Eksekutif Coinbase Mendesak Inggris untuk Mempertimbangkan Kembali Batasan Stablecoin Sterling

4 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Coinbase Mendesak Regulator Inggris

Coinbase mendesak regulator Inggris untuk mempertimbangkan kembali batasan yang diusulkan pada kepemilikan stablecoin sterling, dengan peringatan bahwa pembatasan yang ketat dapat menghambat inovasi. Tom Duff Gordon, Wakil Presiden Kebijakan Internasional Coinbase, menyampaikan hal ini kepada Komite Regulasi Layanan Keuangan House of Lords, menekankan bahwa Inggris berisiko tertinggal jika aturan yang ada tetap terlalu ketat. Ia menegaskan bahwa rincian kerangka regulasi akan menentukan keunggulan finansial London dalam dekade mendatang.

Batasan Kepemilikan Stablecoin

Duff Gordon menyoroti rencana Bank of England yang membatasi kepemilikan individu hingga £20.000 dan kepemilikan bisnis hingga £10 juta. Ia berargumen bahwa ambang batas ini tidak memadai untuk memungkinkan stablecoin berfungsi sebagai infrastruktur penyelesaian yang berarti. Ia juga menekankan bahwa batasan tersebut dapat menghalangi stablecoin dalam memfasilitasi transaksi obligasi dan gilt yang ter-tokenisasi secara efisien. Akibatnya, stablecoin sterling mungkin kesulitan untuk mendapatkan relevansi di pasar modal.

Rekomendasi untuk Kerangka Stablecoin

Selama sidang, Duff Gordon menguraikan lima rekomendasi untuk memperkuat kerangka stablecoin di Inggris. Ia menyerukan:

  • Penghapusan batasan kepemilikan
  • Memungkinkan proporsi cadangan yang lebih besar dalam utang pemerintah Inggris jangka pendek
  • Memungkinkan stablecoin untuk digunakan dalam penyelesaian grosir
  • Mendorong regulator untuk menyelaraskan aturan secara internasional
  • Mengizinkan platform seperti Coinbase untuk memberikan imbalan kepada pemegang stablecoin

Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kegunaan sambil menjaga stabilitas finansial.

Manfaat Stablecoin

Stablecoin dapat mengurangi biaya transaksi lintas batas dan mempercepat pembayaran domestik, katanya. Dibandingkan dengan jalur kartu tradisional, stablecoin menawarkan penyelesaian hampir instan dengan biaya minimal. Selain itu, memindahkan aset dunia nyata ke jaringan blockchain akan memerlukan instrumen kas ter-tokenisasi yang sesuai. Stablecoin yang denominasi sterling dapat meningkatkan peran global pound, menantang dominasi token digital yang terikat dolar saat ini.

Risiko dan Stabilitas Finansial

Duff Gordon mengakui potensi risiko terhadap stabilitas finansial, tetapi menyoroti perbedaan antara stablecoin dan bank tradisional. Berbeda dengan bank, stablecoin sepenuhnya dicadangkan dan menghindari transformasi jatuh tempo, sehingga kemungkinan dan dampak dari penarikan lebih kecil. Fasilitas likuiditas yang diusulkan oleh Bank of England akan memungkinkan penerbit untuk melakukan repo aset likuid berkualitas tinggi untuk mendapatkan uang tunai selama masa stres, mencegah penjualan paksa aset.

Pentingnya Implementasi Praktis

Keith Grose, CEO Coinbase UK, menekankan pentingnya implementasi praktis. Otorisasi yang jelas, aturan yang proporsional, dan akses perbankan yang dapat diandalkan sangat penting untuk menjaga aktivitas tetap di dalam negeri. Tanpa kejelasan, perusahaan mungkin akan memindahkan operasi mereka ke luar negeri. Regulasi yang dirancang dengan baik dapat mempertahankan kepercayaan, mendorong inovasi, dan memastikan Inggris bersaing dalam pembayaran generasi berikutnya sambil memperkuat peran ekonomi digital sterling.