Tiga Megabank Jepang Targetkan Peluncuran Stablecoin Yen Bersama pada Maret 2027

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Rencana Transaksi Stablecoin oleh Tiga Bank Jepang

MUFG Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, dan Mizuho Bank berencana untuk memulai transaksi langsung dengan stablecoin yang diterbitkan secara bersama selama tahun anggaran 2026, yang berakhir pada Maret 2027. Ketiga bank tersebut telah menandatangani memorandum untuk membentuk dewan sukarela yang akan mempersiapkan kerangka operasional dan tata kelola. Proyek ini mengikuti pilot regulasi yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan Jepang (FSA).

Struktur Penerbitan Stablecoin

Bank-bank tersebut akan menerbitkan stablecoin melalui perjanjian trust, di mana mereka akan bertindak sebagai penyetor bersama, sementara bank trust atau lembaga serupa akan berfungsi sebagai wali. Struktur ini bertujuan untuk memungkinkan bank-bank tersebut berbagi satu kerangka penerbitan alih-alih mengembangkan token terpisah. Pernyataan resmi tidak memberikan rincian mengenai ukuran penerbitan token, jaringan blockchain, syarat akses ritel, atau tanggal peluncuran yang tepat.

“Ketiga bank akan mempercepat inisiatif mereka,”

demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Fokus Dewan dan Infrastruktur

Dewan yang dibentuk akan memeriksa infrastruktur penerbitan, desain sistem, tata kelola, dan proses operasional. Selain itu, dewan juga akan meninjau hukum Jepang dan kondisi pasar sebelum transaksi langsung dimulai. MUFG, SMBC, dan Mizuho akan membentuk dewan terlebih dahulu, dan kelompok ini mungkin kemudian bekerja sama dengan lembaga keuangan lain serta perusahaan terkait yang ingin bergabung dengan kerangka stablecoin.

Tujuan dan Dukungan FSA

Bank-bank tersebut bertujuan untuk mendukung berbagai penggunaan pembayaran, bukan hanya satu uji coba terbatas. Namun, mereka belum menyebutkan pengguna komersial pertama atau mengonfirmasi apakah transaksi awal akan fokus hanya pada pembayaran korporat. FSA mendukung bukti konsep yang direncanakan pada November 2025, yang akan memeriksa penerbitan stablecoin bersama dan pembayaran lintas batas yang melibatkan kantor Mitsubishi Corporation di Jepang dan luar negeri. Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corporation akan menangani struktur penerbitan berbasis trust yang direncanakan, sementara Progmat akan menyediakan infrastruktur blockchain. Ketiga bank juga akan mengembangkan persyaratan dan standar penilaian.

Kepatuhan Hukum dan Perlindungan Pengguna

Pilot ini juga akan meninjau kepatuhan hukum dan perlindungan pengguna. Undang-Undang Layanan Pembayaran Jepang memungkinkan stablecoin beroperasi sebagai instrumen pembayaran elektronik yang diatur, asalkan penerbit memenuhi struktur dan aturan cadangan yang diperlukan. Proyek bank bersama ini memasuki pasar yang sudah mencakup rencana token yen yang diatur lainnya. JPYC telah meluncurkan stablecoin yang didukung yen pada Oktober 2025, sementara SBI Holdings dan Startale juga telah mempersiapkan stablecoin yen institusional.

Dukungan dari Partai Demokrat Liberal

Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang telah menyerukan penggunaan yang lebih luas dari stablecoin yen, deposito yang ter-tokenisasi, dan penyelesaian sepanjang waktu. Rencana ini juga mendukung aturan yang lebih jelas untuk pembayaran pajak, gaji, dan penggunaan korporat. Proyek tiga bank ini dapat menambah jalur penyelesaian bersama untuk klien korporat besar, dan kemajuannya akan bergantung pada desain akhir dewan, tinjauan regulasi, serta koneksi dengan sistem pembayaran yang ada.