AMINA Bank Bekerja Sama dengan Cantor Fitzgerald untuk Pencatatan Publik

5 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Nasihat Cantor Fitzgerald kepada AMINA Bank

Cantor Fitzgerald memberikan nasihat kepada AMINA Bank, pemberi pinjaman aset digital asal Swiss, mengenai kemungkinan pencatatan publik. Kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi perusahaan Wall Street tersebut untuk memperluas perannya di pasar modal kripto. Menurut laporan, Cantor Fitzgerald sedang membantu AMINA Bank, yang sebelumnya dikenal sebagai SEBA Bank, dalam menilai peluang untuk memasuki pasar publik.

Proses Pencatatan dan Layanan AMINA Bank

Diskusi mengenai pencatatan ini masih berada pada tahap awal, dan kedua perusahaan belum mengungkapkan target valuasi, jadwal, atau lokasi pencatatan yang mungkin. Jika transaksi ini berhasil, AMINA akan menjadi salah satu dari sedikit bank yang diperdagangkan secara publik dengan fokus utama pada layanan aset digital. Bank ini beroperasi di bawah lisensi dari Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) dan menawarkan berbagai layanan, termasuk penyimpanan cryptocurrency, perdagangan, pinjaman, dan staking untuk klien institusi maupun individu.

Pertumbuhan dan Tantangan Keuangan

AMINA melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 69% selama tahun 2024, menjadikannya sebagai bank kripto dengan pertumbuhan tercepat di Swiss pada saat itu. Namun, angka keuangan terbaru untuk tahun 2025 dan 2026 belum dipublikasikan. Pencatatan publik akan mengharuskan bank tersebut untuk memenuhi persyaratan pengungkapan keuangan dan tata kelola perusahaan yang lebih ketat. Hal ini juga dapat memberikan investor akses langsung ke bisnis perbankan kripto yang diatur, berbeda dengan bursa cryptocurrency, penambang, atau perusahaan treasury.

Peran Cantor Fitzgerald dan Kemitraan Strategis

Peran Cantor Fitzgerald sebagai penasihat ini sejalan dengan upaya lebih luas mereka untuk menghubungkan pasar modal tradisional dengan infrastruktur keuangan berbasis blockchain. Sebelumnya, Cantor juga bermitra dengan perusahaan tokenisasi Securitize pada 15 Juli untuk mendukung penawaran umum perdana berbasis blockchain dan penjualan saham lanjutan. Dalam perjanjian tersebut, Cantor akan menyediakan layanan pasar modal ekuitas dan perdagangan, sementara Securitize akan menyediakan teknologi yang diperlukan untuk menerbitkan, mendistribusikan, dan melayani sekuritas di onchain.

Regulasi dan Lisensi AMINA

Posisi regulasi AMINA dapat menjadi faktor penting dalam menarik minat investor publik. Selain lisensi perbankan Swiss, grup ini juga memperoleh otorisasi di bawah kerangka Pasar dalam Aset Kripto Uni Eropa melalui anak perusahaannya di Austria. AMINA mengklaim sebagai grup perbankan kripto internasional pertama yang memperoleh lisensi MiCA, yang memungkinkan anak perusahaan untuk menawarkan layanan kripto yang diatur di seluruh pasar Wilayah Ekonomi Eropa melalui sistem paspor MiCA, dengan tetap mematuhi persyaratan lokal yang berlaku.

Ekspansi Layanan dan Akses Investor

Pada Mei 2026, AMINA memperluas dukungan asetnya dengan menjadi bank yang diatur pertama yang menyediakan layanan penyimpanan dan perdagangan untuk Canton Coin, yang merupakan bagian dari Canton Network yang fokus pada infrastruktur blockchain untuk lembaga keuangan yang diatur. Bagi investor di AS, akses ke saham AMINA akan bergantung pada lokasi pencatatan bank dan dukungan dari pialang Amerika terhadap sekuritas tersebut. Pencatatan di AS juga akan membawa persyaratan pendaftaran dan pengungkapan tambahan dari Securities and Exchange Commission, meskipun pihak-pihak belum mengidentifikasi Amerika Serikat sebagai lokasi pencatatan.

Negosiasi Cantor Fitzgerald dengan Blockstream

Cantor Fitzgerald juga dilaporkan sedang bernegosiasi dengan salah satu pendiri Blockstream, Adam Back, mengenai transaksi yang dapat menempatkan lebih dari $3 miliar dalam Bitcoin ke dalam kendaraan yang diperdagangkan secara publik. Dalam kesepakatan yang diusulkan, Blockstream akan menyumbangkan sebanyak 30.000 BTC ke Cantor Equity Partners 1, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus yang telah mengumpulkan $200 juta pada bulan Januari. Blockstream akan menerima saham sebagai imbalan, sementara kendaraan tersebut akan berganti nama menjadi BSTR Holdings. Kesepakatan ini dilaporkan dapat ditandatangani secepat minggu ini, meskipun syarat-syaratnya tetap dapat berubah.

Kesimpulan

Cantor belum mengungkapkan kapan AMINA mungkin memutuskan untuk melanjutkan pencatatannya. Bursa yang dipilih, valuasi, dan struktur penawaran akan menentukan apakah rencana tersebut berkembang menjadi IPO konvensional, transaksi pasar publik lainnya, atau penerbitan onchain yang terkait dengan strategi tokenisasi Cantor.