Bagaimana Claude AI dari Anthropic Membantu Memulihkan 5 BTC dari Dompet Crypto yang Terkunci Selama 11 Tahun?

3 jam yang lalu
2 menit baca
4 tampilan

Pemulihan Bitcoin yang Hilang Selama 11 Tahun

Seorang pemegang Bitcoin yang menggunakan nama cprkrn di platform X mengungkapkan bahwa ia berhasil memulihkan 5 BTC dari dompet yang tidak dapat diakses selama lebih dari 11 tahun. Keberhasilan ini dicapai setelah ia menggunakan Claude AI dari Anthropic untuk meninjau file komputer lama dan membantu proses pemulihan. Bitcoin yang dipulihkan tersebut bernilai hampir $400.000, dengan harga Bitcoin mendekati $79.622.

Proses Pemulihan

Pengguna tersebut menjelaskan bahwa dana tersebut terkunci setelah ia mengubah kata sandi dompet Blockchain.com bertahun-tahun yang lalu dan kemudian kehilangan akses ke kredensial yang benar. Dalam postingan yang dibagikan oleh cprkrn, ia menyebutkan bahwa pemulihan dimulai setelah ia mengunggah file komputer lama dari kuliah, catatan, dan data terkait dompet ke Claude sebagai upaya terakhir. Sistem AI tersebut dilaporkan berhasil mengidentifikasi file cadangan dompet terenkripsi lama di antara materi yang disimpan.

Claude kemudian membantu meninjau alur kerja pemulihan menggunakan btcrecover, sebuah alat sumber terbuka yang banyak digunakan untuk pemulihan kata sandi dompet crypto. Tangkapan layar yang diposting di X menunjukkan Claude menganalisis proses dekripsi dan mengidentifikasi bagaimana alat tersebut menangani logika kata sandi. Pemulihan ini bergantung pada informasi mnemonik dan kata sandi lama yang, menurut pengguna, ditemukan di buku catatan kuliah.

Metode Pemulihan yang Digunakan

Claude dilaporkan membantu mencocokkan informasi tersebut dengan cadangan dompet lama, sehingga memungkinkan pengguna untuk mendekripsi file dan mengakses kunci privat. Pemilik dompet tersebut mengungkapkan bahwa ia telah mencoba layanan pemulihan komersial sebelum menggunakan Claude, dengan biaya sekitar $250 per upaya yang gagal. Ia juga menyatakan telah menguji triliunan kombinasi kata sandi melalui metode brute-force tanpa hasil.

Dalam postingan selanjutnya, cprkrn menjelaskan bahwa upaya pemulihan mencakup pencarian di dua Mac, dua drive eksternal, Apple Notes, email, pesan langsung Twitter, buku catatan, dan file lama lainnya. Ia menyebutkan bahwa sekitar 3,5 triliun percobaan kata sandi diuji melalui alat seperti btcrecover dan Hashcat. Metode yang berhasil tidak melibatkan pemecahan frasa benih. Sebaliknya, pengguna mengatakan bahwa cadangan dompet yang lebih lama dapat didekripsi dengan kata sandi yang sudah diketahui sebelumnya. Karena kunci privat Bitcoin tetap sama meskipun enkripsi dompet berubah, mendekripsi cadangan memungkinkan akses ke dana yang sama.

Kekhawatiran Keamanan

Sebuah postingan dari pengguna crypto lain mencatat bahwa Claude tidak “meretas” keamanan Bitcoin. AI ini membantu menemukan dan menggunakan file terenkripsi lokal yang sudah dikuasai oleh pemiliknya.

Kisah pemulihan ini menarik perhatian luas di X, mendapatkan jutaan tampilan dan tanggapan dari tokoh pasar crypto, perusahaan dompet, dan investor. Beberapa pengguna menggambarkan kasus ini sebagai contoh bagaimana alat AI dapat membantu dalam penelitian teknis, tinjauan file, dan pemecahan masalah perangkat lunak.

Namun, kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran keamanan, karena mengunggah cadangan dompet, kunci privat, frasa benih, atau file terkait ke sistem AI mana pun dapat mengekspos data keuangan sensitif. Oleh karena itu, pengguna crypto sebaiknya tidak membagikan kredensial privat dengan alat online kecuali mereka sepenuhnya memahami risikonya.

Reaksi dan Minat Terhadap Dompet Bitcoin yang Tidak Aktif

Pemulihan ini juga menarik perhatian karena reaksi cprkrn secara online. Dalam salah satu postingan, ia bercanda bahwa ia berencana memberi nama anaknya setelah CEO Anthropic, Dario Amodei, setelah berhasil memulihkan Bitcoin yang bernilai hampir $400.000 pada saat itu. Insiden ini menambah minat yang lebih luas terhadap dompet Bitcoin yang tidak aktif. Banyak dompet lama tetap tidak aktif karena pemiliknya telah kehilangan kata sandi, salah menempatkan frasa benih, atau membuang perangkat. Beberapa kasus pemulihan bergantung pada apakah pengguna menyimpan hard drive lama, file dompet, buku catatan, atau cadangan cloud.