Otoritas Moneter Singapura Tambahkan Bybit ke Daftar Peringatan Investor Terkait Status Lisensi

3 jam yang lalu
2 menit baca
4 tampilan

Otoritas Moneter Singapura Menambahkan Bybit ke Dalam Daftar Peringatan Investor

Otoritas Moneter Singapura (MAS) telah menambahkan Bybit ke dalam Daftar Peringatan Investor, menempatkan salah satu bursa kripto terbesar di dunia di samping platform lain yang tidak memiliki lisensi untuk menawarkan layanan yang diatur kepada pengguna di negara tersebut. Penambahan Bybit Fintech Limited dan platform perdagangannya ke dalam daftar ini terjadi pada 17 Juni.

Regulator menyatakan bahwa daftar tersebut mengidentifikasi entitas yang mungkin disalahartikan sebagai yang memiliki lisensi, otorisasi, atau diatur oleh MAS.

Berbeda dengan tindakan penegakan hukum atau larangan operasi, Daftar Peringatan Investor berfungsi sebagai alat peringatan publik. MAS mencatat bahwa daftar tersebut tidak lengkap dan disusun berdasarkan informasi yang tersedia pada saat publikasi.

Profil Bybit dan Tindakan Regulasi

Penambahan Bybit mencakup situs web utama bursa tersebut. Didirikan oleh pengusaha Singapura, Ben Zhou, Bybit telah berkembang menjadi bursa kripto terbesar kedua berdasarkan volume perdagangan secara global. Meskipun memiliki akar di Singapura, perusahaan tersebut telah membatasi akses pengguna Singapura sesuai dengan syarat layanan dan menerapkan langkah-langkah seperti pemblokiran geo terhadap alamat IP lokal.

Singapura mengharuskan perusahaan yang menawarkan layanan token pembayaran digital untuk mendapatkan otorisasi di bawah Undang-Undang Layanan Pembayaran. Bursa yang beroperasi tanpa persetujuan yang diperlukan berisiko menghadapi tindakan regulasi jika mereka meminta atau melayani penduduk lokal.

Peringatan dan Tindakan MAS

Untuk investor lokal, MAS terus mengarahkan pengguna ke Direktori Lembaga Keuangan untuk memverifikasi apakah suatu platform memiliki lisensi yang sesuai sebelum menggunakan layanannya. Peringatan terbaru ini muncul saat Singapura mempertahankan sikap kepatuhan yang ketat di seluruh sektor kripto.

Pada bulan Mei, MAS mencabut lisensi Institusi Pembayaran Utama dari Bsquared Technology setelah menemukan pernyataan yang salah atau menyesatkan serta mengidentifikasi kelemahan signifikan dalam manajemen risiko, kontrol konflik kepentingan, dan pengaturan outsourcing. Regulator juga menyatakan bahwa mereka sedang meninjau apakah pejabat senior di perusahaan tersebut dapat memikul tanggung jawab pribadi atas pelanggaran tersebut.

Kasus ini menonjol karena Bsquared telah memperoleh persetujuan regulasi sebelum kehilangan lisensinya.

Bersama dengan peringatan yang ditujukan kepada platform yang tidak berlisensi, langkah ini menekankan fokus MAS pada perlindungan investor dan pengawasan kepatuhan. Di tempat lain, regulator terus menyetujui perusahaan yang memenuhi standar mereka.

Operasi Bybit dan Kepatuhan di Malaysia

Persetujuan terbaru untuk penyedia infrastruktur kripto seperti BitGo telah menyoroti ambang kepatuhan yang tinggi yang diperlukan untuk beroperasi di pasar yang diatur di Singapura. Hingga saat ini, tidak ada gangguan pada operasi global Bybit yang dilaporkan setelah pencantuman di Singapura. Bursa tersebut terus menawarkan layanan perdagangan, pencatatan token, pengungkapan bukti cadangan, dan produk lainnya di yurisdiksi di mana mereka diizinkan untuk beroperasi.

Bybit belum mengeluarkan pernyataan publik mengenai pencantuman MAS pada saat publikasi dan tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

Tindakan MAS juga mengikuti hasil regulasi yang berbeda untuk Bybit di Malaysia. Pada bulan April 2026, bursa tersebut dihapus dari daftar peringatan investor negara tersebut setelah berinteraksi dengan regulator lokal dan mengatasi masalah kepatuhan.

Pembaruan Penting untuk Bybit

Dua pembaruan penting untuk Bybit di Malaysia adalah:

  1. Bybit telah dihapus dari Daftar Peringatan Investor Komisi Sekuritas Malaysia setelah keterlibatan konstruktif dan keselarasan dengan harapan regulasi lokal.
  2. Bybit baru-baru ini memimpin pendanaan ke Hata, sebuah kripto berlisensi ganda.

Di Singapura, Bybit terus memperluas lini produk dan upaya kepatuhannya. Beberapa hari sebelum peringatan MAS, Bybit bermitra dengan Plume untuk meluncurkan brankas pendapatan tetap institusional melalui bagian aset dunia nyata bursa tersebut. Penawaran ini memungkinkan pengguna untuk menginvestasikan stablecoin ke dalam produk yang terkait dengan instrumen pendapatan tetap tradisional yang berkolaborasi dengan PIMCO dan China Merchants Bank International.