Tether Bekukan $344 Juta dalam USDT Terkait Penghindaran Sanksi dan Penipuan Pig-Butchering

2 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

Tether Bekukan $344 Juta dalam USDT Terkait Penghindaran Sanksi

Tether telah membekukan lebih dari $344 juta dalam USDT yang terkait dengan penghindaran sanksi dan penipuan pig-butchering. Tindakan ini menyoroti peran stablecoin sebagai jalur kejahatan dan titik penyekatan regulasi. Tether bekerja sama dengan Kantor Pengendalian Aset Asing Departemen Keuangan AS (OFAC) dan lembaga penegak hukum lainnya untuk menargetkan dompet yang diduga digunakan untuk penghindaran sanksi dan skema penipuan berskala besar. Tindakan terbaru ini menambah jumlah miliaran dolar dalam token yang telah dibekukan atau disita dalam kasus terkait kejahatan, seiring dengan meningkatnya pengawasan regulator terhadap stablecoin yang dipatok pada dolar.

Pernyataan CEO Tether

Dalam sebuah pernyataan, CEO Tether, Paolo Ardoino, menekankan bahwa “USDT sama sekali bukan tempat yang aman untuk kegiatan ilegal,” dan berargumen bahwa keterlacakan token serta kontrol yang dilakukan oleh Tether menjadikannya alat yang buruk bagi para penjahat. Dia menyatakan bahwa perusahaan telah bekerja sama dengan “lebih dari 230 lembaga penegak hukum di lebih dari 50 negara” dan secara rutin membekukan dana yang terkait dengan kegiatan ilegal sebelum pengadilan mengeluarkan perintah akhir.

Kebijakan Pembekuan Dompet

Menurut Tether, perusahaan semakin menyelaraskan kebijakan pembekuan dompetnya dengan daftar Warga Negara yang Ditunjuk Khusus OFAC, memblokir alamat yang terhubung dengan individu yang dikenakan sanksi, pendanaan terorisme, dan yurisdiksi berisiko tinggi. Pembaruan kebijakan ini mengikuti laporan bahwa perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, menggunakan USDT untuk menghindari sanksi AS, yang mendorong Tether untuk berkomitmen memblokir pembayaran yang membantu “menghindari sanksi.”

Kasus Penipuan Pig-Butchering

Lembaga penegak hukum AS telah memanfaatkan kemampuan ini dalam serangkaian kasus “pig-butchering” yang terkenal, di mana penipu membangun hubungan dengan korban sebelum mengalihkan tabungan mereka ke investasi kripto palsu. Pada bulan Februari, Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Carolina Utara mengumumkan penyitaan lebih dari $61 juta dalam USDT yang terkait dengan skema semacam itu, mencatat bahwa Tether membantu Departemen Kehakiman (DOJ) dan Investigasi Keamanan Dalam Negeri dalam melacak dan mentransfer dana tersebut.

Penyitaan Sipil dan Dukungan Tether

Dalam kasus penyitaan sipil sebelumnya, DOJ berusaha menyita sekitar $225 juta dalam USDT yang dialihkan melalui bursa OKX, yang disebut sebagai penyitaan terbesar yang pernah ada di AS terkait dengan penipuan kepercayaan kripto, dengan pihak berwenang mengakui dukungan dari Tether dalam operasi tersebut. Hingga 23 April, USDT diperdagangkan sekitar $1,00 dengan kapitalisasi pasar mendekati $188 miliar, menjadikannya sebagai aset kripto terbesar ketiga dan stablecoin dolar dominan berdasarkan volume.

Regulasi dan Pengawasan

Meskipun skala tersebut, kasus penegakan hukum publik semakin menggambarkan Tether sebagai titik penyekatan terpusat yang dapat digunakan regulator untuk membekukan dan mengalihkan dana. Dinamika ini disoroti oleh Departemen Keuangan AS dalam aturan pencucian uang yang diusulkan untuk “penerbit stablecoin pembayaran yang diizinkan.” Ketegangan ini tidak mungkin memudar. Laporan terbaru dari Reuters mencatat bahwa Tether telah membekukan sekitar $4,2 miliar dalam token yang terkait dengan aktivitas ilegal, dengan sekitar $3,5 miliar terkunci sejak 2023 saja.

Penggunaan USDT dalam Kejahatan

Pada saat yang sama, perusahaan data seperti Chainalysis dan TRM Labs terus melacak penggunaan USDT yang luas dalam penghindaran sanksi lintas batas dan jaringan pig-butchering, menyoroti bagaimana stablecoin telah menjadi alat operasional bagi para penjahat dan tuas regulasi bagi pemerintah. Untuk informasi lebih lanjut tentang kolaborasi penegakan hukum seputar USDT, lihat cerita di crypto.news tentang penindakan pig-butchering senilai $47 juta, pembekuan dompet yang berfokus pada OFAC, dan tindakan sanksi AS yang lebih luas dalam kripto. Data pasar USDT secara langsung tersedia di halaman harga Tether di crypto.news.