menguji perdagangan kripto teratur sambil tetap menjaga pengawasan dalam saluran keuangan lokal.