Regulasi Pasar Cryptocurrency oleh SEC
Ketua SEC, Paul Atkins, menyatakan bahwa lembaganya akan menyusun aturan untuk pasar cryptocurrency sendiri jika Kongres gagal meloloskan Clarity Act. Dalam wawancara dengan CNBC pada hari Senin, Atkins mengatakan bahwa SEC “siap, bersedia, dan mampu untuk mengeluarkan aturan” yang mencakup hal-hal yang sama dengan yang diusulkan dalam Clarity Act. Ia menekankan pentingnya “kepastian dari sebuah statuta” agar kerangka kerja regulasi tidak berubah dengan setiap pergantian pemerintahan.
Optimisme dan Dukungan untuk Clarity Act
Atkins tetap optimis bahwa Kongres akan meloloskan undang-undang tersebut dan menegaskan bahwa SEC siap memberikan bantuan teknis. Hal ini juga ia sampaikan dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa, di mana ia menekankan komitmennya untuk mendukung Kongres dalam memajukan Clarity Act.
Status Clarity Act di Kongres
Clarity Act telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan suara 294-134 pada bulan Juli tahun lalu dan telah lolos dari Komite Perbankan Senat dengan suara 15-9 pada bulan Mei, meskipun sembilan anggota Demokrat menolak. Namun, undang-undang tersebut belum mencapai pemungutan suara di lantai Senat, di mana dibutuhkan 60 suara untuk disetujui, dan Senat akan memasuki masa istirahat pada bulan Agustus.
Implikasi Jika Clarity Act Disahkan
Jika disahkan, undang-undang ini akan memberikan CFTC yurisdiksi eksklusif atas pasar spot dalam komoditas digital, yang berarti sebagian besar token akan berada di luar jangkauan SEC. Namun, baru-baru ini, beberapa anggota Demokrat di Senat menentang versi terbaru dari undang-undang tersebut, menolak ketentuan etika yang diusulkan yang mencakup transaksi cryptocurrency oleh pejabat publik.
Kepastian Mengenai Stablecoin
Kepastian mengenai apakah stablecoin dapat memberikan hasil yang diharapkan juga masih belum jelas. Akhir pekan lalu, Pemimpin Mayoritas Senat, John Thune, memberi sinyal kepada wartawan bahwa Clarity Act kemungkinan tidak akan lolos sebelum istirahat Agustus, dan Senat telah menangguhkan pembahasannya untuk sementara waktu.
Alternatif yang Dikembangkan oleh SEC
SEC telah mengembangkan berbagai alternatif. Proyek Crypto yang diumumkan oleh Atkins pada bulan November menghasilkan paket peraturan cryptocurrency dalam agenda 2026 lembaga tersebut, yang mencakup pengecualian pendaftaran token, tempat aman untuk proyek desentralisasi, serta kustodian dan tempat perdagangan broker-dealer. Atkins menggambarkan inisiatif ini sebagai jembatan menuju Clarity Act. Namun, ia juga menekankan bahwa batasan dari jalur tersebut perlu diperhatikan.
Panduan SEC dan CFTC
Panduan yang dikeluarkan oleh SEC dan CFTC pada bulan Maret yang mengklasifikasikan 16 token sebagai komoditas digital, termasuk Bitcoin dan Ethereum, bersifat administratif dan dapat dicabut oleh pemerintahan mendatang tanpa perlu pemungutan suara di Kongres.