Ripple Akan Hadiri Pertemuan Besar di Gedung Putih

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
6 tampilan

Ripple Hadiri Pertemuan di Gedung Putih

Menurut laporan yang dirilis pada hari Jumat oleh Semafor, perusahaan blockchain Ripple akan menghadiri pertemuan di Gedung Putih pada hari Rabu. Selain Ripple, beberapa nama besar seperti Coinbase, a16z, Chainlink, dan Paradigm juga akan hadir. Ketua U.S. Securities and Exchange Commission, Paul Atkins, serta Ketua Commodity Futures Trading Commission, Michael Selig, juga dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan Sebelumnya dan Kehadiran Ripple

Pada hari Kamis, Politico melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempersiapkan pertemuan yang berfokus pada cryptocurrency dan pasar prediksi. Ini bukanlah penampilan pertama Ripple di 1600 Pennsylvania Avenue. Pada awal tahun 2025, CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menghadiri White House Digital Assets Summit, yang merupakan pertemuan crypto presiden pertama yang diadakan oleh pemerintahan saat itu. Garlinghouse termasuk dalam kelompok kecil eksekutif crypto yang diundang ke acara tersebut, bersama dengan CEO Coinbase, Brian Armstrong, CEO Robinhood, Vlad Tenev, dan Michael Saylor dari Strategy.

Kehadiran Terdokumentasi dan Kontroversi

Perusahaan yang terkait dengan cryptocurrency XRP ini juga memiliki kehadiran terdokumentasi lainnya di Gedung Putih pada bulan Juli, saat penandatanganan GENIUS Act yang berfokus pada stablecoin. Seperti yang dilaporkan oleh U.Today, Ripple juga berpartisipasi dalam pertemuan penting di Gedung Putih lebih awal tahun ini. Namun, tahun lalu, operasi lobi Ripple sempat menjadi sumber gesekan di dalam Gedung Putih karena pelobi Ballard Partners menghindari prosedur akses penting. Meskipun demikian, Ripple tidak dikeluarkan secara permanen dari Gedung Putih meskipun sempat menarik kemarahan pemerintahan.

CLARITY Act dan Tanggapan Gedung Putih

Seperti yang dilaporkan oleh U.Today, CLARITY Act, yang terus didorong oleh Gedung Putih, tidak menerima suara akhir dari Senat sebelum masa reses Agustus. Pemimpin Mayoritas Senat, John Thune, telah menjadwalkan pemungutan suara prosedural untuk 15 September. Pada bulan Juli, penasihat crypto Gedung Putih, Patrick Witt, menanggapi penilaian Thune yang semakin pesimis. Witt dan pejabat senior Gedung Putih berpartisipasi dalam negosiasi dengan senator Republik mengenai salah satu ketentuan paling kontroversial dari undang-undang tersebut.