Dukungan Komunitas Bitcoin untuk Melindungi Koin Satoshi yang Tidak Tersentuh

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Perdebatan Kepemilikan Bitcoin Satoshi Nakamoto

Pengembang Bitcoin dan pendukung cryptocurrency kembali memperdebatkan bagaimana jaringan harus menangani kepemilikan Bitcoin yang dimiliki oleh Satoshi Nakamoto. Diskusi ini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kekhawatiran tentang komputasi kuantum, yang menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan alamat Bitcoin lama di masa depan.

Kekhawatiran Keamanan dan Kepemilikan

Alex Thorn, kepala penelitian di Galaxy Digital, menyatakan bahwa banyak pengembang dan pendukung Bitcoin sepakat bahwa koin asli Satoshi harus tetap tidak tersentuh. Ia mengungkapkan bahwa ia telah membahas risiko kuantum dan keamanan Bitcoin dengan beberapa pelaku pasar di Las Vegas. Thorn menekankan bahwa kekhawatiran utama bukan hanya tentang keamanan teknis, tetapi juga berkaitan dengan aturan kepemilikan Bitcoin. Ia menyatakan,

“Koin Satoshi tidak boleh disentuh.”

Risiko Alamat Bitcoin Lama

Perdebatan ini berfokus pada alamat Bitcoin Pay-to-Public-Key yang lebih awal. Alamat-alamat ini menggunakan struktur yang lebih tua dan mungkin menjadi lebih rentan jika komputer kuantum yang kuat dapat memecahkan kriptografi saat ini di masa depan. Beberapa pengguna khawatir bahwa koin Satoshi bisa menjadi target besar. Namun, Thorn menggambarkan risikonya lebih rendah daripada yang diperkirakan banyak orang. Ia mencatat bahwa koin Satoshi diperkirakan tersebar di sekitar 22.000 alamat, dengan banyak di antaranya memegang 50 BTC masing-masing. Struktur ini akan membuat serangan besar menjadi lebih sulit untuk dilaksanakan.

Implikasi Jika Koin Satoshi Berpindah Tangan

Selain itu, kekhawatiran utama adalah apa yang akan terjadi jika koin Satoshi berpindah tangan atau dicuri. Peristiwa semacam itu kemungkinan akan menciptakan kepanikan, mengingat koin tersebut telah tetap tidak tersentuh sejak tahun-tahun awal Bitcoin. Thorn berargumen bahwa pasar Bitcoin telah berhasil menangani penjualan besar di masa lalu. Ia menyarankan bahwa banyak pengguna Bitcoin mungkin lebih memilih untuk mengalami penurunan nilai yang signifikan daripada menyetujui tindakan paksa terhadap dompet yang terkait dengan Satoshi. Ia mengatakan,

“Menderita penurunan 50%”

mungkin menjadi pengorbanan yang dapat diterima demi menjaga hak kepemilikan Bitcoin tetap utuh.

Upaya Perlindungan Terhadap Risiko Kuantum

Dukungan untuk membiarkan koin Satoshi tetap tidak tersentuh tidak berarti komunitas mengabaikan risiko komputasi kuantum. Pengembang terus mempelajari alat pasca-kuantum yang mungkin membantu melindungi pengguna Bitcoin jika risiko tersebut menjadi lebih nyata. Pengguna aktif, perusahaan, bursa, dan kustodian juga dapat memindahkan dana mereka ke jenis alamat yang lebih baru jika diperlukan. Hal ini membuat dompet besar yang aktif lebih mudah dilindungi dibandingkan dengan koin yang tidak aktif, yang pemiliknya mungkin tidak akan pernah kembali.