Anggota Legislatif AS Usulkan Pembentukan Tim Tugas Federal untuk Memerangi Kejahatan Cryptocurrency

1 hari yang lalu
2 menit baca
5 tampilan

Pengantar

Anggota legislatif AS telah memperkenalkan undang-undang untuk membentuk tim tugas federal yang akan fokus pada pencurian cryptocurrency, penipuan, dan penyelidikan peretasan. Usulan ini muncul setelah warga Amerika melaporkan kerugian terkait cryptocurrency yang mencapai lebih dari $11 miliar dalam setahun terakhir. Jika disetujui, langkah ini akan menciptakan kerangka pelaporan dan penegakan yang terkoordinasi di berbagai lembaga federal.

Detail Undang-Undang

Anggota legislatif dari berbagai partai memperkenalkan Federal Cryptocurrency Theft Enforcement and Coordination Act di Kongres. Usulan ini bertujuan untuk membentuk tim tugas yang dipimpin oleh jaksa agung, dengan partisipasi pejabat dari Departemen Kehakiman, FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Departemen Keuangan. RUU ini muncul setelah lonjakan tajam dalam keluhan terkait cryptocurrency di seluruh Amerika Serikat.

Menurut Laporan Kejahatan Internet FBI 2025, warga Amerika mengajukan 181.565 keluhan terkait cryptocurrency, yang menghasilkan kerugian tercatat lebih dari $11,3 miliar. Penipuan investasi menjadi penyebab utama kerugian tersebut, dengan data FBI menunjukkan bahwa penipuan investasi menyumbang sekitar $7,2 miliar.

Statistik Kerugian

Volume keluhan juga meningkat sebesar 21% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan warga Amerika yang lebih tua melaporkan kerugian tertinggi di antara semua kelompok usia. Orang-orang berusia di atas 60 tahun mengajukan 44.555 keluhan selama 2025, dengan kerugian sekitar $4,43 miliar akibat skema terkait cryptocurrency.

Sementara itu, perusahaan analitik blockchain TRM Labs melaporkan peningkatan aktivitas kriminal yang melibatkan aset digital, dengan dompet yang terkait dengan aktivitas ilegal menerima $158 miliar dalam cryptocurrency selama 2025, meningkat dari $64,5 miliar pada 2024.

Tujuan dan Manfaat Usulan

Perwakilan Lance Gooden dan Josh Gottheimer memperkenalkan undang-undang ini. Mereka menyatakan bahwa saat ini, korban tidak memiliki tempat pusat untuk melaporkan kejahatan terkait cryptocurrency. Usulan ini bertujuan untuk membentuk struktur respons yang lebih terkoordinasi. Gooden menekankan bahwa warga Amerika membutuhkan strategi terpadu untuk melawan penjahat cryptocurrency, dan bahwa penegakan yang terfragmentasi meninggalkan korban tanpa opsi dukungan yang jelas.

RUU ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara lembaga yang menangani penyelidikan cryptocurrency. Di bawah usulan tersebut, tim tugas akan mengoordinasikan penyelidikan di antara lembaga yang berpartisipasi dan mengembangkan panduan standar untuk departemen penegakan hukum lokal. Pejabat akan menyusun prosedur untuk menangani kasus pencurian dan penipuan cryptocurrency, serta memberikan bantuan bagi korban.

Perbandingan dengan Tim Sebelumnya

RUU ini muncul setelah Departemen Kehakiman membubarkan National Cryptocurrency Enforcement Team pada 2025. Pejabat menyatakan bahwa unit sebelumnya terlalu bergantung pada tindakan penegakan terhadap peserta industri, sementara usulan saat ini lebih fokus pada penyelidikan kriminal dan dukungan bagi korban.

Lembaga federal telah menjalankan beberapa program yang menargetkan kejahatan aset digital, seperti Operasi Level Up FBI yang berhasil mengidentifikasi korban penipuan sebelum kerugian meningkat, menyelamatkan lebih dari $225,8 juta selama 2025. Lembaga lain juga terus melanjutkan upaya penegakan terhadap cryptocurrency, dengan Pusat Penipuan Departemen Keuangan menargetkan jaringan penipuan di luar negeri dan menyita lebih dari $700 juta yang terkait dengan operasi penipuan.

Dukungan dari Kelompok Industri

Kelompok industri telah menyatakan dukungan untuk usulan ini. Digital Chamber menekankan bahwa lembaga penegakan hukum membutuhkan alat dan pelatihan yang lebih kuat. CEO Satoshi Action Fund, Dennis Porter, menyatakan bahwa undang-undang ini akan memberikan respons federal yang terkoordinasi bagi korban dan penyelidik.

Namun, langkah ini masih harus melewati komite kongres sebelum dapat menjadi undang-undang, dan para anggota legislatif juga dapat melampirkan usulan ini ke paket legislasi yang lebih luas selama sesi saat ini.