Advokat Cryptocurrency di Inggris Luncurkan Kampanye Melawan Bank yang Memblokir Transfer ke Pertukaran

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Stand With Crypto UK Menentang Pembatasan Bank

Stand With Crypto UK mengungkapkan bahwa bank-bank di Inggris membatasi akses ke pertukaran yang telah terdaftar dan diatur, meskipun para pembuat kebijakan berupaya menjadikan negara ini sebagai pusat inovasi aset digital. Organisasi ini mendesak 286.000 anggotanya untuk menantang kebijakan bank-bank Inggris yang membatasi transfer ke pertukaran cryptocurrency. Mereka berargumen bahwa pembatasan umum pada transaksi ke platform yang diatur menghalangi akses masyarakat terhadap aset digital.

Kampanye dan Laporan Terkait

Kampanye ini merujuk pada laporan dari UK Cryptoassets Business Council yang menunjukkan bahwa 40% transaksi cryptocurrency diblokir atau dibatasi oleh bank-bank di Inggris. Kelompok ini menekankan bahwa banyak dari pembatasan tersebut diterapkan pada transfer yang melibatkan pertukaran yang terdaftar di Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) dan tidak mempertimbangkan profil risiko masing-masing pelanggan. Laporan tersebut mencatat bahwa satu pertukaran mengalami hampir 1 miliar pound Inggris dalam transaksi yang ditolak selama satu tahun akibat penolakan dari bank, sementara 80% platform yang disurvei melaporkan peningkatan jumlah transfer yang diblokir atau dibatasi.

Alat untuk Mengajukan Keluhan

Stand With Crypto juga menyediakan alat di situs webnya yang memungkinkan anggotanya untuk mengajukan keluhan, menghasilkan surat yang menantang batasan transfer tersebut. Tanggapan dari bank diharapkan dapat memberikan informasi untuk langkah selanjutnya dalam kampanye ini. Slogan kampanye ini adalah “Uang Anda. Pilihan Anda.”

Pernyataan CEO ClearBank

Mark Fairless, CEO ClearBank, menyatakan kepada Cointelegraph bahwa bank seharusnya menerapkan pendekatan berbasis risiko terhadap pembayaran terkait cryptocurrency, bukan memberlakukan pembatasan yang luas di seluruh sektor. “Intervensi harus ditargetkan dan proporsional, karena pembatasan yang luas dapat merusak persaingan dan kemampuan perusahaan yang diatur untuk beroperasi secara efektif di Inggris,” ungkap Fairless.

Regulasi Stablecoin dan Inisiatif Aset Digital

Kampanye ini muncul di tengah upaya regulator untuk mengembangkan kerangka kerja di Inggris terkait stablecoin. Pada awal Mei, sebuah komite House of Lords memeriksa regulasi stablecoin yang diusulkan, dengan para pembuat undang-undang mempertanyakan eksekutif industri mengenai risiko bank-run, kontrol anti-pencucian uang, dan dampak potensial stablecoin terhadap perbankan tradisional. Di akhir bulan itu, Bank of England menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan kembali batasan yang diusulkan pada kepemilikan stablecoin dan persyaratan cadangan saat meninjau kerangka kerjanya untuk stablecoin yang dinyatakan dalam pound.

Tinjauan ini dilakukan saat regulator berupaya mendukung pertumbuhan pasar stablecoin domestik sambil membatasi potensi risiko terhadap pendanaan bank dan stabilitas keuangan, mengingat stablecoin non-dolar saat ini hanya menyumbang sebagian kecil dari total kapitalisasi pasar global. Pada bulan Juni, sebuah komite House of Lords menyatakan bahwa beberapa persyaratan stablecoin yang diusulkan, termasuk aturan cadangan dan kepemilikan, dapat membatasi kelayakan token yang dinyatakan dalam pound. Komite tersebut mendesak regulator untuk menghindari langkah-langkah yang dapat menghambat pertumbuhan sektor ini sambil menyelesaikan kerangka kerja stablecoin di negara tersebut.

Inisiatif Aset Digital yang Lebih Luas

Selain stablecoin, regulator juga telah memajukan inisiatif aset digital yang lebih luas. Pada bulan Mei, bank sentral mengusulkan untuk memperpanjang jam operasional infrastruktur penyelesaian negara untuk mendukung pasar yang ter-tokenisasi, sementara Otoritas Perilaku Keuangan mengusulkan pada 8 Juni untuk memungkinkan dana investasi yang berfokus pada ritel tertentu untuk mengalokasikan hingga 10% dari portofolio mereka ke produk yang diperdagangkan di bursa cryptocurrency.