Kapan Pemerintah Kerajaan Bhutan Akan Berhenti Menjual Bitcoin?

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Pemerintah Kerajaan Bhutan dan Penjualan Bitcoin

Pemerintah Kerajaan Bhutan terus mengurangi kepemilikan Bitcoin-nya, menimbulkan pertanyaan tentang seberapa lama aktivitas penjualan negara ini akan berlanjut setelah berbulan-bulan aliran keluar yang stabil dari dompet yang terkait dengan negara. Menurut laporan, Bhutan telah menjual lebih dari $200 juta dalam bentuk Bitcoin sejak awal tahun 2026. Kerajaan ini kini memiliki sekitar 3.400 hingga 3.800 BTC, yang bernilai sekitar $263 juta hingga $272 juta, tergantung pada harga pasar dan estimasi pelacakan dompet.

Operasi Penambangan dan Penjualan Bitcoin

Posisi Bitcoin Bhutan dibangun melalui operasi penambangan yang didukung negara, yang memanfaatkan sumber daya tenaga hidroelektriknya. Pada puncaknya di akhir tahun 2024, kepemilikan negara ini diperkirakan hampir mencapai 13.000 BTC. Sejak saat itu, lebih dari 70% dari saldo tersebut telah dipindahkan melalui transfer berulang. Data on-chain menunjukkan Bhutan telah menjual sekitar 9.579 BTC sejak kepemilikan puncaknya tercatat. Transfer terbaru melibatkan 100 BTC, yang bernilai hampir $7,8 juta, berpindah dari dompet yang terkait dengan pemerintah.

“Penjualan tersebut tidak muncul sebagai likuidasi besar tunggal. Sebaliknya, Bhutan telah memindahkan Bitcoin dalam kelompok yang lebih kecil, sering kali bernilai antara $5 juta dan $10 juta.”

Beberapa transfer telah pergi ke dompet yang terkait dengan bursa, perusahaan perdagangan, meja OTC, dan alamat yang tidak terlabel. Pola ini menunjukkan strategi penjualan yang terkelola daripada keluar dari pasar secara tiba-tiba. Transaksi yang lebih kecil dapat mengurangi kemungkinan gangguan harga yang tajam sambil memungkinkan pemerintah untuk secara bertahap mengubah Bitcoin menjadi uang tunai atau aset lainnya.

Kepemilikan Bitcoin yang Tidak Biasa

Kepemilikan Bitcoin Bhutan tidak biasa di antara pemerintah karena ditambang daripada disita melalui tindakan penegakan hukum. Negara ini menggunakan kelebihan tenaga hidro untuk mendukung operasi penambangan melalui lembaga investasi kedaulatannya. Strategi tersebut membantu Bhutan membangun salah satu posisi Bitcoin pemerintah terbesar yang diketahui. Namun, data dompet sekarang menunjukkan sedikit bukti aliran masuk penambangan baru selama lebih dari setahun. Kurangnya aliran masuk baru menunjukkan bahwa aktivitas penambangan telah melambat tajam atau bahkan berhenti.

Tanpa produksi baru yang menggantikan koin yang dijual, setiap transfer mengurangi cadangan Bitcoin yang tersisa di negara tersebut. Keuntungan yang direalisasikan Bhutan dari Bitcoin diperkirakan lebih dari $750 juta. Karena koin tersebut ditambang menggunakan tenaga hidro domestik, biaya dasarnya mungkin jauh lebih rendah daripada pembelian di pasar terbuka.

Proyeksi dan Kebijakan Masa Depan

Dengan kecepatan saat ini, analis memperkirakan bahwa Bitcoin yang tersisa di Bhutan dapat habis sekitar bulan Oktober 2026. Proyeksi tersebut mengasumsikan pemerintah terus menjual dengan laju terbaru dan tidak memulai kembali operasi penambangan besar.

Garis waktu akhir dapat berubah jika harga Bitcoin naik, penjualan melambat, atau pihak berwenang memutuskan untuk mempertahankan sebagian dari cadangan yang tersisa. Perubahan kebijakan juga dapat meninggalkan Bhutan dengan posisi Bitcoin strategis yang lebih kecil daripada keluar sepenuhnya. Untuk saat ini, aktivitas dompet menunjukkan monetisasi yang berkelanjutan, tetapi pemerintah belum mengeluarkan penjelasan publik yang rinci tentang rencana Bitcoin jangka panjangnya.