Adopsi Cryptocurrency Meningkat di Jerman, Sementara Inggris Tertinggal, Menurut Peneliti CoinShares

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Perkembangan Adopsi Cryptocurrency di Jerman dan Inggris

Adopsi cryptocurrency di Jerman menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama melalui kantor keluarga dan manajer kekayaan. Sementara itu, pasar cryptocurrency yang berfokus pada ritel di Inggris masih berada dalam tahap awal. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari CoinShares, Luke Nolan.

Adopsi di Jerman

Menurut Nolan, adopsi cryptocurrency di Jerman, khususnya di kalangan investor muda, menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Mereka cenderung menginvestasikan kekayaan warisan mereka dalam aset digital. Dalam wawancaranya dengan Cointelegraph pada acara Chain Reaction, Nolan menyatakan bahwa Inggris “masih sangat tertinggal” dalam hal adopsi cryptocurrency.

Ia menambahkan bahwa Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) Inggris baru saja mencabut larangan terhadap produk yang diperdagangkan di bursa crypto kurang dari setahun yang lalu, sehingga pasar aset digital di Inggris masih dalam tahap awal. Sebelumnya, regulator tersebut melarang produk ini untuk peserta ritel pada Januari 2021.

Statistik dan Otorisasi di Jerman

Jerman kini memiliki 89 penyedia layanan aset crypto berlisensi, yang mencakup 25,5% dari perusahaan yang terdaftar dalam Pasar dalam Aset Crypto (MiCA) Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA), yang diperbarui pada hari Rabu. Sebagai ekonomi terbesar di Uni Eropa, Jerman juga menjadi pemimpin dalam otorisasi MiCA pada bulan Juni, dengan 57 perusahaan crypto yang telah diotorisasi.

Minat Bank Terhadap Cryptocurrency

Tren adopsi ini menarik perhatian bank-bank terbesar di Jerman. Deutsche Bank, bank terbesar di negara tersebut, mengungkapkan bahwa mereka sedang menunggu persetujuan regulasi untuk meluncurkan solusi kustodi crypto bagi klien institusional di Eropa, dengan lisensi yang diharapkan pada bulan Oktober. Sementara itu, Landesbank Baden-Württemberg, bank federal terbesar Jerman, akan mulai menawarkan solusi kustodi crypto pada bulan April 2024 setelah menjalin kemitraan dengan Bitpanda, sebuah perusahaan yang berbasis di Austria.

Regulasi di Inggris

Di Inggris, FCA baru-baru ini mengeluarkan panduan akhir yang menjelaskan kapan aktivitas crypto mungkin memerlukan otorisasi di bawah rezim regulasi yang akan datang. Regulator tersebut akan membuka aplikasi lisensi pada 30 September, dengan batas waktu 28 Februari 2027 bagi perusahaan yang ingin mendapatkan pengaturan transisi sebelum rezim baru mulai berlaku pada 25 Oktober 2027.

Pada hari Kamis, FCA juga mengumumkan bahwa mereka telah mengirimkan surat penghentian kepada tiga lokasi di London yang dicurigai memfasilitasi perdagangan crypto peer-to-peer ilegal.

Parlemen Inggris telah menyetujui regulasi yang membawa aset digital ke dalam lingkup regulasi FCA pada bulan Februari dan menyelesaikan paket aturan serta panduan pada bulan Juni.