Pendiri Forsage Mengaku Tidak Bersalah dalam Kasus Penipuan
Seorang pendiri platform investasi cryptocurrency Forsage telah mengaku tidak bersalah di pengadilan federal Amerika Serikat setelah diekstradisi dari Thailand dalam kasus yang terkait dengan dugaan skema Ponzi senilai $340 juta. Menurut pemberitahuan yang dirilis oleh Kantor Pengacara AS untuk Distrik Oregon, warga negara Ukraina Olena Oblamska, yang juga dikenal secara online sebagai Lola Ferrari, muncul di depan pengadilan federal di Portland pada 11 Mei dengan satu dakwaan konspirasi untuk melakukan penipuan melalui sarana komunikasi.
Penangkapan dan Ekstradisi
Catatan pengadilan menunjukkan bahwa seorang hakim magistrat memerintahkan agar dia tetap dalam tahanan menjelang persidangan juri yang dijadwalkan selama empat hari pada 14 Juli. Otoritas di Thailand menangkap Oblamska pada bulan Februari selama penggerebekan di sebuah kondominium di distrik Chalong, Phuket, seperti dilaporkan oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) pada hari Minggu. Petugas Thailand menyita telepon, peralatan komputer, dokumen, iPad, dan laptop selama operasi tersebut.
Meskipun otoritas Thailand tidak secara publik mengidentifikasi tersangka pada saat itu, ICIJ melaporkan bahwa FBI dan Departemen Kehakiman AS menolak untuk mengonfirmasi penahanannya dalam bulan-bulan berikutnya. Pengajuan pengadilan sebelumnya menggambarkan Oblamska sebagai orang Rusia dan menyarankan bahwa dia mungkin telah bersembunyi di Bali, Indonesia.
Kasus Hukum dan Tuduhan
Dengan pemindahannya ke Amerika Serikat kini selesai, dia menjadi yang pertama dari empat pendiri Forsage yang didakwa dalam kasus ini muncul di ruang sidang AS. Kembali pada bulan Februari 2023, dewan juri federal di Oregon mendakwa Oblamska bersama Vladimir Okhotnikov, Mikhail Sergeev, dan Sergey Maslakov karena diduga mengoperasikan Forsage sebagai skema Ponzi dan piramida global. Jaksa mengatakan bahwa platform tersebut mengumpulkan sekitar $340 juta dari investor setelah mempromosikan dirinya sebagai proyek investasi terdesentralisasi yang berjalan di Ethereum, BNB Smart Chain, dan Tron.
Dokumen pengadilan yang diajukan oleh Departemen Kehakiman mengklaim bahwa Forsage menjual pengguna “slot” melalui kontrak pintar yang secara otomatis mengarahkan dana yang masuk kepada peserta sebelumnya, yang dijelaskan jaksa sebagai struktur Ponzi klasik. Penyidik juga menuduh para pendiri membangun pintu belakang ke dalam kontrak pintar xGold proyek untuk mengalihkan setoran pengguna ke dompet yang berada di bawah kendali mereka.
Analisis blockchain yang dikutip dalam dakwaan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta dalam program Ethereum Forsage menerima lebih sedikit ETH daripada yang mereka setorkan, sementara lebih dari setengahnya dilaporkan tidak menerima pembayaran sama sekali sebelum skema tersebut runtuh.
Klaim dan Penyelidikan
Jaksa federal juga membantah klaim publik Forsage bahwa puluhan pengguna menjadi jutawan melalui platform tersebut. Menurut dakwaan, hanya satu akun yang dikendalikan oleh terdakwa sendiri yang menerima lebih dari $1 juta dalam cryptocurrency. Pada saat yang sama, Securities and Exchange Commission (SEC) mengejar kasus sipil paralel terhadap 11 individu yang terhubung dengan Forsage pada Agustus 2022. Pengaduan SEC menargetkan empat pendiri bersama beberapa promotor yang berbasis di AS yang dikenal sebagai “Crypto Crusaders,” mencari sanksi sipil dan pengembalian dana.
Ketika dakwaan kriminal diumumkan pada tahun 2023, Pengacara AS Natalie Wight mengatakan bahwa penyelidikan melibatkan bulan-bulan kerja melacak pergerakan dana investor di seluruh jaringan blockchain dan berkoordinasi dengan beberapa lembaga penegak hukum. Tiga rekan terdakwa masih berada di luar tahanan AS.
Potensi Hukuman dan Investigasi Lanjutan
Jaksa mengidentifikasi Vladimir Okhotnikov sebagai pemimpin operasional Forsage dan mengatakan bahwa dia melarikan diri ke Dubai setelah skema tersebut mulai diselidiki. ICIJ melaporkan bahwa sebuah pengadilan di Tbilisi menjatuhi hukuman Okhotnikov secara in absentia selama 10 tahun penjara pada tahun 2024 karena mencuci uang sebesar $1,1 juta yang terkait dengan hasil Forsage. Laporan terpisah dari Variety tahun lalu juga mengaitkan Okhotnikov dengan “Holiguards Saga — The Portal of Force,” sebuah film yang disutradarai oleh aktor yang terdiskreditkan Kevin Spacey yang ditayangkan perdana di acara pribadi di Berlin. Okhotnikov membantah melakukan kesalahan.
Jika terbukti bersalah, Oblamska dapat menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara federal, bersama dengan tiga tahun masa percobaan dan denda sebesar $250.000. Kantor Lapangan FBI di Portland, Layanan Rahasia AS, dan kantor Investigasi Keamanan Dalam Negeri di New York dan Bangkok terus menyelidiki kasus ini, sementara Departemen Kehakiman telah meminta investor Forsage yang kehilangan uang untuk menghubungi otoritas sebagai calon korban.