Regulasi Crypto 2026: Apa yang Terjadi di Rusia?

8 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Rusia Menuju Regulasi Cryptocurrency Komprehensif

Pada April, Rusia mengajukan rancangan undang-undang (RUU) komprehensif untuk mengatur mata uang digital, menandai pergeseran menuju kerangka kerja cryptocurrency yang terstruktur penuh setelah bertahun-tahun langkah-langkah parsial. Setelah beberapa tahun menerapkan langkah-langkah yang ditargetkan—mengakui cryptocurrency sebagai properti, melegalkan mining, dan meluncurkan eksperimen terbatas oleh Bank Sentral—Rusia bergerak menuju regulasi pasar cryptocurrency yang komprehensif.

RUU tersebut mendefinisikan konsep-konsep kunci seperti “mata uang digital,” “aset keuangan digital,” “hak digital asing,” “akun digital,” “penambangan mata uang digital,” “pool penambangan,” dan lainnya. RUU juga menentukan pihak-pihak yang dapat menyelenggarakan sirkulasi mata uang digital dan hak-hak digital.

Akses dan Perdagangan Cryptocurrency

Mulai 1 Juli 2026, individu dan perusahaan dapat membeli cryptocurrency secara legal, tetapi hanya melalui perantara berlisensi seperti bursa terdaftar, broker, dan trustee. Penggunaan wajib perantara ini dimulai sepenuhnya pada 1 Juli 2027.

Hanya cryptocurrency besar yang memenuhi syarat untuk perdagangan publik, dengan kapitalisasi pasar rata-rata di atas $55–60 miliar (setara dengan 5 triliun rubel). Pembayaran dengan cryptocurrency di Rusia tetap dilarang, tetapi bisnis dapat menggunakan cryptocurrency untuk penyelesaian perdagangan internasional.

Sistem depository digital akan dibuat untuk menyimpan dan mencatat aset cryptocurrency, beroperasi serupa dengan akun sekuritas. Warga negara Rusia harus membeli cryptocurrency melalui platform berlisensi, dengan aset disimpan dalam akun digital resmi.

Investor non-qualified harus lulus tes, menerima pengungkapan risiko, dan mungkin menghadapi batas tahunan. Investor qualified menghadapi pembatasan yang lebih sedikit. Penarikan hanya diizinkan ke platform luar negeri berlisensi, bukan dompet pribadi. Otoritas juga dapat memberlakukan batas atau memblokir aliran sepenuhnya.

Penambangan dan Perdagangan P2P

Penambangan legal diizinkan untuk bisnis terdaftar dan individu tertentu dalam batas konsumsi energi. Orang-orang dengan catatan kriminal serius dikecualikan. Perdagangan cryptocurrency peer-to-peer (P2P), yang saat ini umum di Rusia, akan secara bertahap dibatasi.

Bisnis bursa cryptocurrency harus mendaftar jika volume transaksi bulanan mereka melebihi sekitar $38.000 (3,5 juta rubel). Hanya entitas Rusia yang dapat beroperasi secara legal, di bawah pengawasan ketat Bank Sentral.

Penggunaan Internasional dan Pengawasan

Perusahaan dan pengusaha dapat menggunakan cryptocurrency untuk transaksi internasional tanpa memerlukan rezim eksperimental khusus. Mereka juga dapat membeli cryptocurrency secara domestik untuk tujuan ini, menjadikan perdagangan internasional sebagai kasus penggunaan paling fleksibel berdasarkan hukum baru.

Otoritas dapat memasukkan cryptocurrency tertentu ke dalam daftar hitam, terutama yang dirancang untuk anonimitas. Perantara berlisensi harus memantau transaksi untuk mendeteksi tautan kriminal, selaras dengan standar anti-pencucian uang (AML) internasional seperti FATF travel rule.

Pembuatan cryptocurrency baru di Rusia dilegalkan, tetapi RUU belum mendefinisikan aturan terperinci atau prosedur lisensi.

Konsekuensi Hukum dan Perpajakan

Pelanggaran membawa konsekuensi serius. Cryptocurrency secara resmi diperlakukan sebagai properti, berarti pencurian atau penipuan dapat dituntut. Pajak akan dikenakan pada selisih antara pendapatan dan biaya pembelian, tanpa kompensasi kerugian. Transaksi akan dikecualikan dari pajak pertambahan nilai (PPN), dan pelaporan akan menjadi wajib.

Pendapatan dari penambangan dan pembelian serta penjualan cryptocurrency tunduk pada pajak penghasilan pribadi. Perlindungan hukum untuk cryptocurrency yang dipegang di Rusia memerlukan pengungkapan pajak.

Penyelarasan dengan Standar Global

RUU ini menggantikan aturan yang terfragmentasi dengan sistem terpadu, menyelaraskan Rusia dengan tren regulasi global seperti MiCA Uni Eropa. Berbeda dengan wilayah seperti Amerika Serikat yang masih kekurangan kerangka kerja tunggal, Rusia bergerak menuju pengawasan cryptocurrency terpusat dan terkontrol ketat.