Binance Memanfaatkan 100+ Model AI untuk Memblokir Dana Berisiko Sebesar $10,53 Miliar

4 jam yang lalu
2 menit baca
4 tampilan

Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Keamanan Binance

Binance telah menjadikan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian integral dari infrastruktur keamanannya. Dalam laporan keamanan terbarunya, perusahaan mengungkapkan bahwa lebih dari 24 inisiatif dan 100 model AI telah berhasil memblokir dana berisiko sebesar $10,53 miliar antara tahun 2025 hingga kuartal pertama 2026. Laporan tersebut menekankan bahwa AI bukan sekadar fitur tambahan, melainkan tulang punggung pertahanan terhadap penipuan. Binance menyatakan bahwa mereka telah mendirikan lebih dari 24 inisiatif AI di seluruh aspek kepatuhan, didukung oleh lebih dari 100 model AI yang berfungsi untuk kontrol anti-penipuan.

Efektivitas Sistem Deteksi AI

Menurut penelitian dari Binance Research, sistem ini telah berhasil mengurangi paparan terhadap dana ilegal sebesar 96%. Salah satu komponen kunci dari sistem ini adalah mesin risiko yang dikenal sebagai Strategy Factory, yang secara terus-menerus menggabungkan aturan dan model pembelajaran mesin untuk mendeteksi perilaku abnormal pada tahap login, perdagangan, dan penarikan. Angka-angka dalam laporan tersebut menunjukkan skala yang signifikan. Pada tahun fiskal 2025, yang berakhir pada November 2025, Binance melaporkan bahwa sistem deteksi yang ditingkatkan telah memblokir upaya penipuan dan scam senilai $6,69 miliar, memblacklist 36.000 alamat, dan mengeluarkan lebih dari 9.600 peringatan pop-up secara real-time setiap harinya.

Perlindungan Pengguna dan Ancaman yang Dihentikan

Dari tahun 2025 hingga kuartal pertama 2026, bursa memperkirakan bahwa mereka telah secara kumulatif “mencegah kerugian pengguna sebesar $10,53 miliar.” Angka ini juga diulang dalam sebuah postingan di media sosial Binance yang menggambarkan AI sebagai “infrastruktur” setelah berhasil mencegat 22,9 juta ancaman hanya di kuartal pertama 2026. Di kuartal pertama 2026, sistem Binance menghentikan 22,9 juta upaya scam dan phishing, meningkat 54% dari kuartal sebelumnya dan 209% dari tahun ke tahun, serta melindungi sekitar $1,98 miliar dana pengguna. Meskipun ini menunjukkan peningkatan 7% dari tahun ke tahun dalam dana yang dilindungi, angka ini turun 30% dari kuartal ke kuartal, yang mereka atribusikan pada “dinamika musiman” seperti siklus pengeluaran liburan yang sementara mengubah paparan terhadap scam.

Inovasi dan Tantangan dalam Keamanan AI

Sebuah postingan di Facebook yang merangkum data tersebut menyoroti “100+ model AI langsung,” penurunan tingkat phishing dari “3,2% menjadi 0,4% (8x),” dan lebih dari 4.000 pengguna yang dipulihkan setiap bulan sebagai contoh dari apa yang “AI dalam skala besar” dapat capai.

Tim keamanan Binance juga menekankan bahwa para penyerang bergerak dengan cepat. Dalam sebuah komentar terkait Binance, para peneliti menyimpulkan bahwa “AI saat ini dua kali lebih baik dalam eksploitasi daripada dalam deteksi,” memperingatkan bahwa eksploitasi yang didukung AI dapat menelan biaya sekitar $1,22 per kontrak pintar dan diproyeksikan akan menjadi 22% lebih murah setiap dua bulan. Asimetri ini, menurut mereka, mendorong 75% lembaga keuangan untuk meningkatkan pengeluaran AI untuk deteksi kejahatan keuangan, di tengah gelombang yang sama dari upaya KYC deepfake, phishing hiper-realistis, dan pengisian kredensial otomatis.

Model KYC dan Peningkatan Keamanan

Di sisi defensif, Binance mengacu pada model KYC Face Attack dan Liveness Detection, yang terus diperbarui untuk melawan “topeng fisik, spoofing foto statis, video deepfake, dan pertukaran wajah sintetis.” Mereka mengklaim bahwa AI telah memberikan peningkatan 100 kali lipat dalam throughput pemrosesan KYC. Dalam konteks industri yang lebih luas, laporan dari crypto.news mengenai penipuan yang didukung AI merangkum bagaimana sistem AI JPMorgan membantu mencegah kerugian yang diperkirakan mencapai $1,5 miliar, sementara tumpukan AI Binance telah memblokir lebih dari $10,5 miliar sejak tahun 2025. Hal ini menggambarkan laporan terbaru bursa sebagai bagian dari perlombaan senjata keamanan AI yang lebih luas, bukan sekadar peningkatan yang terisolasi.