Kementerian Keuangan AS Menjatuhkan Sanksi pada Pertukaran Crypto yang Diduga Mencuci Jutaan untuk Iran

9 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Sanksi Terhadap Pertukaran Cryptocurrency

Kementerian Keuangan AS baru saja menjatuhkan sanksi terhadap dua pertukaran cryptocurrency yang diduga mencuci jutaan dolar untuk Pengawal Revolusi Iran. Dalam pengumumannya, mereka menyebutkan satu operator yang menjalankan skema dari Georgia dan Uni Emirat Arab (UEA), serta satu platform kedua yang berbasis di Iran. Tindakan ini diumumkan oleh OFAC pada 7 Agustus sebagai bagian dari kampanye “Economic Fury”.

Sekretaris Keuangan, Scott Bessent, menyatakan, “Ketergantungan rezim Iran pada aset digital dan jaringan perbankan bayangan adalah bukti lebih lanjut bahwa kampanye Economic Fury kami berhasil.”

Tindakan ini juga menargetkan jaringan perbankan bayangan tradisional Iran.

Fokus Utama: Siavash Kayvanpour

Salah satu fokus utama adalah Siavash Kayvanpour, yang lahir di Iran dan memegang kewarganegaraan Dominika serta Afghanistan. Dia mengoperasikan jaringan multi-negara dari UEA dan Georgia. Melalui perusahaan Georgia-nya, SHPS Shelbit, Kayvanpour mengelola Shelbit Exchange. Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa dompet yang terkait dengan angkatan bersenjata Iran telah mengirim lebih dari $1 juta dalam bentuk cryptocurrency ke Shelbit, dan Shelbit kemudian mengirim lebih dari $2 juta kembali ke dompet Iran, serta tambahan $2 juta ke Nobitex, sebuah pertukaran Iran yang telah dikenakan sanksi karena pendanaan terorisme.

Selain itu, Shelbit juga diduga mencuci puluhan juta dolar dari jaringan perjudian online berbahasa Persia, menurut Kementerian Keuangan.

Tindakan Penegakan Hukum

Otoritas Regulasi Aset Virtual UEA (VARA) telah mengambil tindakan penegakan hukum terhadap Shelbit General Trading pada Januari 2025 dan lagi pada Juli 2026, namun pertukaran tersebut tetap beroperasi. Kayvanpour juga mengelola Shelbit Technologies yang berbasis di Polandia, serta Crypto Home dan NFT Home DMCC yang berbasis di UEA, semuanya ditetapkan bersamaan dengan Shelbit.

Pertukaran kedua, Aban Tether, dilaporkan memproses jutaan transaksi dengan platform Iran yang sebelumnya telah dikenakan sanksi, termasuk Nobitex, Wallex, Bitpin, dan Ramzinex. Kedua pertukaran ini ditetapkan di bawah otoritas yang menargetkan sektor keuangan Iran dan dukungannya terhadap terorisme.

Daftar Warga Negara yang Ditunjuk Khusus (SDN)

Penetapan ini menambahkan entitas-entitas tersebut ke dalam Daftar Warga Negara yang Ditunjuk Khusus (SDN)—daftar blokir pemerintah AS untuk individu dan perusahaan yang terputus dari sistem keuangan Amerika. Setiap properti yang terkait dengan AS akan dibekukan, dan perusahaan asing yang terus bertransaksi dengan mereka berisiko terkena sanksi sekunder.

Program Rewards for Justice Departemen Luar Negeri menawarkan hingga $15 juta untuk informasi yang dapat mengganggu mekanisme keuangan IRGC, militer Iran. Penyitaan cryptocurrency merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan Iran pada aset digital: hanya pada bulan Mei, AS membekukan $131 juta dalam cryptocurrency yang terkait dengan Iran, dan menurut Bessent, sekitar $1 miliar dalam cryptocurrency Iran telah disita sejak kampanye ini dimulai.

Hingga 7 Agustus, Shelbit Exchange, Aban Tether, dan individu yang disebutkan telah terdaftar dalam Daftar SDN, dengan aset mereka yang terkait dengan AS diblokir.