Mengapa Kasus Pendanaan Teror terhadap Binance Gagal di Pengadilan

15 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
5 tampilan

Putusan Pengadilan Federal Mengenai Gugatan Terhadap Binance

Sebuah pengadilan federal di Amerika Serikat telah membatalkan gugatan yang menuduh bursa kripto Binance memfasilitasi pendanaan terorisme. Pengadilan beralasan bahwa para penggugat gagal memenuhi persyaratan hukum yang diperlukan untuk menahan platform tersebut bertanggung jawab berdasarkan undang-undang anti-terorisme AS.

Dalam putusannya yang dikeluarkan pada 6 Maret, Hakim Jeannette A. Vargas dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York mengabulkan permohonan para tergugat untuk membatalkan gugatan yang diajukan oleh ratusan korban dan kerabat korban serangan teroris.

Klaim Para Penggugat

Para penggugat, yang terkait dengan 64 serangan di seluruh dunia antara 2016 dan 2024, mengklaim bahwa Binance mengizinkan akun yang terhubung dengan kelompok teroris dan perantara mereka untuk beroperasi di platformnya. Mereka berargumen bahwa layanan bursa tersebut memungkinkan para pelaku untuk memindahkan dana, sehingga dianggap sebagai membantu dan mendukung terorisme berdasarkan Undang-Undang Anti-Terorisme AS dan Undang-Undang Keadilan Melawan Sponsor Terorisme.

Keputusan Pengadilan

Namun, pengadilan memutuskan bahwa gugatan tersebut tidak secara meyakinkan menunjukkan bahwa Binance dengan sengaja memberikan bantuan substansial kepada organisasi teroris. Menurut putusan tersebut, tuduhan tersebut sebagian besar bergantung pada klaim bahwa dompet tertentu yang terkait dengan kelompok yang dikenakan sanksi telah menggunakan bursa tersebut, tetapi para penggugat gagal menunjukkan bahwa Binance menyadari hubungan tersebut pada saat itu.

Hakim Vargas juga menemukan bahwa para penggugat tidak cukup menghubungkan transaksi cryptocurrency yang diduga dengan serangan spesifik yang disebutkan dalam gugatan. Pengadilan menyatakan bahwa gugatan tersebut bergantung pada klaim umum tentang penggunaan aset digital oleh teroris, bukan tuduhan konkret yang menunjukkan bahwa dana yang bergerak melalui Binance secara langsung mendukung insiden yang dirujuk oleh para penggugat.

Kesimpulan

Karena kekurangan ini, pengadilan menyimpulkan bahwa gugatan tersebut gagal memenuhi standar hukum yang diperlukan untuk tanggung jawab membantu dan mendukung berdasarkan undang-undang anti-terorisme AS. Meskipun membatalkan kasus tersebut, hakim memberikan waktu 60 hari kepada para penggugat untuk mengajukan gugatan yang telah direvisi yang mengatasi kekurangan yang diidentifikasi dalam putusan. Jika mereka berhasil menyajikan tuduhan yang lebih kuat, kasus tersebut dapat dilanjutkan di pengadilan federal.