Regulasi Terfragmentasi Menghambat Adopsi Stablecoin dalam Keuangan Internasional, Menurut Kepala WTO

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Potensi Stablecoin dalam Pembiayaan Perdagangan

Stablecoin memiliki potensi untuk mengurangi gesekan dalam pembiayaan perdagangan, namun rezim regulasi yang terfragmentasi membatasi adopsi mereka hanya sebesar 3% dari total pembayaran global, menurut Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Pernyataan Juan Marchetti

Juan Marchetti, Direktur Divisi Perdagangan Jasa dan Investasi di WTO, menyatakan bahwa

“kendala utama bukanlah teknologi, melainkan regulasi dan kurangnya pengembangan kerangka regulasi yang jelas.”

Pernyataan ini disampaikan dalam pidato pada hari Senin di Jenewa, saat peluncuran studi WTO mengenai peran stablecoin dalam perdagangan global.

Data dari Financial Stability Board

Marchetti mengutip laporan dari Financial Stability Board yang dirilis pada Oktober 2025, yang menunjukkan bahwa hanya 39% dari 28 yurisdiksi yang disurvei telah menyelesaikan kerangka regulasi untuk stablecoin. Ia menambahkan bahwa meskipun stablecoin dapat mengatasi beberapa masalah utama dalam pembiayaan perdagangan, saat ini kontribusi mereka terhadap total pembayaran internasional masih sangat rendah, yaitu hanya 3% akibat regulasi yang tidak konsisten.

Masalah yang Dapat Diatasi dengan Stablecoin

Laporan WTO juga mengidentifikasi lima masalah utama yang dapat diatasi dengan adopsi stablecoin, antara lain:

  • Biaya tinggi
  • Kecepatan transaksi yang rendah
  • Akses yang terbatas
  • Transparansi yang kurang
  • Batasan dalam valuta asing

Selain itu, laporan tersebut mencatat bahwa penggunaan stablecoin dalam pembayaran lintas batas telah meningkat 35 kali lipat antara tahun 2020 dan pertengahan 2024.

Sumber Informasi

Sumber: Cointelegraph/WTO. Terkait: Metaplanet mengurangi kumpulan saham Seri 10 sebesar 41% dan merencanakan anak perusahaan di Hong Kong. Dapatkan lebih banyak informasi dari Cointelegraph di Google dan tambahkan Cointelegraph sebagai sumber pilihan untuk pencarian Google.