Polisi Brasil Menyita $1 Miliar dalam Aset Terkait Kasus Pencucian Uang Narkoba yang Terhubung dengan Cryptocurrency

14 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Operasi Nasional Brasil Melawan Jaringan Narkoba

Brasil telah meluncurkan operasi nasional yang menargetkan jaringan perdagangan narkoba transnasional dan pencucian uang yang diduga menggunakan broker cryptocurrency, perusahaan cangkang, serta aset mewah untuk menyembunyikan hingga R$1 miliar dalam hasil ilegal. Menurut Polisi Federal Brasil, pada hari Kamis, petugas melaksanakan Operasi Commodity di empat negara bagian, mengeksekusi 13 surat perintah penangkapan dan 44 surat perintah pencarian serta penyitaan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap organisasi kriminal yang diduga terlibat dalam perdagangan kokain internasional dan pencucian uang skala besar.

Detail Operasi dan Penangkapan

Operasi ini merupakan bagian dari Misi Redentor II dan didukung oleh Integrated Force to Combat Organized Crime (FICCO) di São Paulo dan Minas Gerais. Pihak berwenang menyatakan bahwa sembilan orang telah ditangkap selama aksi tersebut. Pengadilan Brasil juga memerintahkan penyitaan aset dan pembekuan properti senilai hingga R$1 miliar yang dimiliki oleh individu dan perusahaan yang sedang diselidiki.

Metode Penyembunyian dan Jaringan Internasional

Menurut penyelidik, jaringan kriminal tersebut membangun rantai logistik internasional dengan hubungan di seluruh Amerika Selatan, Eropa, dan Asia untuk mengekspor kokain melalui laut ke tujuan di Eropa. Organisasi tersebut mengirim sekitar 6,5 ton metrik kokain ke beberapa negara Eropa sejak tahun 2021. Pihak berwenang juga menyatakan bahwa jaringan tersebut mempertahankan hubungan operasional dengan dua organisasi kriminal yang aktif di Brasil.

Penggunaan Cryptocurrency dalam Pencucian Uang

Penyelidikan lebih lanjut mengklaim bahwa kelompok tersebut mengandalkan beberapa metode untuk menyembunyikan aktivitas keuangannya setelah pengiriman narkoba menghasilkan hasil. Selain perusahaan cangkang, barang mewah, dan real estat, penyelidik mengidentifikasi penggunaan broker cryptocurrency sebagai salah satu mekanisme yang diduga digunakan untuk menyamarkan kepemilikan dan memindahkan dana ilegal. Pihak berwenang Brasil tidak mengidentifikasi cryptocurrency yang terlibat atau menentukan apakah bursa terpusat atau broker cryptocurrency over-the-counter berpartisipasi dengan pengetahuan dalam transaksi tersebut.

Metode Penyembunyian Narkoba

Penyelidik juga menjelaskan bagaimana kokain disembunyikan sebelum diekspor. Menurut Polisi Federal, para pengedar diduga menyembunyikan narkoba di dalam kantong kopi, semen, dan mortir, serta menggunakan perubahan kimia untuk membuat deteksi selama pemeriksaan bea cukai menjadi lebih sulit. Para tersangka diharapkan menghadapi tuduhan termasuk partisipasi dalam organisasi kriminal transnasional, perdagangan narkoba internasional, dan pencucian uang, di samping pelanggaran tambahan yang terungkap seiring berlanjutnya penyelidikan.

Penegakan Hukum Global dan Cryptocurrency

Meskipun pihak berwenang menggambarkan cryptocurrency hanya sebagai salah satu bagian dari operasi pencucian uang yang diduga, kasus ini mengikuti serangkaian penyelidikan terbaru di mana aset digital muncul bersamaan dengan saluran keuangan konvensional yang digunakan untuk memindahkan hasil kriminal. Awal bulan ini, Badan Penyidikan Federal Pakistan membentuk unit penyelidikan cryptocurrency khusus untuk menyelidiki dugaan penggunaan aset digital dalam pencucian uang, pendanaan terorisme, dan kejahatan keuangan lainnya.

Insiden Selama Operasi

Selama operasi pada hari Kamis, Polisi Federal menyatakan satu tersangka tewas setelah melawan penangkapan di kotamadya Igaratá di negara bagian São Paulo. Menurut agensi, individu tersebut membuka tembakan ke arah petugas yang melayani surat perintah penangkapan. Polisi membalas tembakan, dan tersangka terluka sebelum menerima pertolongan pertama. Pihak berwenang menyatakan bahwa ia kemudian meninggal akibat luka-lukanya. Polisi Federal menambahkan bahwa tidak ada petugas yang terluka selama insiden tersebut.

Kesimpulan

Penyelidikan masih berlangsung saat pihak berwenang terus memeriksa rute perdagangan yang diduga, struktur keuangan, dan koneksi lintas batas kelompok tersebut sambil mengejar bukti tambahan terkait jaringan pencucian yang dicurigai.