Galaxy Mengubah Tambang Bitcoin Helios Menjadi Pusat AI untuk CoreWeave

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Pengiriman Daya di Kampus Pusat Data Helios

Galaxy Digital telah menyelesaikan fase pertama pengiriman daya di kampus pusat data Helios yang terletak di Texas Barat. Perusahaan ini mengalirkan sekitar 200 megawatt daya bruto, yang setara dengan 133 megawatt beban TI kritis, kepada CoreWeave berdasarkan sewa selama 15 tahun. Pengiriman ini menandai peralihan Helios dari proyek konstruksi menjadi kampus pusat data AI yang menghasilkan pendapatan. Galaxy menyatakan bahwa sewa untuk Fase I akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2026.

“Menyelesaikan Fase I sesuai anggaran dan jadwal menegaskan posisi Galaxy sebagai operator yang mampu melaksanakan pengembangan pusat data AI hyperscale,” ujar Mike Novogratz, pendiri dan CEO Galaxy.

Peralihan dari Penambangan Bitcoin ke Infrastruktur AI

Helios awalnya merupakan salah satu lokasi penambangan Bitcoin terbesar di Amerika Utara. Galaxy membeli fasilitas tersebut dari Argo Blockchain pada tahun 2022 dan kemudian melakukan perombakan untuk mendukung beban kerja kecerdasan buatan dan komputasi berkinerja tinggi. Peralihan ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam sektor penambangan. Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, penambang publik kini mulai memindahkan kapasitas daya dan lahan mereka untuk digunakan sebagai pusat data AI, seiring dengan meningkatnya permintaan untuk layanan cloud dan margin penambangan Bitcoin yang tetap tertekan.

Kerjasama dengan CoreWeave

CoreWeave juga memiliki latar belakang dalam penambangan cryptocurrency, sebelumnya menambang Ethereum sebelum beralih ke layanan cloud GPU. Kerjasama mereka di Helios menggabungkan dua perusahaan yang beralih dari infrastruktur cryptocurrency ke komputasi AI. Galaxy mengungkapkan bahwa pekerjaan greenfield kini sedang berlangsung untuk Fase II, yang akan menambah 260 megawatt beban TI kritis. Pengiriman ruang data untuk fase tersebut diharapkan dimulai pada paruh pertama tahun 2027.

Komitmen dan Proyeksi Pendapatan

Secara keseluruhan, dari Fase I hingga III, CoreWeave telah berkomitmen untuk 526 megawatt beban TI kritis di Helios, yang setara dengan total 800 megawatt daya bruto yang saat ini disetujui dan dikontrak di kampus tersebut berdasarkan sewa 15 tahun dengan dua opsi perpanjangan lima tahun. Galaxy memperkirakan bahwa kapasitas Helios yang dikontrak akan menghasilkan lebih dari $1 miliar dalam pendapatan tahunan rata-rata. Kampus ini kini mencakup lebih dari 2.200 hektar, dengan kapasitas daya yang disetujui sebesar 1,63 gigawatt dan potensi untuk berkembang hingga 3,6 gigawatt.

Pembiayaan dan Diversifikasi Bisnis

Galaxy telah mengamankan $1,4 miliar dalam pembiayaan proyek untuk mendukung pembangunan Helios, serta menginvestasikan $350 juta dari modalnya sendiri untuk proyek ini. Pembiayaan tersebut membantu mendanai konversi Helios dari penambangan Bitcoin menjadi infrastruktur AI dan komputasi berkinerja tinggi. Galaxy menyatakan bahwa proyek ini akan membantu mendiversifikasi bisnisnya di luar aset digital dan menciptakan sumber pendapatan baru dari pusat data.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, kesepakatan pertama CoreWeave diperkirakan akan menghasilkan sekitar $4,5 miliar selama masa berlakunya, atau sekitar $300 juta per tahun.

Para analis juga mencatat bahwa Galaxy dapat memperluas lebih jauh karena Helios memiliki kapasitas daya yang besar yang belum terpakai. Tonggak terbaru ini menunjukkan bagaimana akses daya telah menjadi aset utama bagi lokasi penambangan sebelumnya. Meskipun Galaxy masih beroperasi di aset digital, Helios memberikan perusahaan jalur bisnis yang lebih bergantung pada permintaan AI daripada harga cryptocurrency.