Upbit Memperluas Akses Altcoin dengan Sembilan Pasangan BTC dan USDT Baru

4 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

Listing Token Baru di Upbit

Bursa kripto asal Korea Selatan, Upbit, akan mencantumkan sembilan token baru di pasar BTC dan USDT pada 19 Juni. Aset-aset baru tersebut meliputi PEAQ, Litentry, Kamino, Morpho, Gram, Lido DAO, Pax Gold, Osmosis, dan Amp. Upbit menyatakan bahwa token-token ini akan mendapatkan “dukungan perdagangan baru” di pasar BTC dan USDT.

Perdagangan dijadwalkan akan dimulai secara bertahap mulai pukul 15:00 waktu setempat, berdasarkan pelacak listing yang mengutip pemberitahuan dari Upbit. Listing ini memberikan akses lebih bagi trader di Korea terhadap aset dari berbagai sektor kripto, serta memberikan lebih banyak eksposur bagi token yang terdaftar di salah satu bursa perdagangan ritel paling aktif di Asia.

Detail Token yang Didaftarkan

Upbit, sebagai bursa kripto terbesar di Korea Selatan, akan mencantumkan PEAQ, LIT, KMNO, MORPHO, GRAM, LDO, PAXG, OSMO, dan AMP di pasar BTC dan USDT, dengan perdagangan dijadwalkan dimulai pada pukul 15:00 waktu setempat pada 19 Juni.

Kumpulan token ini mencakup aset yang terkait dengan keuangan terdesentralisasi, staking, emas ter-tokenisasi, DePIN, dan infrastruktur blockchain. Morpho dan Kamino berhubungan dengan pinjaman DeFi dan pasar likuiditas, sementara Lido DAO berfokus pada staking likuid. Pax Gold memberikan pengguna akses ke aset kripto yang didukung oleh emas. Osmosis terkait dengan ekosistem Cosmos, sedangkan Amp berfokus pada jaminan dan pembayaran. PEAQ dikenal dalam konteks DePIN, dan Litentry berhubungan dengan alat identitas dan data.

Campuran ini menunjukkan bahwa Upbit menambahkan aset dari berbagai tema pasar, bukan hanya koin meme atau satu kelas token yang sempit.

Dampak Listing terhadap Aktivitas Perdagangan

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, listing Upbit dapat membawa perubahan signifikan dalam aktivitas perdagangan. Listing sebelumnya dari Pharos di bursa tersebut menyebabkan pergerakan jangka pendek yang kuat dalam perdagangan PROS, dengan aktivitas meningkat setelah akses pasar Korea diperluas.

Crypto.news juga melaporkan pola serupa ketika Upbit menambahkan pasangan perdagangan Venice Token, yang membawa VVV ke pasar KRW, BTC, dan USDT, serta memperkenalkan token AI privasi kepada basis trader Korea yang lebih luas. Namun, pergerakan harga terkait listing tidak selalu bertahan. Token sering kali mengalami lonjakan permintaan awal setelah listing di bursa besar, tetapi harga dapat menyesuaikan seiring dengan pertumbuhan likuiditas dan trader yang mengambil keuntungan.

Kontrol Perdagangan dan Likuiditas

Listing Upbit biasanya disertai dengan kontrol perdagangan di sekitar peluncuran, yang dapat mencakup batasan pada beberapa jenis pesanan dan pemeriksaan setoran yang terkait dengan jaringan yang didukung. Trader sering perlu mengonfirmasi jaringan yang benar sebelum mengirimkan dana. Pemberitahuan terbaru menunjukkan bahwa pasar yang terlibat adalah BTC dan USDT, bukan pasangan won Korea. Ini berarti token yang terdaftar akan diperdagangkan melawan Bitcoin dan Tether di Upbit, bukan langsung melawan won Korea.

Bagi proyek yang terdaftar, langkah ini menambah visibilitas di pasar Asia yang penting. Bagi trader, pertanyaan utama adalah apakah likuiditas awal akan berubah menjadi permintaan yang stabil setelah peluncuran.

Pembaruan Terkait Aset

Listing ini juga datang saat beberapa aset telah mengalami pembaruan terpisah. Crypto.news baru-baru ini melaporkan bahwa Morpho mengumpulkan $175 juta dengan valuasi sekitar $2 miliar. Selain itu, Lido DAO mengusulkan pembelian kembali LDO secara bertahap menggunakan treasury stETH. Pax Gold juga muncul dalam cakupan emas ter-tokenisasi yang lebih luas.

Seperti yang dilaporkan oleh crypto.news, Wintermute menambahkan produk emas ter-tokenisasi, termasuk PAXG, ke penawaran OTC institusionalnya. Meskipun listing Upbit tidak mengubah desain token, langkah ini memberikan mereka lebih banyak akses pasar melalui pasangan BTC dan USDT. Trader kini akan memantau buku pesanan, volume, dan reaksi harga setelah peluncuran pada 19 Juni.