Coinbase Menunjuk CTO Baru Setelah Pemotongan Tenaga Kerja Sebesar 14%

5 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Pemilihan Rob Witoff sebagai CTO Coinbase

Coinbase telah menunjuk Rob Witoff sebagai Chief Technology Officer (CTO) pada 28 Juli, mengangkat seorang insinyur yang telah lama bergabung dengan perusahaan ke dalam posisi tersebut. Penunjukan ini terjadi di tengah upaya bursa cryptocurrency asal AS tersebut untuk memperluas pengembangan produk yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Halaman kepemimpinan resmi Coinbase kini mencantumkan Witoff sebagai CTO.

CEO Brian Armstrong mengumumkan penunjukan ini di platform X dan menyatakan bahwa Witoff telah berkontribusi besar dalam mengubah Coinbase menjadi “salah satu perusahaan yang paling didukung AI di dunia.” Namun, pernyataan tersebut merupakan penilaian subjektif dari Armstrong dan bukan peringkat yang diukur secara independen.

Karier dan Kontribusi Witoff

Witoff pertama kali bergabung dengan Coinbase pada tahun 2014 dan bekerja di perusahaan tersebut hingga 2017. Selama masa jabatannya, ia memimpin keamanan dan infrastruktur, menjadi arsitek utama, serta membantu membangun beberapa sistem awal bursa tersebut. Setelah itu, ia mendirikan perusahaan kustodi cryptocurrency institusional bernama Unit 410, yang kemudian diakuisisi oleh Coinbase.

Rob telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan kesuksesan Coinbase, termasuk menjadi kekuatan pendorong di balik transformasi perusahaan menjadi salah satu yang paling didukung AI di dunia.

“Kami beruntung memiliki dia sebagai CTO,”

kata Armstrong.

Visi dan Strategi Baru

Witoff mengungkapkan bahwa minatnya terhadap Bitcoin dimulai pada tahun 2009. Ia mengingat bahwa Coinbase awalnya hanya mendukung satu cryptocurrency, menggunakan satu basis kode, dan beroperasi dengan tim teknik yang kecil. Penjelasan tersebut memberikan konteks historis mengenai eksekutif baru ini, meskipun Coinbase belum secara independen merinci setiap klaim teknis dalam pengumuman yang dirilis pada 27 Juli.

Perusahaan tersebut mengembalikan Witoff pada Desember 2024 sebagai kepala platform dan anggota tim eksekutif. Witoff menyatakan bahwa

“tur tugas”

terbarunya dimulai dengan tujuan menjadikan Coinbase “tempat terbaik di dunia untuk membangun,” yang tetap menjadi fokus manajemen ke depan.

Perubahan dalam Pengembangan Perangkat Lunak

Promosi ini mengikuti perubahan signifikan dalam cara Coinbase mengembangkan perangkat lunak dan mengorganisir tim. Pada bulan Mei, perusahaan mengumumkan rencana untuk mengurangi tenaga kerjanya sekitar 14%, atau sekitar 700 posisi, sambil merampingkan manajemen dan membangun tim yang lebih kecil dengan fokus pada alat AI.

Armstrong menjelaskan bahwa AI memungkinkan insinyur menyelesaikan pekerjaan dalam hitungan hari, yang sebelumnya memakan waktu tim selama berminggu-minggu. Ia juga menguraikan eksperimen dengan “tim satu orang” yang menggabungkan pekerjaan teknik, produk, dan desain. Rencana tersebut mencerminkan model operasi yang diinginkan Coinbase; dampak jangka panjangnya terhadap output, biaya, dan beban kerja staf masih belum jelas.

Inovasi dan Tantangan ke Depan

Coinbase kemudian menyatakan bahwa hampir semua kode yang baru digabungkan merupakan hasil dari AI dan telah ditinjau oleh manusia. Laporan teknik bulan Juli menunjukkan bahwa proporsi tersebut meningkat dari 5,7% pada kuartal pertama 2025 menjadi sekitar 100% pada pertengahan 2026, sambil tetap mempertahankan tinjauan manusia dan kontrol kepatuhan.

Sebagai CTO, Witoff akan mengawasi teknologi saat Coinbase memperluas layanan derivatif, pembayaran stablecoin, pasar prediksi, dan layanan untuk agen AI. Setiap produk baru meningkatkan kebutuhan akan infrastruktur yang dapat diandalkan, kontrol keamanan, dan respons insiden yang cepat.

Coinbase mengalami gangguan layanan selama sekitar 50 menit pada 14 Juli setelah pembaruan konfigurasi rutin mempengaruhi kluster produksi bersama. Transfer, pembayaran kartu, dan beberapa layanan on-chain terputus. Perusahaan menyatakan bahwa dana pelanggan tidak dalam risiko dan kemudian mengumumkan langkah-langkah perlindungan serta prosedur pemulihan baru.

Kesimpulan

Latar belakang Witoff dalam keamanan, arsitektur, dan rekayasa platform memberinya pengalaman yang relevan di bidang tersebut. Namun, Coinbase belum menerbitkan target kinerja baru, komitmen anggaran, atau peta jalan teknologi terpisah yang terkait dengan penunjukannya.

Penunjukan CTO ini juga mengikuti transisi eksekutif lainnya, di mana Chief Legal Officer Paul Grewal mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan jabatannya pada 31 Juli. Molly Abraham diharapkan menjadi penasihat umum dan sekretaris perusahaan, sementara Grewal akan bertindak sebagai penasihat hingga Oktober.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, restrukturisasi Coinbase pada bulan Mei menempatkan pengembangan berbasis AI di pusat rencana operasionalnya. Dalam laporan terkait, crypto.news melaporkan bahwa Coinbase telah meluncurkan alat yang memungkinkan agen AI yang berwenang untuk berdagang, melakukan pembayaran, dan melaksanakan tugas keuangan. Coinbase juga merencanakan tinjauan kuartalan terhadap proses wawancara teknik yang berfokus pada AI serta penilaian 45 hari dan 90 hari untuk karyawan baru. Tantangan berikutnya bagi Witoff adalah apakah perusahaan dapat terus merilis produk dengan cepat sambil tetap menjaga keamanan, keandalan, dan kontrol regulasi.