Ripple Dukung Rencana Tokenisasi Inggris yang Targetkan Peningkatan Ekonomi Tahunan Sebesar £33 Miliar

3 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Dukungan Ripple terhadap Strategi Tokenisasi Pasar Keuangan Grosir Inggris

Ripple telah memberikan dukungan terhadap strategi baru Inggris yang bertujuan untuk menggerakkan pasar keuangan grosir menuju infrastruktur yang ter-tokenisasi. Rencana ini diprakarsai oleh Chris Woolard, Juara Pasar Digital Grosir yang diangkat oleh HM Treasury pada bulan April. Ripple menyatakan bahwa transaksi dana, obligasi, dan repo yang dilakukan secara on-chain tidak lagi terbatas pada tahap percobaan dan dapat menawarkan proses keuangan yang lebih cepat dan lebih murah. Perusahaan ini merupakan salah satu peserta industri yang mendukung kelompok tugas yang berkolaborasi dengan pemerintah.

Potensi Ekonomi dari Tokenisasi

Strategi ini menempatkan pasar modal besar Inggris sebagai fokus utama. Diperkirakan bahwa tokenisasi yang lebih luas dapat menambah “hingga £33 miliar” pada output ekonomi tahunan dan £14 miliar dalam pendapatan pajak tahunan pada tahun 2035. Angka-angka tersebut bergantung pada tingkat adopsi, regulasi, dan kemampuan Inggris untuk meraih pangsa pasar yang signifikan dari pasar aset ter-token global yang diperkirakan bernilai sekitar $88 triliun pada tahun 2035.

Transaksi dana, obligasi, dan repo yang dilakukan secara on-chain bukanlah sekadar eksperimen. Saat ini, mereka sudah berlangsung dan menawarkan instrumen keuangan on-chain yang lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dibandingkan dengan alternatif tradisional. Inggris memiliki kedalaman pasar modal dan kredibilitas regulasi yang diperlukan untuk menjadi pemimpin global dalam tokenisasi.

Kelompok Tugas dan Rencana Aksi

Kelompok tugas ini terdiri dari 54 perusahaan yang berasal dari sektor perbankan, manajemen aset, infrastruktur pasar, dan aset digital. Mereka akan membentuk sembilan kelompok aksi yang mencakup berbagai area seperti jaminan, penyelesaian, standar hukum, dan akses pasar. Fokus awal mereka adalah pada repo ter-token, di mana sekuritas berfungsi sebagai jaminan untuk pinjaman tunai jangka pendek. Kelompok ini bertujuan untuk menguji dan, jika memungkinkan, melaksanakan transaksi repo end-to-end secara langsung pada musim semi 2027.

Pengembangan Obligasi Digital dan Pengujian Teratur

Rencana ini juga menyerukan kemajuan pada DIGIT, instrumen obligasi digital yang diusulkan oleh pemerintah Inggris. Woolard berharap pemerintah dapat menerbitkan obligasi digital pertama pada awal 2027 dan mendukung penerbitan selanjutnya. Laporan tersebut juga meminta otoritas untuk memperjelas apakah obligasi pemerintah yang ter-token dapat memenuhi syarat sebagai jaminan. Langkah-langkah ini akan membantu perusahaan menggunakan sekuritas digital dalam pasar grosir yang ada, alih-alih menyimpannya dalam sistem percobaan terpisah.

Inggris telah membuka pengujian yang diatur untuk sekuritas ter-token. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Otoritas Perilaku Keuangan dan Bank of England sedang bekerja sama dengan 16 perusahaan dalam Digital Securities Sandbox. Program ini mencakup penerbitan dan penyelesaian langsung obligasi, ekuitas, dan unit dana ter-token. Regulator juga telah meminta umpan balik dari pasar mengenai aset penyelesaian, jaminan ter-token, dan hubungan antara jaringan blockchain dan infrastruktur yang ada.

Risiko dan Tantangan yang Dihadapi

Bank of England dan FCA telah menyatakan bahwa tahap berikutnya harus memindahkan aktivitas dari percobaan menuju produksi. Namun, perusahaan masih memerlukan aturan yang jelas mengenai kustodi, perlakuan modal, kepemilikan hukum, dan penyelesaian uang. Selain itu, meskipun tokenisasi dapat mengurangi pekerjaan manual dan penundaan penyelesaian, risiko kredit, operasional, dan risiko pihak ketiga tetap ada. Kelompok tugas ini perlu menunjukkan bahwa sistem baru memenuhi standar yang sudah ada di pasar grosir yang diatur.

Kesimpulan dan Harapan Masa Depan

Dukungan Ripple sejalan dengan upaya lebih luasnya dalam bidang pembayaran, stablecoin, kustodi, dan aset ter-token. Perusahaan ini percaya bahwa Inggris memiliki kedalaman pasar dan posisi regulasi yang tepat untuk memimpin dalam keuangan grosir ter-token. Pernyataan ini mencerminkan pandangan komersial Ripple. Laporan tersebut tidak memberikan kendali kepada Ripple atas program tersebut, dan HM Treasury, regulator, serta kelompok tugas yang lebih luas akan menetapkan aturan dan standar teknis akhir.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, aset dunia nyata yang ter-token telah berkembang seiring dengan perbankan dan manajer aset yang memindahkan dana, utang pemerintah, dan transaksi repo ke sistem berbasis blockchain. Rencana Inggris kini menetapkan program pengiriman selama 12 bulan yang berfokus pada kasus penggunaan langsung, bukan sekadar tujuan kebijakan umum. Kemajuan rencana ini akan bergantung pada apakah perusahaan dapat menyelesaikan percobaan repo, memperluas pasar sekunder, dan menghubungkan aset digital dengan uang bank sentral serta bank komersial. Kelompok ini akan menerbitkan pembaruan sepanjang tahun dan telah mengundang umpan balik dari industri hingga 4 September mengenai prioritas dan jadwal.