Jack Dorsey Tantang Kontrol Pengembangan AI yang Diusulkan oleh CEO Anthropic

4 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Perdebatan AI dan Bitcoin oleh Jack Dorsey

Jack Dorsey, pendukung Bitcoin yang dikenal, baru-baru ini memberikan tanggapan terhadap rencana pengembangan AI yang diajukan oleh CEO Anthropic, Dario Amodei. Dorsey mendorong lebih banyak keterbukaan dalam pengembangan teknologi ini. Perdebatan ini berpotensi mempengaruhi Block, perusahaan yang dipimpin Dorsey, yang menawarkan produk berbasis Bitcoin dan solusi AI, serta berkomitmen untuk membangun sistem keuangan yang “terbuka untuk semua“.

Pernyataan Dario Amodei

Dario Amodei baru-baru ini memicu perdebatan di sektor swasta dan pemerintah dengan menyerukan perlunya batasan dalam pengembangan model AI yang paling maju dan kuat. Dia mengusulkan agar ada evaluator pihak ketiga dan koordinasi yang didukung pemerintah di antara perusahaan-perusahaan AI. Ide ini mendapat dukungan dari tokoh-tokoh seperti Elon Musk dan Sam Altman dari OpenAI.

Tanggapan Dorsey

Dorsey, dalam tanggapannya, menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi independen, tetapi menolak gagasan bahwa semua ini harus berada di bawah kendali pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar. Dia menyerukan agar hasil pengembangan AI dapat direproduksi oleh pihak luar, serta mengungkap kegagalan dan membangun alternatif tanpa harus mendapatkan izin dari laboratorium. Dorsey juga menginginkan lebih banyak peneliti independen yang memiliki akses ke model dan komputasi, serta pendanaan publik untuk fasilitas bersama yang tidak dapat diveto oleh laboratorium dan pemerintah.

“Saya menentang batasan industri yang dinegosiasikan oleh para pemimpin saat ini karena mereka dapat mengecualikan orang-orang yang mungkin mengungkap kegagalan atau membangun alternatif. Mempertahankan keuntungan komersial perusahaan bukanlah tujuan keselamatan,” ungkap Dorsey dalam sebuah artikel di X.

Pandangan Dorsey tentang Kebebasan Teknologi

Dorsey juga menekankan bahwa baik pemerintah AS maupun China tidak seharusnya memutuskan seberapa banyak kecerdasan yang diizinkan untuk dikembangkan oleh orang lain, karena hal ini akan membiarkan sebagian besar dunia menunggu izin. Dia menegaskan bahwa orang-orang di China harus memiliki kebebasan yang sama untuk membangun dan mengendalikan teknologi mereka seperti yang diinginkannya di AS.

Reaksi dari Pihak Lain

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut seruan untuk lebih banyak kontrol terhadap AI sebagai “konspirasi sakit” dan menekankan bahwa AS perlu mengalahkan China dalam perlombaan AI. Ketua DPR Mike Johnson juga memperingatkan bahwa regulasi yang ketat dapat “menghambat inovasi” dan memberi kesempatan bagi China untuk mendominasi AI global.

Inisiatif Block dan Dampak Saran Amodei

Perdebatan mengenai pengembangan AI yang dipicu oleh Amodei juga relevan bagi Block. Perusahaan ini secara luas mendukung sumber terbuka dan aktif mengembangkan produk AI sumber terbuka mereka sendiri. Pada tahun 2025, Block memperkenalkan Goose, agen AI sumber terbuka yang dapat disesuaikan oleh pengembang. Pada Juli 2026, mereka meluncurkan Buzz, sebuah ruang kerja gratis dan sumber terbuka yang memungkinkan kolaborasi antara manusia dan agen AI.

Block juga terlibat dalam peluncuran platform media sosial terdesentralisasi Bluesky dan mengembangkan Bitchat, aplikasi pesan yang dapat berfungsi tanpa internet. Di sisi Bitcoin, Block memegang BTC di neraca keuangannya dan memproduksi perangkat keras penambangan Bitcoin serta dompet perangkat keras Bitcoin.

Namun, semua inisiatif ini bertentangan dengan saran Amodei yang mengusulkan pengawasan lebih besar dalam pengembangan AI. Dalam surat kepada investor untuk kuartal kedua 2026, Dorsey menyatakan bahwa memiliki model AI tidak penting bagi perusahaan, dan bahwa “bertaruh pada satu laboratorium berarti mewarisi batasannya.”

Potensi Dampak pada Block

Jika saran Amodei diterapkan oleh semua laboratorium AI terkemuka di negara-negara demokratis, Block mungkin akan memiliki lebih sedikit opsi, dan model AI yang digunakannya bisa datang lebih lambat dengan pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, pembatasan yang diusulkan dapat merugikan pengembangan ekonomi agensi dan semua pihak yang membangun jalur pembayaran di atasnya, termasuk Block.

Inisiatif Block, Spiral, berfokus pada menjadikan Bitcoin sebagai mata uang yang diinginkan di seluruh dunia, sementara saran Amodei tampaknya lebih mendukung pembayaran crypto dan stablecoin yang lebih terpusat. Meskipun demikian, Cash App kini juga mendukung stablecoin, menunjukkan bahwa Block mungkin mempertimbangkan opsi lebih luas dalam perdagangan agensi.

Block juga terlibat dalam berbagai inisiatif global untuk mempromosikan pembayaran BTC dan berpartisipasi dalam upaya Universal Commerce Protocol yang dipimpin oleh Google dan Shopify. Menariknya, pada tahun 2025, Block, OpenAI, dan Anthropic mendirikan Agentic AI Foundation, sebuah organisasi yang bertujuan mengembangkan proyek sumber terbuka yang memanfaatkan sistem otonom.

Kesimpulan

Dengan demikian, saran Amodei dapat memperlambat kemajuan Block dan merugikan pelanggan serta investor. Dorsey menekankan bahwa AI membantu perusahaan bergerak lebih cepat dan meningkatkan kualitas produk. Saham Block mengalami kenaikan 22% tahun ini, meskipun perusahaan harus memotong lebih dari 4.000 pekerjaan, mengurangi tenaga kerjanya hampir setengahnya.