Investasi $668 Juta Hana Bank di Dunamu Memicu Pemeriksaan Aturan Perbankan di Korea Selatan

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Peninjauan Rencana Akuisisi oleh Hana Bank

Komisi Layanan Keuangan Korea Selatan (FSC) sedang meninjau rencana Hana Bank untuk membeli 6,55% saham di Dunamu, operator bursa kripto Upbit. Menurut laporan iNews24, regulator sedang memeriksa apakah kesepakatan tersebut melanggar aturan yang memisahkan bank dari bisnis komersial.

Detail Kesepakatan

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Hana Bank membeli saham tersebut dari Kakao Investment, bukan langsung dari Dunamu. Namun, seorang pejabat FSC menyatakan bahwa kesepakatan ini memiliki sifat yang sama dengan investasi langsung di Dunamu, sehingga regulator akan menilai dengan standar yang sama.

Pemisahan Perbankan dan Dagang

Tinjauan ini berfokus pada pendekatan “pemisahan perbankan-dagang” yang diterapkan di Korea Selatan. Aturan ini membatasi bank untuk memiliki kepentingan dalam bisnis non-keuangan tertentu. Operator bursa kripto dianggap berada di area sensitif karena mereka tidak diperlakukan seperti perusahaan keuangan biasa berdasarkan aturan yang ada saat ini.

Sejarah dan Pembatasan

Sejak 2017, Korea Selatan telah membatasi perusahaan keuangan untuk membeli, memiliki, menggadaikan, atau berinvestasi dalam aset virtual dan saham bursa terkait melalui panduan pengawasan. Pejabat FSC juga menegaskan bahwa otoritas tidak akan “secara langsung melonggarkan” aturan pada tahap ini.

Nilai Transaksi dan Dampaknya

Hana Bank baru-baru ini sepakat untuk membeli 6,55% saham Dunamu dari Kakao Investment dengan nilai transaksi mencapai 1 triliun won, atau sekitar $700 juta, berdasarkan pengajuan perusahaan. Setelah penjualan, kepemilikan Kakao Investment akan turun menjadi 4,03%.

Posisi di Pasar

Menurut laporan crypto.news, Hana Bank akan menjadi pemegang saham terbesar keempat di Dunamu setelah kesepakatan ini. Transaksi ini diharapkan dapat ditutup pada 15 Juni, memberikan Hana Bank paparan langsung terhadap operator bursa kripto terbesar di Korea Selatan.

Tren di Industri Keuangan dan Teknologi

Langkah Hana ini terjadi di tengah semakin dekatnya kelompok keuangan dan teknologi besar di Korea dengan bisnis kripto. Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa Dunamu sedang merencanakan merger dengan Naver Financial, yang masih memerlukan tinjauan lebih lanjut.

Rencana Akuisisi dan Volume Perdagangan

Reuters melaporkan pada bulan November bahwa Naver Financial telah setuju untuk mengakuisisi Dunamu dalam kesepakatan saham penuh senilai 15,13 triliun won. Upbit, bursa yang dikelola oleh Dunamu, memegang sekitar 70% pangsa pasar, dan menurut beberapa laporan, menangani lebih dari 80% volume perdagangan aset virtual di Korea Selatan.

Aturan Baru untuk Sekuritas Tokenisasi

Selain itu, Korea Selatan juga sedang mempersiapkan aturan baru untuk sekuritas tokenisasi. FSC berencana untuk merilis aturan sekuritas tokenisasi yang lebih rinci pada bulan Juli, sebelum undang-undang yang diubah mulai berlaku pada Februari 2027.