AS Menjatuhkan Sanksi Terhadap Perusahaan Maritim Iran Terkait Pembayaran Bitcoin

3 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Sanksi Terhadap Perusahaan Asuransi Maritim Iran

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan asuransi maritim Iran pada 29 Juli, dengan tuduhan bahwa mereka mendukung sistem yang terkait dengan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) untuk mengumpulkan pendapatan dari kapal yang melintasi Selat Hormuz. Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) menambahkan HormuzSafe Marine Services Authority dan Persian Gulf Marine Insurance Company ke dalam daftar Warga Negara yang Ditunjuk Khusus. Keduanya ditunjuk berdasarkan Perintah Eksekutif 13902 karena beroperasi di sektor keuangan Iran.

Detail Sanksi dan Tuduhan

Departemen Keuangan menggambarkan kedua perusahaan tersebut sebagai bagian dari “skema pemerasan yang didukung IRGC” yang mengharuskan kapal komersial untuk membeli asuransi maritim yang disetujui sebelum melintasi selat. Tuduhan ini berasal dari pemerintah AS, dan pengumuman sanksi tidak menyertakan putusan pengadilan terhadap salah satu perusahaan.

Departemen tersebut menyatakan bahwa HormuzSafe dikembangkan oleh Kementerian Ekonomi Iran dan “menerima pembayaran dalam Bitcoin dan aset digital lainnya” untuk menghindari pembatasan yang diberlakukan oleh negara-negara Barat. Mereka lebih lanjut menuduh bahwa perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan untuk IRGC dan membantu Iran memperketat kontrol atas pengiriman regional. Namun, rilis publik Departemen Keuangan dan daftar OFAC tidak mengidentifikasi alamat Bitcoin, hash transaksi, jumlah pembayaran, atau pelanggan tertentu.

“Pengumuman tersebut mengonfirmasi penunjukan AS dan tuduhannya, tetapi tidak memberikan bukti on-chain publik yang menunjukkan pembayaran Bitcoin yang telah diselesaikan.”

Promosi Asuransi Maritim dan Proyeksi Pendapatan

Selain itu, HormuzSafe mempromosikan asuransi maritim yang dapat dibayar dalam Bitcoin pada bulan Mei. Platform tersebut dilaporkan menawarkan polis asuransi digital dan sertifikat tanggung jawab keuangan untuk kapal yang beroperasi di sekitar Selat Hormuz. Laporan yang terkait dengan negara Iran mengklaim bahwa platform tersebut dapat menghasilkan lebih dari $10 miliar per tahun. Namun, angka tersebut adalah proyeksi dan bukan pendapatan yang tercatat. Tidak ada data adopsi independen atau catatan pembayaran Bitcoin yang terverifikasi yang tersedia pada saat itu.

Tindakan Tambahan dan Sanksi Lainnya

Tindakan bulan Juli ini memindahkan HormuzSafe dari proposal penghindaran sanksi yang dilaporkan menjadi target sanksi resmi AS. Namun, penunjukan tersebut tidak menetapkan berapa banyak cryptocurrency yang diterima platform atau apakah Bitcoin merupakan bagian besar dari pendapatannya.

OFAC juga menjatuhkan sanksi terhadap delapan perusahaan yang dituduh beroperasi di sektor minyak Iran. Bisnis-bisnis tersebut terdaftar di China, Hong Kong, dan Kepulauan Marshall, dan terhubung dengan kapal-kapal yang menurut Departemen Keuangan mengangkut minyak mentah atau produk minyak Iran. Delapan tanker diidentifikasi sebagai properti yang diblokir, termasuk Well Sail, Lily, Al Salmi, Breeze V, Natsumi, Crystal, Nireta, dan Yehope.

Pentingnya Selat Hormuz dan Implikasi Sanksi

Selat Hormuz tetap menjadi jalur pengiriman energi yang penting. Data dari Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan bahwa aliran melalui jalur air tersebut mewakili lebih dari seperempat perdagangan minyak laut global dan sekitar sepertiga dari konsumsi minyak dunia selama 2024 dan awal 2025. Properti yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang dikenakan sanksi yang masuk ke yurisdiksi AS harus diblokir dan dilaporkan ke OFAC.

Individu AS umumnya dilarang memberikan dana, layanan, atau manfaat ekonomi lainnya kepada perusahaan yang ditunjuk. Lembaga keuangan non-AS juga dapat menghadapi risiko sanksi ketika mereka dengan sengaja memfasilitasi transaksi tertentu yang melibatkan pihak yang diblokir. Tindakan ini tidak mengumumkan penyitaan cryptocurrency, tuduhan kriminal, atau kasus penegakan hukum terhadap pelanggan yang mungkin telah menggunakan HormuzSafe.

Otoritas AS sebelumnya membekukan $344 juta dalam USDT yang terkait dengan Iran di dua alamat Tron. Berbeda dengan Bitcoin, USDT dapat dibekukan melalui kontrol yang dioperasikan oleh penerbit terpusatnya.