Bank of America, Wells Fargo, Santander, dan Bank Lainnya Mengevaluasi Rencana untuk Mengeluarkan Stablecoin Sendiri: Laporan

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Peralihan Bank Terhadap Stablecoin

Bank-bank besar kini beralih dari menentang stablecoin menjadi mengembangkan versi mereka sendiri seiring dengan meningkatnya persaingan di pasar pembayaran. Perubahan ini terjadi setelah bertahun-tahun penolakan, seperti yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal. Baik bank besar maupun kecil mulai terbuka terhadap ide untuk memiliki stablecoin mereka sendiri, meskipun sebelumnya ada keraguan dari beberapa eksekutif mengenai permintaan yang signifikan untuk produk tersebut.

Inisiatif Lembaga Keuangan

Sekelompok lebih dari selusin lembaga keuangan, termasuk Bank of America, Wells Fargo, dan Santander, sedang melanjutkan rencana untuk menciptakan stablecoin global yang awalnya akan fokus pada dolar AS. JPMorgan Chase juga baru-baru ini mengevaluasi kemungkinan peluncuran stablecoin mereka sendiri, meskipun diskusi tersebut masih berada pada tahap awal dan bank tersebut menyatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk mengeluarkannya.

Seorang juru bicara JPMorgan menjelaskan, “Meskipun kami tidak memiliki rencana untuk meluncurkan stablecoin, bank dapat mengevaluasi opsi-opsi yang ada tergantung pada permintaan pelanggan dan perkembangan lingkungan regulasi.”

Inovasi dan Peluang di Pasar

Saat ini, JPMorgan telah mengoperasikan JPM Coin, sebuah sistem deposit ter-tokenisasi. Selain itu, sebuah konsorsium yang terdiri dari 39 asosiasi bank negara yang mewakili sekitar 3.000 bank telah mengumumkan rencana untuk membangun platform blockchain yang dimiliki oleh bank. Stablecoin teratas saat ini sudah mewakili pasar yang bernilai ratusan miliar dolar, menunjukkan peluang yang mungkin tidak ingin ditinggalkan oleh bank kepada para pesaing mereka.