Alfa-Bank Uji Coba Layanan Cryptocurrency di Tengah Persaingan Perbankan Rusia yang Meningkat

2 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Alfa-Bank dan Layanan Cryptocurrency

Alfa-Bank, bank swasta terbesar di Rusia, berencana untuk menawarkan layanan terkait cryptocurrency setelah regulasi baru mengenai mata uang digital di Rusia mulai berlaku. Bank ini ingin menjadi penyimpan digital yang terakreditasi dan melayani klien individu serta entitas hukum lainnya. Rencana ini menempatkan Alfa-Bank sejajar dengan bank-bank digital besar yang berafiliasi dengan negara dan sedang mempersiapkan akses cryptocurrency berlisensi.

Infrastruktur Kustodi dan Layanan Digital

Dmitry Vitman, kepala operasi di divisi bisnis korporasi dan investasi Alfa-Bank, menyatakan bahwa bank harus terlebih dahulu membangun infrastruktur kustodi sendiri. “Alfa-Bank berencana untuk menawarkan berbagai layanan terkait aset digital. Pertama dan terutama, kami perlu menciptakan penyimpanan digital kami sendiri,” ungkap Vitman, seperti dilansir oleh Bits.media.

Dalam kerangka yang diharapkan, penyimpanan digital ini akan mencatat dan menyimpan cryptocurrency, memantau transaksi klien, serta memblokir transfer ke alamat yang tidak diizinkan oleh otoritas. Selain itu, bank ini juga ingin menciptakan produk investasi berbasis blockchain publik untuk menarik minat investor asing.

Uji Coba dan Rencana Peluncuran

Laporan terpisah dari RBC Investments mengungkapkan bahwa Alfa-Bank telah mulai menguji perdagangan cryptocurrency di dalam aplikasi pialang Alfa-Investments. Uji coba ini melibatkan sekelompok kecil investor yang memenuhi syarat, sementara akses yang lebih luas akan bergantung pada regulasi yang diharapkan muncul pada akhir 2026. Alfa-Bank menyatakan bahwa peluncuran untuk klien yang lebih luas mungkin dilakukan setelah Bank Rusia menerbitkan regulasi yang diperlukan.

Aplikasi tersebut dilaporkan menampilkan halaman perdagangan untuk berbagai cryptocurrency, termasuk Tether, ZCash, Bitcoin, Ethereum, USD Coin, Solana, dan Litecoin. Alfa-Bank menargetkan penyelesaian penyimpanan digital dan gerbang pertukaran crypto-ke-rubel pada tahun 2026, dengan harapan peluncuran ritel penuh dapat dilakukan menjelang kuartal keempat tahun 2026, jika jadwal regulasi memungkinkan.

Regulasi dan Rencana Bank Lain

Vitman juga menambahkan bahwa likuiditas yang luas di pasar cryptocurrency Rusia mungkin tidak akan terwujud sebelum akhir 2027, tergantung pada legislasi cryptocurrency yang berlaku. Crypto.news melaporkan bahwa sebuah komite di Duma Negara telah menyetujui revisi undang-undang untuk pembacaan kedua setelah menghapus ketentuan yang mewajibkan pengguna untuk mengungkapkan alamat dompet mereka. Pengguna tetap diwajibkan untuk melaporkan saldo dan volume transaksi.

RUU yang direvisi mempertahankan batas tahunan sebesar 300.000 rubel untuk investor yang tidak memenuhi syarat dan memungkinkan penggunaan cryptocurrency untuk membeli sekuritas Rusia serta aset keuangan digital. Namun, beberapa transfer besar ke luar negeri atau ke pihak ketiga mungkin akan mengalami pembekuan selama dua hari berdasarkan aturan rancangan.

RUU ini masih perlu melewati langkah-langkah selanjutnya sebelum dapat mengatur layanan bank. Alfa-Bank tidak sendirian dalam upaya ini. Sberbank juga berencana untuk meluncurkan dompet cryptocurrency dan penyimpanan aset digital setelah undang-undang baru mulai berlaku. Bank ini berharap dapat mengintegrasikan dompet tersebut ke dalam Sberbank Online dan SberInvestments, dengan infrastruktur kustodi yang direncanakan akan diluncurkan pada 1 Desember.

Sberbank juga mempertimbangkan akses ke bursa cryptocurrency asing, tergantung pada regulasi akhir dan syarat lisensi. T-Bank juga berencana untuk menawarkan pembelian, penjualan, penyimpanan, dan pelacakan saldo cryptocurrency melalui aplikasi mobile-nya. Bank ini menginginkan lisensi penyimpanan digital dan telah mengaitkan rencananya dengan platform aset digital Atomyze.

VTB juga telah mendiskusikan rencana serupa, menurut laporan yang dikutip oleh crypto.news. Secara keseluruhan, langkah-langkah ini menunjukkan bahwa bank-bank besar Rusia sedang mempersiapkan layanan cryptocurrency yang teratur, meskipun tanggal peluncuran masih bergantung pada regulasi akhir, lisensi, akses aplikasi, dan permintaan pasar.