Core Lightning Konfirmasi Beberapa Kerentanan dan Siapkan Pembaruan Keamanan

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Core Lightning Menyarankan Mode Offline untuk Operator Node

Core Lightning menyarankan para operator untuk menggunakan mode offline jika mereka belum menginstal pembaruan yang akan datang, sehingga node mereka tetap aktif tetapi terputus dari jaringan. Core Lightning, sebuah implementasi sumber terbuka dari Lightning Network Bitcoin, telah mengonfirmasi adanya beberapa kerentanan dan mendesak para operator node untuk segera menginstal pembaruan keamanan yang akan dirilis.

Penilaian Kerentanan dan Rekomendasi

Pada hari Kamis, Core Lightning mengungkapkan bahwa mereka telah menilai sejumlah laporan tentang Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) dan menemukan bahwa beberapa di antaranya memang valid. Proyek ini menyarankan para operator untuk tidak mematikan node mereka sepenuhnya, melainkan untuk memulai ulang dengan menggunakan opsi --offline, yang akan mencegah pembayaran masuk, keluar, atau perutean melalui node tersebut.

“Melakukan pembaruan adalah langkah utama yang direkomendasikan, sementara memulai ulang dengan opsi ‘–offline’ merupakan alternatif bagi operator yang belum melakukan pembaruan.”

Panduan ini memberikan solusi bagi operator untuk melindungi node mereka hingga mereka dapat melakukan pembaruan, tanpa harus mematikan perangkat lunak yang mendasarinya sepenuhnya.

Informasi Tambahan dan Saran

Core Lightning belum mengungkapkan rincian mengenai sifat atau tingkat keparahan kerentanan yang ditemukan, termasuk identifikasi CVE, atau melaporkan adanya eksploitasi atau kerugian yang terkait. Mereka menyatakan bahwa menjaga daemon tetap aktif memungkinkan operator untuk tetap mengikuti perkembangan blockchain Bitcoin dan merespons jika ada pihak yang mencoba memaksa penutupan saluran, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh node yang dihentikan.

Operator yang menggunakan mode --offline disarankan untuk menghapus opsi tersebut setelah melakukan pembaruan, agar node mereka tidak tetap terputus. Kerentanan yang baru dikonfirmasi ini berbeda dari kerentanan remote denial-of-service yang diungkapkan pada bulan Mei dan Juli, yang telah diperbaiki dalam rilis sebelumnya.

Terkait

Terkait: StarkWare Menguji Transaksi Bitcoin Tahan Kuantum di Mainnet