BitGo Korea Mengamankan Pendaftaran VASP Menjelang Aturan Baru

10 jam yang lalu
2 menit baca
5 tampilan

BitGo Korea Mendapatkan Pendaftaran VASP

BitGo Korea telah berhasil mendapatkan pendaftaran VASP (Virtual Asset Service Provider) dari Unit Intelijen Keuangan Korea Selatan, menjadikannya entitas lokal pertama yang dimiliki oleh perusahaan kripto asing yang menyelesaikan proses tersebut secara langsung. Kantor Berita Yonhap melaporkan pada 20 Agustus bahwa Unit Intelijen Keuangan, yang merupakan lembaga di bawah Komisi Layanan Keuangan Korea Selatan, telah menerima pendaftaran penyedia layanan aset virtual BitGo Korea dua hari sebelumnya.

Rencana Bisnis dan Fokus Layanan

Didirikan pada tahun 2024, BitGo Korea memilih untuk memenuhi persyaratan regulasi negara melalui entitasnya sendiri, alih-alih mengakuisisi perusahaan yang sudah memiliki pendaftaran VASP, menurut laporan Yonhap. Perusahaan berencana untuk memanfaatkan pendaftaran tersebut untuk membangun layanan kustodi dan transfer cryptocurrency di Korea Selatan. BitGo menyatakan bahwa bisnis lokalnya akan fokus pada institusi keuangan dan pelanggan korporat, meskipun perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran layanan tersebut. Rincian mengenai aset yang didukung oleh layanan, biaya kustodi, dan cakupan asuransi juga tidak disebutkan dalam pengumuman tersebut.

Pernyataan CEO dan Rencana Masa Depan

BitGo tidak mengidentifikasi pelanggan mana pun atau mengungkapkan berapa banyak aset yang diharapkan untuk dikelola dalam kustodi melalui entitas Korea. CEO BitGo, Mike Belshe, menggambarkan pendaftaran ini sebagai langkah penting dalam rencana perusahaan untuk membangun infrastruktur yang diatur di pasar utama.

“Kami akan fokus pada menghubungkan infrastruktur aset virtual global dengan pasar Korea,”

kata Belshe, menurut terjemahan pernyataannya yang disampaikan oleh Yonhap.

Dukungan dari Perusahaan Lokal

Masuknya BitGo didukung oleh dua perusahaan besar Korea. Hana Financial Group mengakuisisi 25% saham di BitGo Korea pada tahun 2024, sementara SK Telecom membeli 10% saham dan bergabung dalam usaha tersebut sebagai mitra strategis. Pada bulan Mei, crypto.news melaporkan rencana investasi Hana Bank sebesar 930 miliar won, atau sekitar $670 juta, di Dunamu, operator Upbit. Laporan tersebut juga mencatat bahwa Hana dan SK Telecom telah membantu mendirikan BitGo Korea sebagai bagian dari aktivitas bank dalam aset digital. Hana Bank mulai bekerja dengan BitGo pada layanan kustodi cryptocurrency pada tahun 2023.

Regulasi dan Persetujuan

Bersamaan dengan investasi BitGo-nya, Hana juga mengejar proyek terkait kripto lainnya. Laporan Maret 2026 merinci kerja sama antara Hana Financial dan Standard Chartered mengenai setoran tokenisasi, stablecoin, kustodi, dan infrastruktur pembayaran. BitGo menyatakan pada tahun 2024 bahwa mitra Korea-nya akan membantu mengembangkan pasar institusional untuk aset digital. Pengumuman terbaru tidak menyatakan apakah Hana, SK Telecom, atau anak perusahaan mereka akan menjadi pelanggan yang membayar dari bisnis yang baru terdaftar.

BitGo di Pasar Global

Didirikan di Amerika Serikat pada tahun 2013, BitGo menyediakan layanan kustodi, dompet, perdagangan, penyelesaian, staking, dan layanan aset digital lainnya melalui entitas yang beroperasi di beberapa yurisdiksi. Di Eropa, BitGo memegang otorisasi dari Otoritas Pengawas Keuangan Federal Jerman di bawah kerangka Markets in Crypto-Assets. Operasi teratur lainnya termasuk entitas di Singapura, Dubai, Denmark, dan Swiss, menurut informasi lisensi perusahaan.

Persetujuan dan Pengawasan di Korea Selatan

BitGo Korea menerima persetujuannya tepat sebelum pemeriksaan masuk yang lebih ketat mulai berlaku pada 20 Agustus. Komisi Layanan Keuangan mengatakan bahwa aturan yang direvisi memperluas tinjauan regulasi kepada kepala eksekutif atau pemegang saham pengendali dari VASP. Ketika sebuah perusahaan adalah pemegang saham terbesar, FIU juga dapat memeriksa pemegang saham terbesar dan wakil perusahaan tersebut. Struktur pemegang saham BitGo Korea mencakup Hana Financial dan SK Telecom, meskipun baik FSC maupun BitGo tidak menyatakan apakah tes baru diterapkan pada aplikasi yang diterima pada 18 Agustus.

Aturan Baru dan Implikasi

Di bawah kerangka yang diperbarui, pelamar harus mempertahankan rasio utang tidak lebih dari 200% dan tidak boleh mengalami gagal bayar selama tiga tahun sebelumnya. Sebuah perusahaan juga dapat ditolak jika sebelumnya dinyatakan sebagai lembaga keuangan yang bangkrut atau kehilangan pendaftaran atau lisensi operasional karena melanggar hukum keuangan. Eksekutif harus memenuhi kualifikasi yang ditetapkan di bawah aturan Korea Selatan untuk tata kelola perusahaan keuangan. FSC mengatakan bahwa pelamar juga memerlukan staf yang sesuai, sistem keamanan siber, infrastruktur fisik, dan kontrol internal yang mencakup tugas anti-pencucian uang dan perlindungan pelanggan.

Penutupan

Korea Selatan sebelumnya telah bertindak terhadap platform luar negeri yang melayani pelanggan lokal tanpa pendaftaran. Pada bulan Januari, pembatasan Google Play mengharuskan bursa kripto dan penyedia dompet yang menargetkan pengguna Korea Selatan untuk menunjukkan bukti pengajuan VASP yang diterima agar tetap tersedia melalui toko aplikasi lokal. Kontrol transfer akan menjadi lebih ketat di bawah bagian lain dari kerangka yang direvisi. FSC mengatakan Korea Selatan akan menghapus ambang batas 1 juta won yang ada untuk pemeriksaan Travel Rule antara VASP domestik terdaftar, mengharuskan informasi pengirim menyertai transfer dengan nilai berapa pun.