Bagaimana Crypto ETF Sebenarnya Membeli Bitcoin, XRP, dan Ethereum?

3 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Membeli Crypto ETF Spot

Membeli crypto ETF spot tampak sederhana. Seorang investor hanya perlu membuka akun pialang, membeli saham, dan mendapatkan eksposur ke Bitcoin, XRP, atau Ethereum tanpa harus menyentuh dompet crypto. Namun, di balik transaksi tersebut, terdapat proses yang jauh lebih rumit yang melibatkan peserta yang berwenang, pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan kustodian crypto institusional.

Proses Pembelian Crypto dalam ETF

Salah satu asumsi umum yang sering keliru adalah bahwa ketika Anda membeli $1.000 dari Bitcoin ETF, dana tersebut tidak serta-merta digunakan untuk membeli tepat $1.000 Bitcoin berdasarkan transaksi individu Anda. Lalu, bagaimana sebenarnya crypto masuk ke dalam ETF?

Sebagian besar investor membeli dan menjual saham ETF di bursa dari peserta pasar lainnya. Ketika Anda membeli saham Bitcoin ETF, uang Anda biasanya diberikan kepada siapa pun yang menjual saham ETF tersebut, bukan langsung kepada manajer dana. Crypto yang mendasari menjadi relevan ketika permintaan menyebabkan pasokan saham ETF menjadi tidak mencukupi atau mendorong harga pasar jauh dari nilai aset yang dimilikinya. Di sinilah peserta yang berwenang (Authorized Participants – AP) berperan.

Peran Peserta yang Berwenang

AP adalah lembaga keuangan besar yang diizinkan untuk membuat dan menebus blok besar saham ETF yang dikenal sebagai keranjang. Produk Bitcoin dan Ethereum dari BlackRock, misalnya, membatasi pembuatan dan penebusan keranjang hanya untuk peserta yang berwenang.

Ada dua mekanisme pembuatan utama:

  • Pembuatan Tunai: Peserta yang berwenang menyediakan uang tunai. Trust kemudian mengatur agar Bitcoin, Ethereum, atau XRP yang sesuai dibeli melalui mitra perdagangan institusional atau penyedia likuiditas dan disimpan oleh kustodian.
  • Pembuatan Dalam Bentuk: Prosesnya bisa lebih langsung: peserta yang berwenang atau pihak yang ditunjuknya menyerahkan cryptocurrency itu sendiri dan menerima saham ETF yang baru dibuat sebagai imbalan.

SEC awalnya mengharuskan produk Bitcoin dan Ethereum spot beroperasi dengan pembuatan dan penebusan tunai. Namun, pada Juli 2025, SEC menyetujui pembuatan dan penebusan dalam bentuk untuk ETP crypto, membawa struktur mereka lebih dekat ke produk komoditas tradisional seperti ETF emas.

Proses Pembuatan dan Penebusan

Untuk pembuatan tunai, Bitcoin ETF dapat menerima uang tunai dan menggunakan mitra perdagangan untuk mengonversi uang tersebut menjadi BTC. Struktur BlackRock, misalnya, memungkinkan trust-nya untuk bertransaksi dengan mitra Bitcoin yang disetujui atau mengeksekusi melalui Coinbase Prime. Bitcoin kemudian dialokasikan ke akun kustodian trust. Ethereum bekerja dengan cara yang serupa.

Peserta yang berwenang dapat membuat keranjang menggunakan uang tunai atau ether, tergantung pada mekanisme pembuatan yang tersedia untuk produk tersebut. Ini juga menjelaskan mengapa aliran masuk Bitcoin ETF dapat mempengaruhi harga BTC. Pembuatan bersih yang berkelanjutan pada akhirnya dapat menghasilkan permintaan tambahan untuk aset yang mendasarinya.

Aliran Masuk ETF dan Dampaknya

Namun, aliran masuk ETF tidak boleh diartikan sebagai jutaan investor ritel yang secara langsung menempatkan pesanan pembelian Bitcoin. Produk XRP menggunakan mekanisme yang secara umum serupa, meskipun proses yang tepat bervariasi antara dana. Beberapa trust XRP saat ini menggunakan pembuatan tunai. Dalam struktur tersebut, peserta yang berwenang menyediakan uang tunai dan penyedia likuiditas memperoleh XRP yang diperlukan untuk trust.

Pengajuan SEC dari salah satu dana XRP menggambarkan proses dalam bentuk dengan sangat jelas: peserta yang berwenang dapat mengirimkan XRP melalui transaksi jaringan XRP on-chain ke akun kustodian trust, setelah itu saham ETF dikreditkan kepada peserta.

Ini berarti bahwa permintaan institusional yang berkembang pada akhirnya dapat diterjemahkan menjadi XRP yang sebenarnya dipegang oleh kendaraan ETF.

Kesimpulan

Inilah sebabnya mengapa aliran masuk XRP ETF baru-baru ini menarik perhatian, terutama ketika dana XRP menarik modal sementara produk Bitcoin mengalami penarikan. Biasanya, BTC, ETH, atau XRP yang mendasari dipegang oleh kustodian institusional atas nama trust. Investor memiliki saham ETF yang mewakili eksposur ekonomi terhadap aset-aset tersebut, bukan koin yang berada di dompet pribadi mereka.

Perbedaan ini juga menjelaskan mengapa ETF spot berbeda dari memegang cryptocurrency secara langsung. Investor ETF mendapatkan kenyamanan pialang dan infrastruktur pasar yang diatur, tetapi mereka umumnya tidak dapat menarik Bitcoin atau XRP yang mendasari ke dompet mereka sendiri. Menjual saham ETF juga tidak secara otomatis memaksa dana untuk menjual crypto. Investor lain mungkin saja membeli saham tersebut. Penebusan yang sebenarnya terjadi ketika peserta yang berwenang mengembalikan keranjang besar saham ke trust. Tergantung pada produk, dana kemudian dapat menjual crypto dan mengembalikan uang tunai atau mentransfer cryptocurrency yang mendasari dalam bentuk. Itulah kunci untuk memahami aliran ETF crypto.