Anggota Parlemen Kanada Memajukan RUU untuk Melarang Sumbangan Cryptocurrency dalam Pemilihan Politik

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Larangan Sumbangan Cryptocurrency di Kanada

Kanada telah memajukan sebuah RUU untuk melarang sumbangan cryptocurrency dalam pemilihan federal, dengan tujuan memperketat kontrol terhadap pendanaan politik. Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Kanada, RUU C-25, yang dikenal sebagai Undang-Undang Pemilihan yang Kuat dan Bebas, telah melewati pembacaan kedua pada hari Jumat. Hal ini memungkinkan anggota parlemen untuk mengirimkan proposal tersebut ke komite untuk tinjauan mendalam dan kemungkinan amandemen.

Isi RUU C-25

Diajukan pada 26 Maret, RUU ini akan melarang partai politik dan kandidat menerima kontribusi dalam bentuk cryptocurrency. Regulator mengidentifikasi aset digital sebagai celah dalam aturan pendanaan kampanye yang ada. Anggota parlemen yang mendukung langkah ini mengaitkan pembatasan tersebut dengan kekhawatiran mengenai verifikasi sumber dana dan penegakan batas kontribusi sesuai hukum yang berlaku.

Proses Selanjutnya

Belum ada jadwal yang ditetapkan untuk tahap komite, sehingga kemajuan lebih lanjut tergantung pada penjadwalan parlemen. Keputusan untuk membatasi penggunaan cryptocurrency dalam pemilihan ini sejalan dengan upaya untuk mendefinisikan bagaimana aset digital berintegrasi dalam sistem keuangan. Regulator telah bekerja pada kerangka pengawasan untuk stablecoin yang akan memperluas peran bank sentral, sambil menyempurnakan aturan terkait penyimpanan, dana investasi, dan praktik penyimpanan.

Pandangan Perdana Menteri dan Kebijakan Regulator

Arahan kebijakan telah terbentuk di bawah Perdana Menteri Mark Carney, yang sebelumnya menyatakan skeptisisme terhadap cryptocurrency. Meskipun demikian, otoritas Kanada terus membangun pendekatan regulasi yang terstruktur, memisahkan integrasi sistem keuangan dari penggunaan politik di mana batasan yang lebih ketat kini diusulkan.

Perdebatan Internasional

Perdebatan mengenai pendanaan politik yang terkait dengan cryptocurrency juga meningkat di luar Kanada, dengan kekhawatiran serupa muncul di yurisdiksi lain. Di Inggris,

Komite Gabungan tentang Strategi Keamanan Nasional memperingatkan dalam laporan 18 Maret bahwa sumbangan cryptocurrency menimbulkan risiko terhadap transparansi dan keamanan nasional karena kesulitan dalam melacak asal-usulnya.

Komite Inggris meminta penghentian segera terhadap sumbangan semacam itu sampai aturan yang lebih jelas diperkenalkan, mengutip kemungkinan aktor asing berusaha mempengaruhi hasil politik. Anggota parlemen juga mengusulkan ambang pengungkapan yang lebih ketat dan sanksi yang lebih kuat terkait pelanggaran pendanaan asing.