UK FCA Siapkan Kerangka Kerja Emas Ter-token Bersama Bank-Bank Besar

3 jam yang lalu
2 menit baca
4 tampilan

Diskusi Standar Emas Ter-token oleh FCA Inggris

Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (UK FCA) sedang mendiskusikan standar untuk emas ter-token dengan bank-bank besar dan peserta pasar lainnya, menurut laporan Financial Times pada 10 Agustus. Diskusi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana representasi digital dari emas fisik dapat beroperasi di pasar grosir, termasuk sebagai jaminan.

Hingga saat ini, pembicaraan ini belum menghasilkan buku aturan FCA yang berdiri sendiri khusus untuk emas ter-token. Diskusi ini dibangun di atas makalah kebijakan yang diterbitkan pada 18 Mei oleh FCA dan Bank of England, termasuk Otoritas Regulasi Prudensial (PRA), yang secara eksplisit mengidentifikasi emas ter-token sebagai bentuk jaminan yang mungkin untuk derivatif over-the-counter yang tidak terjamin.

Kerangka Regulasi Emas Ter-token

Menurut Financial Times, FCA sedang mendiskusikan kerangka regulasi untuk emas ter-token dengan bank-bank besar dan peserta industri lainnya. Kerangka ini dapat mendukung penggunaan emas ter-token sebagai jaminan di pasar grosir. Hal ini menunjukkan arah untuk menyesuaikan aturan pasar grosir yang ada, daripada secara otomatis menciptakan kategori regulasi terpisah untuk setiap aset ter-token.

PRA juga telah menyatakan bahwa aset tradisional ter-token seharusnya umumnya menerima perlakuan prudensial yang sama dengan aset konvensional ketika hak hukum dan risiko yang mendasarinya sebanding.

Inisiatif Lebih Luas dalam Regulasi

Seperti yang dilaporkan oleh crypto.news dalam liputan regulasi Inggris sebelumnya, inisiatif yang lebih luas mencakup penerbitan, perdagangan, penyelesaian, jaminan, dan infrastruktur yang diperlukan untuk membawa keuangan ter-token melampaui proyek percontohan. Bank of England berencana untuk mempertimbangkan bagaimana versi ter-token dari aset yang sudah diterima sebagai jaminan regulasi dapat memenuhi syarat di pihak ketiga sentral di bawah UK EMIR.

FCA dan PRA secara terpisah sedang memeriksa emas ter-token untuk jaminan derivatif yang tidak terjamin. Sudah ada preseden yang melibatkan dana. Pernyataan kebijakan FCA pada bulan April mengonfirmasi bahwa berbagai dana pasar uang, termasuk versi ter-token, dapat memenuhi syarat sebagai jaminan untuk perdagangan yang tidak terjamin di bawah UK EMIR.

Persaingan dan Ukuran Pasar Emas London

Financial Times melaporkan bahwa London menyumbang sekitar 70% dari volume perdagangan emas global. Laporan tersebut menyatakan bahwa diskusi regulasi ini muncul saat London menghadapi persaingan yang lebih kuat dari pusat keuangan Asia yang mencari peran yang lebih besar dalam perdagangan bullion. Ukuran pasar London yang ada sangat besar. Data LBMA menunjukkan bahwa brankas London menyimpan 9.339 ton emas yang bernilai sekitar $1,384 triliun pada akhir Maret.

LBMA menggambarkan London sebagai pusat pasar bullion internasional. Dewan Emas Dunia juga sedang mengembangkan struktur emas digital grosir yang dikenal sebagai Pooled Gold Interests. Model yang diusulkan ini menggabungkan kepemilikan fisik dengan transfer digital dan ditujukan terutama untuk peserta institusi dan grosir.

Jadwal dan Rencana Regulasi

FCA dan Bank of England menutup konsultasi tokenisasi yang lebih luas pada 3 Juli. Jadwal yang diterbitkan mereka memanggil untuk lokakarya industri, pernyataan tanggapan selama musim panas, dan peta jalan lintas otoritas penuh pada akhir 2026. Financial Times kini melaporkan bahwa pengumuman tentang pengembangan standar emas ter-token diharapkan dalam beberapa bulan mendatang, mengutip seseorang yang akrab dengan rencana FCA.

Pekerjaan infrastruktur sedang maju seiring dengan aturan tersebut. Enam belas perusahaan sedang bekerja melalui Digital Securities Sandbox, sementara Bank of England merencanakan peningkatan pada sistem sekuritas dan jaminan pada tahun 2027. Mereka juga menargetkan tahun 2028 untuk layanan sinkronisasi yang menghubungkan buku besar aset digital dengan uang bank sentral sterling.

Dalam liputan terkait, crypto.news melaporkan tentang peluncuran digital gilt Inggris, yang menargetkan transaksi pertamanya pada akhir Q1 2027 menggunakan platform Orion dari HSBC. Langkah selanjutnya untuk emas adalah detail regulasi. Otoritas masih perlu menentukan standar yang mencakup kelayakan, kepemilikan hukum, kustodi, dan risiko sebelum emas ter-token dapat menjadi sumber jaminan rutin di pasar grosir Inggris.