Kemitraan Cantor dan Securitize
Cantor dan Securitize telah menjalin kemitraan untuk membawa infrastruktur blockchain ke dalam penawaran umum perdana (IPO) dan penjualan saham lanjutan. Kolaborasi ini menciptakan jalur bagi perusahaan untuk mengumpulkan modal dan menerbitkan sekuritas secara onchain.
Perjanjian dan Peran Masing-Masing Pihak
Berdasarkan perjanjian yang diumumkan pada 15 Juli, Cantor akan menyediakan kemampuan pasar modal ekuitas dan perdagangan, sementara Securitize akan menangani infrastruktur yang digunakan untuk menerbitkan, mendistribusikan, dan melayani sekuritas yang ditokenisasi. Afiliasi broker-dealer terdaftar SEC milik Securitize, Securitize Markets, juga akan berpartisipasi dalam proses penawaran dan penyelesaian.
Inovasi dalam Proses Penerbitan
Kolaborasi ini berbeda dari banyak produk saham tokenisasi yang ada, karena mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam proses penerbitan awal. Perusahaan dapat melakukan IPO atau penawaran saham lanjutan menggunakan infrastruktur onchain, sambil tetap mematuhi kerangka yang telah ditetapkan untuk penawaran publik yang diatur.
Carlos Domingo, salah satu pendiri dan CEO Securitize, menegaskan bahwa “perusahaan publik tidak seharusnya harus memilih” antara pasar modal tradisional dan infrastruktur blockchain.
Langkah Menuju Pasar Publik
Meskipun kemitraan ini belum mengungkapkan perusahaan yang berencana menggunakan model baru ini atau memberikan tanggal untuk penawaran pertamanya, perjanjian ini mengikuti langkah Securitize untuk memasuki pasar publik. Perusahaan tersebut terdaftar di Bursa Efek New York dengan ticker SECZ pada 2 Juli dan secara bersamaan menerbitkan versi tokenisasi dari saham biasa di Solana dan Avalanche.
Saham berbasis blockchain tersebut mewakili saham biasa SECZ yang sama, bukan kelas saham terpisah atau produk sintetis. Securitize telah memasuki pasar publik melalui kombinasi bisnis dengan Cantor Equity Partners II, sebuah kesepakatan yang diharapkan menghasilkan sekitar $400 juta dalam hasil kotor sebelum biaya.
Tren Tokenisasi di Lembaga Keuangan
Kemitraan Cantor ini muncul di saat lembaga keuangan besar mulai memindahkan sekuritas tradisional ke jaringan blockchain. Seperti dilaporkan oleh crypto.news, DTCC baru-baru ini meluncurkan inisiatif tokenisasi yang melibatkan BlackRock, JPMorgan, Goldman Sachs, Vanguard, dan perusahaan keuangan besar lainnya.
Bursa Efek New York juga telah mengambil langkah menuju sekuritas berbasis blockchain. Sebelumnya, bursa tersebut mengusulkan untuk memungkinkan saham tokenisasi yang memenuhi syarat diperdagangkan bersamaan dengan sekuritas tradisional, sambil mempertahankan hak, ticker, dan fitur kepemilikan lainnya yang sama.
Fokus pada Tokenisasi yang Disponsori Penerbit
Securitize telah bekerja secara terpisah dengan NYSE pada platform sekuritas tokenisasi yang direncanakan. Model Cantor-Securitize berfokus pada tokenisasi yang disponsori oleh penerbit. Di bawah struktur yang dijelaskan oleh kedua perusahaan, token blockchain akan mewakili sekuritas yang sebenarnya, bukan pembungkus, kendaraan tujuan khusus, atau eksposur sintetis yang terkait dengan saham.
Co-CEO Cantor dan Kepala Global Ekuitas, Pascal Bandelier, menyatakan bahwa “tokenisasi menjadi bagian dari pasar modal arus utama.”
Kemitraan ini kini bertujuan untuk menerapkan teknologi tersebut langsung ke penggalangan modal, bukan hanya membatasinya pada dana atau perdagangan pasar sekunder. Securitize telah memperluas jangkauannya di seluruh tokenisasi institusional, termasuk kerja sama dengan manajer aset besar dan lebih dari 650 dana, menurut laporan crypto.news sebelumnya. Kemitraan baru Cantor ini memperluas strategi tersebut ke IPO dan penawaran lanjutan, meskipun perusahaan-perusahaan tersebut belum mengumumkan penerbit pertama yang akan menggunakan platform tersebut.