Peringatan Senator Elizabeth Warren Mengenai RUU CLARITY
Senator Elizabeth Warren (D-MA) telah mengeluarkan peringatan tegas mengenai RUU CLARITY yang baru diusulkan pada hari Rabu. Ia berargumen bahwa dukungan dari pendiri FTX yang terpuruk, Sam Bankman-Fried, seharusnya menjadi sinyal bahaya bagi para pembuat undang-undang.
Pertukaran ini terjadi di platform X (sebelumnya Twitter), di mana Bankman-Fried, yang saat ini menjalani hukuman penjara selama 25 tahun karena penipuan, memposting pesan yang memuji legislasi tersebut dan memberikan kredit kepada Gedung Putih.
Kritik Terhadap Dukungan Bankman-Fried
Senator Warren, yang merupakan kritikus lama industri cryptocurrency, tidak membuang waktu untuk menyoroti dukungan dari seorang penjahat yang dihukum sebagai bukti potensi bahaya dari RUU tersebut. “Sam Bankman-Fried, penipu yang mencuri setidaknya $8 miliar dari pelanggan melalui bursa kriptonya, baru saja mendukung RUU CLARITY,” tulis Warren. “Ini seharusnya membunyikan alarm.”
Ia menekankan bahwa kerangka regulasi harus memprioritaskan keselamatan konsumen di atas pertumbuhan industri. “Setiap RUU yang mengatur pasar kripto harus melindungi investor, sistem keuangan kita, dan pembayar pajak Amerika,” tambah Warren.
Kontroversi dan Tanggapan Bankman-Fried
Kontroversi dimulai ketika akun Bankman-Fried memposting dukungan penuh terhadap RUU tersebut, menganggapnya sebagai kemenangan melawan Securities and Exchange Commission (SEC). “RUU CLARITY akan menjadi tonggak besar bagi kripto dan pencapaian besar bagi SBF,” tulis Bankman-Fried.
Ia melanjutkan untuk mengulangi keluhannya yang sudah lama terhadap Ketua SEC Gary Gensler, menyarankan bahwa penuntutannya bermotivasi politik akibat upaya lobi regulasinya. “Saya sedang memperjuangkan RUU serupa untuk mengeluarkan kripto dari tangan Gensler ketika Gensler membantu DOJ Biden memasukkan saya ke penjara,” klaim Bankman-Fried.