Parlemen UE Menargetkan DeFi dan NFT dalam Upaya Regulasi Kripto Pasca-MiCA

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Regulasi Kripto di Uni Eropa

Para pembuat undang-undangan Uni Eropa (UE) telah menyetujui posisi kebijakan yang menyerukan tinjauan mengenai apakah keuangan terdesentralisasi (DeFi), staking, peminjaman kripto, dan token non-fungible (NFT) perlu diatur lebih jelas dalam kerangka regulasi kripto Uni Eropa setelah peluncuran Markets in Crypto-Assets (MiCA). Pada hari Selasa, anggota Parlemen Eropa mengadopsi laporan berjudul “Aset Digital: Tantangan bagi Daya Saing dan Integritas Sistem Keuangan Uni Eropa“, yang menetapkan posisi resmi Parlemen mengenai tahap selanjutnya dari regulasi kripto.

Peninjauan dan Permintaan Regulasi

Dokumen ini tidak mengubah regulasi MiCA atau memberlakukan kewajiban hukum baru pada perusahaan kripto, tetapi meminta Komisi Eropa untuk meninjau area yang masih berada di luar kerangka yang ada. Pemungutan suara ini terjadi beberapa hari setelah periode transisi MiCA berakhir pada 1 Juli, ketika penyedia layanan aset kripto yang termasuk dalam regulasi diwajibkan untuk mendapatkan otorisasi baik di tingkat UE maupun nasional agar dapat terus melayani pelanggan di seluruh blok.

Dengan MiCA kini berlaku, Parlemen meminta Komisi Eropa untuk menilai apakah DeFi, staking, peminjaman kripto, NFT, dan aset keuangan yang ter-tokenisasi memerlukan perlakuan regulasi tambahan. Laporan tersebut juga menyerukan penegakan yang konsisten di seluruh negara anggota, memperingatkan bahwa pendekatan nasional yang berbeda dapat melemahkan pasar tunggal UE untuk aset digital.

Konsultasi Publik dan Pandangan Positif

Awal tahun ini, Komisi Eropa telah mulai meninjau kemungkinan perubahan pada kerangka tersebut. Pada bulan Mei, Komisi membuka konsultasi publik untuk mencari umpan balik tentang apakah MiCA harus mencakup aktivitas kripto tambahan dan apakah pembatasan pada stablecoin berbunga perlu dipertimbangkan kembali. Bersamaan dengan proposal tersebut, laporan Parlemen menyajikan pandangan positif tentang tokenisasi dan stablecoin yang denominasi euro, menyatakan bahwa aset digital yang diatur dapat memperkuat daya saing pasar keuangan Eropa jika aturan diterapkan secara konsisten di seluruh blok.

Peningkatan Aktivitas Pasar

Data pasar terbaru menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dalam token yang didukung euro yang diatur. Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, perusahaan pembayaran Decta menemukan bahwa kapitalisasi pasar gabungan dari delapan stablecoin euro yang mematuhi MiCA meningkat 128% selama 52 minggu yang berakhir pada 28 Juni 2026, naik dari $295,6 juta menjadi $673,9 juta. Decta juga melaporkan peningkatan 43,1% dalam volume perdagangan gabungan, sementara jumlah stablecoin euro yang mematuhi dengan data pasar aktif tumbuh dari lima menjadi delapan. Menurut Decta, EURC, EURCV, dan EURI menyumbang sebagian besar dari ekspansi tersebut.

Perubahan di Seluruh Industri

Akhir periode transisi MiCA juga mendorong perubahan di seluruh industri saat perusahaan dan pengguna menyesuaikan diri dengan rezim lisensi. Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, BNB Chain baru-baru ini menerbitkan panduan yang menjelaskan bagaimana pengguna dapat memindahkan aset dari bursa terpusat ke dompet penyimpanan mandiri dan terhubung langsung dengan aplikasi terdesentralisasi. Panduan ini dirilis saat pengguna Eropa mengevaluasi apakah bursa mereka tetap diizinkan di bawah persyaratan lisensi Penyedia Layanan Aset Kripto MiCA.

Dukungan Politik untuk Komisi Eropa

Meskipun posisi terbaru Parlemen tidak segera mengubah hukum, hal ini memberikan dukungan politik kepada Komisi Eropa untuk terus memeriksa bagian-bagian dari pasar kripto yang masih berada di luar MiCA. Setiap perluasan kerangka tersebut tetap memerlukan proposal legislatif terpisah sebelum aturan baru dapat berlaku.